Mensos: Tak Ada Diskriminasi Penanganan Anak-anak Pelaku Teror

Bangun Santoso | Yosea Arga Pramudita | Suara.com

Selasa, 12 Juni 2018 | 21:04 WIB
Mensos: Tak Ada Diskriminasi Penanganan Anak-anak Pelaku Teror
Menteri Sosial Idrus Marham. (Suara.com/Yosea Arga Pramudita)

Suara.com - Menteri Sosial (Mensos) Idrus Marham menegaskan anak-anak yang menjadi korban dalam jaringan terorisme harus ditangani secara baik. Dirinya menyatakan tidak ada diskriminasi terhadap siapapun dalam melakukan pembinaan. Termasuk anak-anak pelaku terorisme.

Menurut dia, Kementerian Sosial akan melakukan perawatan terhadap anak-anak korban jaringan terorisme. Anak-anak tersebut akan dibina guna menghilangkan traumatik dan bersih dari paham radikal.

"Seperti kita ketahui, sesuai dengan undang-undang, (anak-anak pelaku terorisme) memiliki hak yang sama dengan anak bangsa lain. Perlu dibina agar memiliki hak untuk hidup, berkembang dan memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan secara adil. Mereka diperhatikan oleh Negara," kata Idrus di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, Selasa (12/6/2018).

Idrus mengaku telah berbicara banyak kepada anak-anak korban terorisme pelaku bom di Surabaya saat Polda Jawa Timur menyerahkan mereka kepada Kementerian Sosial di Bandara Halim Perdana Kusuma Selasa (12/6/2018) sore. Ia pun memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak korban jaringan terorisme itu.

"Saya katakan kepada mereka, bahwa anda semua tidak perlu ragu. Presiden telah memberi perintah kepala saya bahwa anak-anak teroris yang merupakan korban dari jaringan perlu mendapatkan perhatian," katanya.

Idrus menjelaskan, penanganan terhadap anak-anak korban terorisme harus dilakukan secara terpadu. Hal tersebut harus berkesinambungan dan dilakukan secara menyeluruh.

"Prinsip ini yang disampaikan Pak Joko Widodo harus seperti itu. Tidak boleh terputus. Cara seperti ini kita dapat proyeksikan bila ini kita tangani secara serius maka pelan-pelan tapi pasti paham radikal dapat kita netralkan," tandas Idrus.

Sebelumnya Polda Jawa Timur menyerahkan tujuh anak korban terorisme kepada Kementerian Sosial untuk direhabilitasi. Tujuh anak tersebut terdiri dari empat perempuan dan tiga laki-laki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Negara Rahasiakan Tempat Pembinaan Anak-anak Korban Terorisme

Negara Rahasiakan Tempat Pembinaan Anak-anak Korban Terorisme

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 20:34 WIB

Isi Curhat Anak-anak Pelaku Bom Surabaya Kepada Wali Kota Risma

Isi Curhat Anak-anak Pelaku Bom Surabaya Kepada Wali Kota Risma

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 16:40 WIB

Keluarga Soeharto Perintis Golkar, Idrus Kaget Titiek Hengkang

Keluarga Soeharto Perintis Golkar, Idrus Kaget Titiek Hengkang

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 16:13 WIB

Begini Kemewahan Fasilitas Kereta Api Luxury Sleeper

Begini Kemewahan Fasilitas Kereta Api Luxury Sleeper

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 12:34 WIB

Usai Diserang Teroris, Surabaya Perketat Pengamanan Lebaran

Usai Diserang Teroris, Surabaya Perketat Pengamanan Lebaran

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 05:48 WIB

Terkini

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

Ketegangan di Selat Hormuz, Mengapa Indonesia Terlempar dari Daftar Jalur Hijau Militer Iran?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:56 WIB

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

Satu Mobil ke Bandara, Prabowo Antar Langsung Anwar Ibrahim Tinggalkan Indonesia

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:29 WIB

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

Stok Tomahawk Menipis, Operasi Militer AS di Iran Picu Kekhawatiran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

Mundurnya Yudi Abrimantyo dari Kepala BAIS Dinilai Tamparan untuk Elite

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:15 WIB

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

Kematian Pekerja Tambang di Morowali Disorot DPRD, Diminta Diusut Tuntas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:07 WIB

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

Kabar Duka, Tokoh Agama dan Juru Damai Konflik Poso Ustad Adnan Arsal Wafat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 23:04 WIB

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

'Ini Terakhir Kali Saya ke Jakarta': Curahan Hati Perantau yang Balik Kampung Demi Jaga Sang Putri

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:43 WIB

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

Gus Ipul Dukung Narapidana Dapat Bansos PBI, Kemensos Siap Tindak Lanjut

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

Tiga Jam Bertemu di Istana hingga Antar ke Bandara, Ini Obrolan Presiden Prabowo dan PM Anwar

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 22:22 WIB

Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

Serahkan 120 Unit Huntap bagi Penyintas Bencana di Tapsel, Tito Apresiasi Kecepatan Pendataan Bupati

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 21:45 WIB