Survei SPIN: Jika Hari Ini Pilpres, Prabowo Kalahkan Jokowi

Pebriansyah Ariefana, Dian Rosmala

Rabu, 13 Juni 2018 | 18:12 WIB
Survei SPIN: Jika Hari Ini Pilpres, Prabowo Kalahkan Jokowi
Presiden Joko Widodo. (Suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Prabowo Subianto secara elektabilitas, unggul di atas Presiden Joko Widodo di daerah Jawa Barat. Tesis itu berdasarkan hasil survei lembaga Survey dan Polling Indonesia (SPIN).

"Jika terjadi ‘dejavu Pilpres 2014’ di 2019 alias remacth head to head el classico antara Prabowo vs Jokowi, maka Prabowo Subianto juga masih memimpin perolehan suara di Jawa Barat," kata Direktur SPIN Igor Dirgantara, di Jakarta, Rabu (13/6/2018).

Igor menjelaskan, berdasarkan hasil survei SPIN yang digelar pada tangal 5-10 Juni tersebut, Prabowo unggul di Jawa Barat dengan perolehan suara 45,3 persen. Sedangkan Jokowi mendapat 40,9 persen, sementara yang menjawab tidak tahu 13,8 persen.

Lebih lanjut, Igor menjelaskan, saat responden ditanya jika Pilpres 2019 di gelar pada hari ini, maka Prabowo mendapat 37,1 persen suara, Jokowi meraih suara 30,5 persen, Gatot Nurmantyo 4, 2 persen, Agus Harimurti Yudhoyono 3.3 persen, Anies Baswedan 2,1 persen, Hary Tanoesoedibjo 1,9 persen, Amien Rais 1,1 persen, Rizal Ramli 07 persen, dan yang menjawab tidak tahu sebesar 19,1 persen.

"Tidak ada pergeseran di Provinsi Jawa Barat. Tanah Pasundan itu tetap akan menjadi lumbung suara bagi Prabowo, saat maju kembali melawan incumben Presiden Jokowi di Pilpres 2019," tutur Igor.

Menurut Igor, kemenangan Prabowo atas Jokowi di Jawa Barat juga terjadi saat Pilpres 2014 lalu, dengan perolehan suara 14.167.381 atau 59,78 persen diatas Jokowi dengan perolehan 9.530.315 suara atau 40,22 persen.

"Jokowi hanya menang atas Prabowo di Kabupaten Subang, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Cirebon, dan Kota Cirebon. Di sisa kabupaten lainnya Prabowo masih unggul atas Jokowi," kata Igor.

Lebih lanjut, ia mengatakan, Pilkada Jawa Barat sangat penting untuk memenangi Pilpres 2019. Karena provinsi ini menyumbang hampir 20 persen pemilih nasional, dan voters di Jawa Barat dianggap berpengaruh terhadap perolehan suara nasional dalam pemilu serentak 2019.

Kata dia, setidaknya ada tiga faktor penting penyebab masih unggulnya Prabowo atas Jokowi di Jawa Barat.

Pertama, faktor ketokohan Ahmad Heryawan (Aher), Gubernur 2 periode Jawa Barat yang namanya digadang menjadi salah satu cawapres kuat Prabowo dari PKS.

Menurut Igor, Aher terasosiasi kuat dengan figur seorang Prabowo, sebab sampai sekarang di level politik nasional, PKS merupakan barisan dari partai oposisi bersama Gerindra yang dipimpin Prabowo.

"Kontroversi penunjukan kaos ganti presiden oleh pasangan Asyik saat acara debat Cagub Jabar juga memperkuat persepsi tersebut," ujar Igor.

Penyebab Kedua yaitu demontration effect politik kemenangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno. Duet yang diusung Gerindra dan PKS kala itu, dinilai telah menguatkan dan memantapkan pilihan warga Jabar terhadap mantan Danjen Kopassus ini.

Ia mengatakan, Jabar adalah daerah yang sangat penting dalam sejarah kompetisi dan kontestasi politik di Indonesia dan selalu dikenal sebagai basisnya pemilih Islam. Apalagi keberadaan sebagian wilayah Jabar yang secara geografis berdekatan dengan Jakarta yang tentu signifikan mempengaruhi peta politik di Jabar.

"Ketiga, pembanguan infrastruktur yang dilakukan oleh Presiden Jokowi memang nyata, namun perguliran isu tenaga kerja asing di Cimahi, Banten, Bogor, Bekasi," tutur Igor.

Alasan lain mayoritas warga Jabar memilih Prabowo, yaitu proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung yang dinilai mangkrak hingga saat ini dan polemik pembangunan di Meikarta masih menyisakan kekhawatiran sebagian besar warga Jabar saat ini.

Survei SPIN ini dilaksanakan pada 5-10 Juni 2018 dengan responden 1.200 dan memakai teknik multistage random sampling. Margin of error 3 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Manisnya, Megawati Suguhkan Es Kelapa Muda Spesial ke Jokowi

Manisnya, Megawati Suguhkan Es Kelapa Muda Spesial ke Jokowi

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 11:52 WIB

Tentukan Cawapres, Megawati Minta Jokowi Pertimbangkan Nurani

Tentukan Cawapres, Megawati Minta Jokowi Pertimbangkan Nurani

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 10:55 WIB

Sandiaga Sebut Amien dan Anies Berpotensi Dampingi Prabowo

Sandiaga Sebut Amien dan Anies Berpotensi Dampingi Prabowo

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 09:16 WIB

Nuruzzaman : Gerindra Corong Kebencian dan Penghembus Isu SARA

Nuruzzaman : Gerindra Corong Kebencian dan Penghembus Isu SARA

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 06:25 WIB

Fadli Zon Dinilai Hina Gus Yahya Staquf, Wasekjen Gerindra Mundur

Fadli Zon Dinilai Hina Gus Yahya Staquf, Wasekjen Gerindra Mundur

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 22:30 WIB

Terkini

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Dear Bakom RI! Ini Santapan Lamine Yamal Biar Gesit, Apa Ada di Menu MBG?

Bola | Senin, 28 September 2026 | 21:06 WIB

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Motul Pamerkan Teknologi Pelumas McLaren di Grand Prix Italia

Otomotif | Senin, 28 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

Prabowo Takziah ke Kediaman Megawati, Sampaikan Belasungkawa Atas Berpulangnya Guruh

News | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Menko Polkam Tegaskan Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Karhutla

Video | Senin, 28 September 2026 | 21:00 WIB

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

Bakom RI Sebut Lamine Yamal Saat Bicara MBG, Publik: Takut Nanti Yamal Keracunan

News | Senin, 28 September 2026 | 20:55 WIB

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Bukan Lagi Sekadar Glowing, Tren Kecantikan Kini Fokus pada Struktur Kulit

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 20:43 WIB

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

Dari 49 ke 14 Tahun, Temuan 400 Ribu Data Invalid Ubah Peta Antrean Haji

News | Senin, 28 September 2026 | 20:39 WIB

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Belanja Bulanan di Alfamidi Dapat Susu Gratis dari BRI, Ini Caranya

Bri | Senin, 28 September 2026 | 20:37 WIB

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, GEMAS Hadirkan 2 Saksi Pendamping Korban Orba

News | Senin, 28 September 2026 | 20:32 WIB

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Babak I Indonesia vs Malaysia: Haye Kartu Merah, Lini Depan Mandul, Paes Gemilang

Bola | Senin, 28 September 2026 | 20:26 WIB

×