Kisah Bocah Muslim Asal Pakistan,Motivator Termuda di Dunia

Wahyu Nugroho | Risna Halidi | Suara.com

Jum'at, 15 Juni 2018 | 20:15 WIB
Kisah Bocah Muslim Asal Pakistan,Motivator Termuda di Dunia
Hammad Safi, bocah muslim 11 tahun asal Pakistan, motivator termuda di dunia (Hammad Safi/Facebook)

Suara.com - Beberapa orang berpendapat bahwa pengalaman hidup sangat penting untuk bisa menjadi seorang motivator.  Tetapi hal tersebut tak berlaku bagi Hammad Safi, bocah berusia 11 tahun asal Pakistan.

Ia membuktikan bahwa hal yang diperlukan untuk menjadi motivator adalah ucapan dan keyakinan yang kuat.

Pada usia 11 tahun, Hammad Safi telah menjadi motivator termuda di Pakistan atau mungkin juga di dunia. Ia telah menjadi pekerja lepas, pembawa acara TV dan dosen di Universitas Peshawar.

Hammad juga digadang-gadang sebagai "anak super", "anak luar biasa", "guru motivasi" dan bahkan disebut sebagai "si jenius kecil asal Pakistan". 

Namun pujian itu tidak serta merta membesarkan kepalanya. Malah sebaliknya, Hammad terus menginspirasi orang lain.

"Dia bukan anak biasa. Orang telah melihat sesuatu yang besar dalam dirinya. Saya sendiri melihat kemampuan dalam dirinya. Itu sebabnya saya telah menunjuk guru khusus untuknya," kata ayah Hammad, Abdul Rehman Khan kepada AFP.

Hammad Safi, bocah muslim 11 tahun asal Pakistan, motivator termuda di dunia (Hammad Safi/Facebook)
Hammad Safi, bocah muslim 11 tahun asal Pakistan, motivator termuda di dunia (Hammad Safi/Facebook)

Ingin jadi seorang pemimpin

Sang ayah melanjutkan jika dirinya ingin Hammad menjadi seorang pemimpin. "Saya sangat bangga akan kemampuannya dan kecerdasannya. Dia adalah anak yang dikaruniai Tuhan," sambung Abdul. 

Penjelasan Abdul mungkin nampak berlebihan. Namun Hammad memang mampu melakukan hal-hal yang melampaui usianya. 

Hammad biasa berbicara tentang topik-topik serius seperti kisah sukses, tantangan hidup, atau tanggung jawab. Tidak hanya itu, Hammad juga melakukannya dengan mudah lewat karismanya, gerakan tangan, serta keyakinan luar biasa yang memukau. 

Motivator berusia 11 tahun ini juga memanfaatkan internet untuk menyebarkan isi pidatonya. Hingga kini,  saluran YouTube Hammad Safi telah memiliki hampir 160.000 pelanggan dan beberapa videonya telah dilihat jutaan kali. 

Videonya menginspirasi 

"Beberapa bulan yang lalu saya benar-benar kecewa dengan kehidupan. Saya berpikir untuk bunuh diri karena tidak memiliki pekerjaan dan tidak ada kesuksesan dalam hidup. Lalu saya melihat video Hammad Safi. Saya pikir, jika seorang anak berusia 11 tahun dapat melakukan apa saja, mengapa saya tidak?" ucap seorang mahasiswa yang dua kali dari usia Hammad kepada AFP. 

Bicara mengenai mimpi, Hammad Safi pernah berucap bahwa dirinya ingin sekali menjadi seorang pemimpin dan membuktikan bahwa Islam, agama yang Hammad anut, bukanlah para perusak. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"

Bocah di Aceh Ditemukan Meninggal Dunia Usai Tinggalkan Surat "Ampun"

Entertainment | Rabu, 13 Mei 2026 | 14:49 WIB

Kisah Azril, Bocah Cemong Pengantar Cicilan Utang yang Temani Ibu Kerja di Pabrik Arang

Kisah Azril, Bocah Cemong Pengantar Cicilan Utang yang Temani Ibu Kerja di Pabrik Arang

Entertainment | Senin, 20 April 2026 | 17:26 WIB

7 Fakta Pilu Bocah 4 Tahun di Kediri Tewas Dianiaya Nenek: Pendarahan Ginjal Hingga Alibi Bohong!

7 Fakta Pilu Bocah 4 Tahun di Kediri Tewas Dianiaya Nenek: Pendarahan Ginjal Hingga Alibi Bohong!

News | Senin, 20 April 2026 | 13:08 WIB

Kisah Tragis di Wonosobo, Bocah Tertabrak Truk Saat Cari Ibunya ke Jalan Raya

Kisah Tragis di Wonosobo, Bocah Tertabrak Truk Saat Cari Ibunya ke Jalan Raya

Entertainment | Kamis, 09 April 2026 | 14:09 WIB

Hanyut Sejauh 5 Kilometer, Balita yang Terseret Arus di Srengseng Ditemukan Meninggal Dunia

Hanyut Sejauh 5 Kilometer, Balita yang Terseret Arus di Srengseng Ditemukan Meninggal Dunia

News | Kamis, 09 April 2026 | 13:26 WIB

Viral Bocah Berani Naik Kereta Sendiri dari Cikarang - Purworejo, Alasannya Bikin Haru

Viral Bocah Berani Naik Kereta Sendiri dari Cikarang - Purworejo, Alasannya Bikin Haru

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:30 WIB

Bocah Thailand Bernama Metallica Berhasil Miliki Paspor, Bantah Keraguan Publik

Bocah Thailand Bernama Metallica Berhasil Miliki Paspor, Bantah Keraguan Publik

Entertainment | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:11 WIB

Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons

Polosnya Bocah Kritik Gubernur Kalbar karena Jalan Rusak, Pemprov Gercep Beri Respons

Entertainment | Senin, 30 Maret 2026 | 14:22 WIB

Viral Bocah 9 Tahun Dibanting Ustaz di Musala, Dituduh Bikin Lecet Mobil Kiai

Viral Bocah 9 Tahun Dibanting Ustaz di Musala, Dituduh Bikin Lecet Mobil Kiai

Entertainment | Sabtu, 28 Maret 2026 | 14:29 WIB

Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan

Bocah 10 Tahun di Gunungkidul Putus Sekolah Demi Rawat Orang Tua, Relawan Prabowo Turun Tangan

Bisnis | Jum'at, 20 Maret 2026 | 15:45 WIB

Terkini

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

Menhan Soal Kasus Andrie Yunus di Peradilan Militer: Bisa Lebih Berat Hukumannya

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:12 WIB

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

Berawal dari Titip Anak, Siswi SD di Jakbar Jadi Korban Pencabulan Tetangga Selama 4 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:07 WIB

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

Bantah Gunakan Drone Serang Gereja di Intan Jaya, TNI: Itu Aksi Provokasi Pecah Belah!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:53 WIB

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:35 WIB

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:26 WIB

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23 WIB

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:20 WIB

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:19 WIB