Gunung Agung Hembuskan Abu dan Gas Setinggi 1,5 Km

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 28 Juni 2018 | 18:29 WIB
Gunung Agung Hembuskan Abu dan Gas Setinggi 1,5 Km
Asap keluar dari kawah Gunung Agung yang masih berstatus awas di Pos Pengamatan Gunung Api Agung, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Selasa (23/1).

Suara.com - Sejak pagi sekira pukul 10.30 Wita hingga Kamis (28/6/2018) pukul 15.30 Wita, Gunung Agung terus mengeluarkan hembusan abu dan gas. Bahkan hembusan tersebut sampai 1.500 meter dari puncak Gunung Agung.

Kepala Sub Bidang Mitigasi Gunung Api Wilayah Timur PVMBG, Devy Kamil Syahbana menghimbau kepada semua pihak agar tetap menjaga kesiapsiagaan terhadap aktivitas Gunungapi Agung karena saat ini aktivitasnya masih Level 3 (Siaga) dan masih berpotensi untuk erupsi.

"Saat ini dari pemantauan kami teramati peningkatan intensitas aktivitas baik secara kegempaan maupun secara visual. Hembusan abu teramati menerus dengan ketinggian mencapai 1500 m di atas puncak mengarah ke Barat," ungkapnya.

"Oleh karenanya mohon agar tidak ada aktivitas masyarakat/wisatawan di dalam radius 4 km untuk mengantisipasi potensi bahaya erupsi. Masyarakat agar senantiasa menyiapkan masker untuk melindungi dari potensi bahaya abu," ujarnya.

Dia menjelaskan, pasca erupsi 27 Juni 2018 pukul 22:21 Wita, secara visual teramati asap berwarna putih tebal dari pagi tadi sekitar 200 m di atas puncak dan ketinggian hembusan asap mengalami peningkatan hingga mencapai ketinggian 1500 m di atas puncak sejak sekitar pukul 12.30 Wita dengan disertai abu tipis.

Dia mengatakan, arah sebaran abu ke Barat, hal ini dikonfirmasi oleh Tim Lapangan yang menemukan hujan abu tipis di sekitar Desa Puregai (7 km dari puncak).

"Tadi sekira pukul 15.30 Wita aktivitas hembusan masih berlangsung dengan ketinggian relatif konstan di kisaran 1500 m di atas puncak. VONA telah dikirimkan pada pukul 15:01 Wita,"paparnya.

Dia menerangkan, secara seimik teramati peningkatan amplitudo seismik secara cepat dalam 24 jam terakhir. Kegempaan didominasi oleh gempa-gempa permukaan berupa hembusan. Gempa-gempa ini kemudian menjadi satu membentuk tremor menerus sejak sekitar pukul 12:30 Wita.

Tambahnya, secara deformasi teramati inflasi sejak 13 Mei 2018 hingga saat ini. Uplift terjadi sekitar 5 mm.

"Hal ini mengindikasikan adanya pembangunan tekanan di dalam tubuh Gunung Agung. Hingga saat ini inflasi ini belum teramati mengalami penurunan," paparnya.

Sementara secara geokimia, gas-gas SO2 terakhir kali terukur dengan fluks pada kisaran 200 ton per hari.

"Hal ini mengindikasikan masih adanya kontribusi magmatik dari dalam tubuh Gunung Agung," ujarnya.

Tambahnya, dari satelit teramati Hotspot yang mengindikasikan adanya lava panas di permukaan kawah.

"Lava ini dapat berupa lava lama yang dipanaskan ataupun lava baru yang dikeluarkan dari erupsi tadi malam," jelasnya.

Secara kesimpulan fenomena yang terjadi saat ini kemungkinan berupa aliran fluida ke permukaan berdasarkan pengamatan visual dimana kolom asap relatif berwarna putih dan ketinggian relatif konstan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gunung Agung Kembali Aktif

Gunung Agung Kembali Aktif

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 14:33 WIB

Gunung Agung Erupsi Lagi, Lejitkan Kolom Abu Setinggi 2.000 Meter

Gunung Agung Erupsi Lagi, Lejitkan Kolom Abu Setinggi 2.000 Meter

News | Rabu, 27 Juni 2018 | 23:50 WIB

H-2 Lebaran, Gunung Agung Bali Meletus

H-2 Lebaran, Gunung Agung Bali Meletus

News | Rabu, 13 Juni 2018 | 20:46 WIB

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

Gunung Agung Bali Kembali Erupsi

News | Selasa, 12 Juni 2018 | 07:34 WIB

Merapi Waspada, Radius 3 Km dari Puncak Tak Boleh Ada Manusia

Merapi Waspada, Radius 3 Km dari Puncak Tak Boleh Ada Manusia

News | Selasa, 22 Mei 2018 | 11:32 WIB

Terkini

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:32 WIB

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:23 WIB