Bertemu Pemantau Asing, Risma Pamer Suasana Gang Dolly

Bangun Santoso | Suara.com

Jum'at, 29 Juni 2018 | 10:49 WIB
Bertemu Pemantau Asing, Risma Pamer Suasana Gang Dolly
Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini bertemu sejumlah pemantau Pilkada dari negara asing. (Suara.com/Dimas Angga P)

Suara.com - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menerima kunjungan Ketua KPU Arief Budiman bersama sejumlah perwakilan negara asing yang memantau jalannya Pilkada Serentak di Indonesia. Pertemuan dilakukan di kediaman Risma Jalan Sedap Malam, Surabaya, Kamis (28/6/2018).

Sejumlah pemantau luar negeri itu berasal dari Thailand, Amerika Serikat, Sri lanka, Malaysia, Taiwan, Denmark, Timor Leste dan beberapa negara lainnya.

Di depan ketua KPU dan para pemantau luar negeri, Wali Kota Risma menyempatkan untuk 'memamerkan' perubahan yang terjadi di kawasan eks lokalisasi Dolly.

"Mungkin, tadi sudah berputar-putar di Surabaya di antaranya eks lokalisasi Dolly dan beberapa museum di Kota Surabaya," kata Risma.

Jumat pagi ini, rombongan KPU serta pemantau luar negeri memang mengunjungi beberapa tempat di eks lokalisasi Dolly. Di antaranya DS Point di Jalan Putat Jaya Lebar B No.27, Kelurahan Putat Jaya, dan eks wisma Barbara di Jalan Kupang Gunung Timur, Kelurahan Putat Jaya.

Tak hanya melihat, sejumlah peserta rombongan membeli berbagai produk UKM Dolly.

Menurut Risma, ketika hendak menutup kawasan eks lokalisasi Dolly, Pemkot Surabaya mencatat ada 6.000 wanita pekerja seks di kawasan tersebut. Mulai tahun 2012, para wanita itu diberi pelatihan tergantung permintaan mereka masing-masing. Ada yang diberi pelatihan menjahit, kerajinan tangan hingga kuliner.

"Baru setelah dua tahun, tepatnya tahun 2014, kami melakukan penutupan," kata Risma.

Saat ini, kondisi Dolly sudah berubah total menjadi lebih baik dan tentunya bebas prostitusi. Sebagian besar warganya sudah mulai bergerak menjadi pelaku usaha dan beberapa produknya bahkan sudah menembus pasar nasional maupun internasional.

"Salah satu produknya adalah batik yang rutin diambil oleh para desainer nasional. Bahkan, setiap minggunya, rata-rata satu sampai tiga ribu sandal hotel keluar dari Dolly," kata dia.

Selain itu, Wali Kota Risma memaparkan tentang kondisi Kota Surabaya yang semakin nyaman dan hijau karena banyak dibangun taman-taman dan sarana olahraga bagi warganya. Bahkan, Kota Surabaya kini sudah hampir terbebas dari banjir.

"Dulu waktu awal-awal saya menjabat, hampir 50 persen kota Surabaya banjir. Sekarang sudah tinggal 2-3 persen yang banjir. Mudah-mudahan tahun ini bisa segera kami selesaikan, sehingga Surabaya terbebas dari banjir," imbuh Risma.

Ketua KPU Arief Budiman mengatakan, kedatangannya ke Surabaya bersama pemantau luar negeri bukan hanya semata-mata karena urusan pekerjaan. Namun, Kota Surabaya selalu menyenangkan karena keterbukaan dan egaliternya, sehingga biasanya warga Surabaya menyelesaikan masalah dengan to the poin.

"Surabaya adalah kota kelahiran saya. Saya melihat begitu banyak perubahan, begitu banyak hal yang jauh lebih baik dibanding ketika saya kecil dulu. Surabaya sekarang jauh lebih hijau dan bersih, tidak hanya di jalan utamanya, tapi juga di kampung-kampung, termasuk di kampung masa kecil saya dulu," ungkap Arief.

Arief mengaku setiap ada teman, saudara dan kolega kerjanya dulu berkunjung ke Surabaya, baik dari dalam dan luar negeri, pasti dia lewatkan di Gang Dolly. Bahkan, sampai hari ini pun kalau bertemu untuk berwisata di Surabaya, selalu dilewatkan di Dolly.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bawaslu Rekomendasi Pencoblosan Ulang di 10 Provinsi

Bawaslu Rekomendasi Pencoblosan Ulang di 10 Provinsi

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 06:07 WIB

Kalah dari Kotak Kosong, Pendukung Paslon Tunggal Makassar Konvoi

Kalah dari Kotak Kosong, Pendukung Paslon Tunggal Makassar Konvoi

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 21:57 WIB

Fadli Zon: Hasil Pilkada 2018 Bukti Rakyat Ingin Presiden Baru

Fadli Zon: Hasil Pilkada 2018 Bukti Rakyat Ingin Presiden Baru

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 20:59 WIB

Dua Pilkada Serentak 2018 di Papua Ditunda, Ini Alasannya

Dua Pilkada Serentak 2018 di Papua Ditunda, Ini Alasannya

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 19:26 WIB

Fahri Hamzah Bongkar Kebobrokan Partai dan Kadernya Sendiri

Fahri Hamzah Bongkar Kebobrokan Partai dan Kadernya Sendiri

News | Kamis, 28 Juni 2018 | 15:22 WIB

Terkini

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

Wamen PPPA Soroti Lingkaran Setan Kemiskinan Akibat 'Banyak Anak Banyak Rezeki'

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:27 WIB

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

Indonesia Sambut Baik Gencatan Senjata Iran dan AS

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:23 WIB

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

Isu Perombakan Kabinet, Sekjen Partai Golkar Berharap Tidak Ada Kadernya yang Terkena Reshuffle

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:17 WIB

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

Prabowo Targetkan 3 Tahun Lagi Indonesia Bebas Sampah: Kita Punya Teknologi Buatan Sendiri

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:15 WIB

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

Lakukan Evaluasi Imbas 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Pemerintah Bakal Tarik Pasukan Perdamaian?

News | Rabu, 08 April 2026 | 22:11 WIB

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU TNI Terkait Tragedi Andrie Yunus

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:59 WIB

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

Polemik Kasus Chromebook dan Ancaman Trial by The Press di Era Digital

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:54 WIB

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

Buronan Interpol dan Bos Mafia Asal Inggris Akhirnya Dideportasi Imigrasi Ngurah Rai

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:50 WIB

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

Istana Belum Terima Hasil Investigasi PBB Penyebab 3 TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 08 April 2026 | 21:00 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

Bupati Bekasi Ade Kuswara Klaim Tak Tahu Soal Pembakaran Rumah Saksi dalam Kasus Suap Ijon Proyek

News | Rabu, 08 April 2026 | 20:53 WIB