Tewas Dijambret Saat Naik Gojek, Polisi Satroni Eks Penjambret

Iwan Supriyatna | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Selasa, 03 Juli 2018 | 11:57 WIB
Tewas Dijambret Saat Naik Gojek, Polisi Satroni Eks Penjambret
Ilustrasi pencopet, penjambret. (Shutterstock)

Suara.com - Polisi masih terus mengumpulkan keterangan dan barang bukti untuk bisa menangkap pelaku dalam kasus penjambretan yang menyebabkan Warsilah, seorang penumpang Gojek meninggal dunia.

Dalam upaya melacak pelaku dalam kasus itu, polisi bahkan kembali mendata dan mendatangi para mantan tersangka yang pernah mendekam di penjara atas kasus penjambretan.

Kapolsek Cempaka Putih Kompol Rosiana menuturkan, hal itu dilakukan guna memastikan pelaku yang menjambret Warsilah apakah merupakan residivis dalam kasus serupa atau bukan.

"Intinya (kasus penjambretan ini) lagi lidik. Kita lagi kumpulin orang-orang, mantan jambret yang LP-nya ada, kita datangi semua ini," kata Rosiana saat dihubungi Suara.com, Selasa (3/7/2018).

Sejauh ini, polisi masih kewalahan untuk mengidentifikasi ciri-ciri pelaku melalui rekaman kamera pengawas atau CCTV, yang merekam detik-detik korban dijambret pelaku saat berboncengan dengan driver Gojek.

Sebab, kata dia, rekaman CCTV itu tak secara jelas memperlihatkan wajah pelaku yang menggunakan helm.

Untuk itu, lanjut Rosiana, polisi mencari cara lain untuk bisa mengungkap pelaku perampasan barang milik penumpang driver Gojek hingga tersungkur dari sepeda motor kemudian meninggal dunia.

"Kalau dari CCTV kan, mukanya tertutup rapat dengan helm. Tapi kita tetap berusaha lidik. Lagi cari info sebanyak-banyaknya," jelas Rosiana.

Selain itu, Rosiana tak menampik bila pelaku penjambretan di jalan raya kerap mengubah dandanan sepeda motor yang dipakai, agar tak mudah terdeteksi aparat polisi.

"Nah kalau penjambret itu kan cepat mengubah ciri-ciri kendaraannya. Yang kejadian dulu-dulu itu seperti itu. Nanti kalau (kendaraannya diganti) baru main (menjambret) lagi," ucapnya.

Aksi penjambretan itu terjadi saat korban yang dibonceng driver Gojek melintas di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (1/7/2018).

Setelah aksi penjambretan terjadi, Warsilah sempat dilarikan ke Rumah Sakit Mitra, Kemayoran, Jakarta Pusat akibat luka-luka yang dialaminya. Namun, nyawa korban tak tertolong.

Kasus penjambretan penumpang Gojek ini terekam kamera CCTV yang terpasang di dekat lokasi kejadian. Bahkan, rekaman kasus penjambretan berujung tewasnya korban sempat viral di media sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jambret Pejabat, Geng Tenda Oranye Teroganisir saat Beraksi

Jambret Pejabat, Geng Tenda Oranye Teroganisir saat Beraksi

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 17:41 WIB

Sebulan Berlalu, Polisi Putar Otak Tangkap Pembunuh Nenek Jeanne

Sebulan Berlalu, Polisi Putar Otak Tangkap Pembunuh Nenek Jeanne

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 10:01 WIB

Polisi Tembak Mati Penjambret Dirjen PUPR

Polisi Tembak Mati Penjambret Dirjen PUPR

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 08:38 WIB

Terkini

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

Paus Leo Kritik Donald Trump: Tuhan Tolak Doa Pemimpin Pengobar Perang

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:55 WIB

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

Update SNBP 2026: Cek Hasil Seleksi Jalur Prestasi Resmi

News | Senin, 30 Maret 2026 | 08:20 WIB

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB