Tiga Jambret Tenda Oranye Ditembak Mati, 6 Buron

Kamis, 05 Juli 2018 | 03:15 WIB
Tiga Jambret Tenda Oranye Ditembak Mati, 6 Buron
Penjambret Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Polisi terus mengejar keberadaan anggota geng Tenda Oranye, yang disinyalir menjadi biang keladi di balik maraknya aksi penjambretan di Jakarta.

CP, satu anggota geng spesialis penjambretan itu terpaksa dilumpuhkan karena dianggap melawan petugas saat ditangkap.

"Mengingat keselamatan anggota terancam, kita langsung berikan tindakan tegas dan terukur," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Edi Suranta Sitepu di kantornya, Rabu (4/7/2018).

CP dan rekannya berinsial AS, sempat buron seusai melancarkan aksi penjambretan terhadap pedagang Lumpia bernama Lina di Jalan Jelambar, Tanjung Duren, Jakarta Barat, Sabtu (23/6/2018) lalu.

Berbekal laporan korban yang dibuat di Polsek Tanjung Duren, polisi akhirnya menemukan keberadaan para pelaku.

"Dari proses penyelidikan kami menemukan dua orang tersangka berinisial AS dan CP," kata dia.

Namun, Edi menyampaikan, saat dilakukan pengembangan untuk menangkap rekan-rekannya. CP mencoba merampas senjata api milik petugas. Pelaku meningga dunia saat hendak dilarikan ke Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur

Sedangkan terkait penangkapan AS, polisi melakukan penggeledahan di rumah pelaku dan menemukan barang bukti tas milik korban.

Polisi juga turut meringkus istri pelaku berinisial DN, lantaran dianggap turut serta menyembunyikan hasil kejahatan suaminya.

Baca Juga: Anthony Ginting Sebut Jonatan Christie Bernasib Sial

"Kami bawa AS ini ke rumahnya dan di sana ada bang bukti tas milik korban yang diberikan kepada istrinya DN. Terpaksa DN kami bawa juga karena dia tahu pekerjaan suaminya," kata Edi.

Dalam kasus ini, polisi juga masih memburu enam anggota geng jambret yang kini masih buron. Polisi mengancam agar pelaku lain bisa menyerahkan diri atau akan menerima hadiah timah panas dari petugas bila tertangkap.

"Kami tegaskan untuk tersangka yang masih DPO ada dua pilihan menyerahkan diri atau ditembak di tempat," katanya.

Setidaknya sudah ada tiga anggota geng Tenda Oranye yang ditembak mati aparat kepolisian, menyusul maraknya aksi penjambretan di Ibu Kota. Sebelumnya, polisi menembak mati dua pelaku geng berinisial FY dan Robi dalam kasus penjambretan di lokasi berbeda.

Kasus penjambretan yang dilancarkan komplotan ini bermula ketika polisi mengungkap kasus penjambretan yang menimpa Direktur Jenderal Bina Kontruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin saat sedang bersepeda di Kota Tua, Jakarta Barat pada Minggu (24/6/2018).

Dari aksi bandit jalanan itu, Syarief mengalami patah tulang di bagian bahu dan sempat dilarikan ke Rumah Sakit Medistra Jakarta untuk menjalani perawatan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI