Wanita Penerobos Mapolda DIY Ternyata Alami Gangguan Jiwa

Bangun Santoso

Kamis, 05 Juli 2018 | 14:25 WIB
Wanita Penerobos Mapolda DIY Ternyata Alami Gangguan Jiwa
Ilustrasi penjagaan polisi. [Suara.com/Erick Tanjung]

Suara.com - Peristiwa seorang perempuan berinisial AS (41) yang menerobos Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (Mapolda DIY) pada Selasa (3/7/2018) diketahui merupakan seorang PNS di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ini dibenarkan oleh Sanityas Jukti Prawatyani selaku Kepala Penyuluhan, Pelayanan dan Hubungan Masyarakat Kanwil DJP DIY. AS merupakan pegawai di DJP Yogyakarta sejak tahun 2013.

Menurut Prawatyani, AS memang sempat mengalami gangguan kejiwaan. Ia tidak masuk kerja selama kurang lebih satu pekan karena harus berobat di rumah sakit.

"AS memang pegawai sini (DJP Yogyakarta). Terganggu kejiwaanya. Mungkin lagi kambuh Sudah seminggu gak masuk," kata Prawatyani saat ditemui di kantornya, Kamis, (5/7/2018).

Sosok AS, menurut Prawatyani, dalam bekerja sama seperti pegawai pada umumnya, meskipun dirinya mengalami gangguan kejiwaan. AS terlihat lebih banyak sehatnya ketimbang sakit.

"AS banyak sehatnya kalau bekerja," kata dia.

Ia menuturkan, dalam kondisi tertentu, gangguan kejiwaan AS bisa kambuh. Namun AS tidak pernah agresif, justru banyak terdiam atau bengong saat dirinya hendak mengalami gejala sakit.

Gejala itu juga sangat jarang terjadi. Sepengetahuan Prawatyani, AS terlihat bengong setahun hanya sekali.
"Gak sering, gak setiap bulan, paling setahun," kata dia.

Soal sakit AS yang diderita, Prawatyani tidak pernah mendapatkan cerita langsung dari AS. Ia sendiri tahu AS mengalami gangguan jiwa saat bertemu orang tua AS.

Sebelumnya, aksi seorang wanita dengan mengendarai mobil sempat menggegerkan aparat Mapolda DIY. Wanita yang diketahui berinisial AS, warga Seyegan, Sleman, Yogyakarta itu nekat menerobos masuk Mapolda DIY pada Selasa (3/7/2018) sekitar pukul 13.00 WIB. Bahkan polisi sempat menembak ban belakang mobil yang dikendarai AS.

baca juga

Kejadian itu bermula saat AS akan masuk ke Mapolda DIY sekitar pukul 12.30 WIB. Namun ia menolak saat akan diperiksa oleh petugas penjagaan. AS memilih berbalik arah, petugas pun curiga dan melakukan pengejaran.

Petugas sempat mengeluarkan tembakan peringatan, namun tidak digubris oleh AS. Akhirnya, polisi menembak ban belakang sebelah kanan mobil yang dikendarai AS. (Somad).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Titi Mongso, Merawat Koran dan Majalah Tempo Dulu di Era Digital

Titi Mongso, Merawat Koran dan Majalah Tempo Dulu di Era Digital

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 16:02 WIB

Geger, Perempuan Pakai Mobil Coba Terobos Masuk Polda Yogyakarta

Geger, Perempuan Pakai Mobil Coba Terobos Masuk Polda Yogyakarta

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 15:22 WIB

Lambang Kesultanan Jadi Desain Kaos, Putri Sultan 'Geram'

Lambang Kesultanan Jadi Desain Kaos, Putri Sultan 'Geram'

News | Selasa, 03 Juli 2018 | 17:18 WIB

Bakar Sampah, Kakek Berusia 70 Tahun Tewas

Bakar Sampah, Kakek Berusia 70 Tahun Tewas

News | Minggu, 01 Juli 2018 | 16:18 WIB

Rusak Gedung PN Bantul, 4 Anggota PP Jadi Tersangka

Rusak Gedung PN Bantul, 4 Anggota PP Jadi Tersangka

News | Jum'at, 29 Juni 2018 | 18:06 WIB

Terkini

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

Ancaman Serius Bagi Toleransi Beragama! DPR Kecam Penolakan Gereja di Palu

News | Sabtu, 26 September 2026 | 12:04 WIB

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Drama Reborn Rich, Balas Dendam dan Intrik Rahasia Cucu Konglomerat Korea

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 12:00 WIB

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Sihir King Nassar di PestaPora 2026: Saat Dangdut Naik Kelas dan Menghipnotis Gen Z

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 11:59 WIB

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Anggota DPRD Kampar Jadi Tersangka Perambahan Hutan untuk Kebun Sawit

Riau | Sabtu, 26 September 2026 | 11:58 WIB

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

5 Moisturizer untuk Mencegah Penuaan Dini di Usia 20-an, Mulai Rp40 Ribuan

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:43 WIB

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Arti Mimpi Pindah Rumah Menurut Primbon Jawa, Benarkah Pertanda Perubahan?

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Rp11 Triliun untuk Rekening Massal: Kebijakan Publik Kehilangan Prioritas?

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 11:30 WIB

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

Arab Saudi Tembak Jatuh 2 Drone Houthi yang Mengincar Wilayah Riyadh

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:29 WIB

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

Kenangan Surya Paloh Pernah Larang Guruh Soekarnoputra Jadi Ketum Partai

News | Sabtu, 26 September 2026 | 11:26 WIB

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Bupati Gowa Tersangka, Gubernur Sulsel: Wakilnya Menjalankan Pemerintahan Sementara

Sulsel | Sabtu, 26 September 2026 | 11:21 WIB

×