Perempuan yang Mau Terobos Mapolda DIY adalah Guru Ngaji

Reza Gunadha | Suara.com

Jum'at, 06 Juli 2018 | 23:32 WIB
Perempuan yang Mau Terobos Mapolda DIY adalah Guru Ngaji
Dukuh Grajegan, Margokaton, Seyegan, Sleman, yang merupakan tempat tinggal AS, perempuan yang mencoba menerobos masuk Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta. [Abdus Somad]

Suara.com - AS, perempuan berusia 41 tahun yang mengalami gangguan kejiwaan dan sempat mau menerobos masuk Markas Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, ternyata dikenal sebagai orang baik oleh tetangganya.

Slamet Giyanto, warga Dukuh Grajegan, Margokaton, Seyegan, Sleman, yang merupakan tetangga AS, menuturkan kepribadian perempuan itu baik di mata masyarakat.

"Orang baik kok Sama di lingkungan juga begitu," kata Slamet saat bertemu di rumahnya, Jumat, (6/7/2018).

Karena itulah, kata Slamet, warga tak pernah mengucilkan AS meski menderita sakit kejiwaan.

Ia mengatakan, AS merupakan anak pertama dari 4 bersaudara yang baru sekitar tahun terakhir berada di Yogyakarta, yakni sejak 2013.

Bahkan, kata Slamet, AS dikenal warga sebagai guru mengaji Alquran di TPA setempat. AS mengajar anak-anak mengaji setiap Sabtu dan Minggu, ketika yang bersangkutan libur kerja.

"Dalam kondisi sehat, AS ngajar di TPA Al-Hikmah dusun sini, " kata Slamet.

Suminah, tetangga AS, juga merasakan hal yang sama. Menurutnya, dalam keseharian, AS dikenal ramah dan mudah bergaul serta orangnya dinilai pintar.

"Bagus orangnya, AS mengajar ngaji di sini, " kata Suminah.

Suminah mengatakan, gaji bulanan AS bahkan digunakan untuk membelikan buku dan baju anak-anak TPA Al-hikmah. Setiap bulan selalu demikian.

"Gaji bulanan Bu AS sering dikasihkan kepada anak-anak TPA. Dibelikan baju koko tiap bulan. Bocah-bocah dibelikan buku dan baju, " tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, AS yang mengendarai mobil mencoba menerobos gerbang masuk Markas Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (4/7/2018).

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY Ajun Komisaris Besar Yulianto mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Rabu siang sekitar pukul 12.30 WIB.

 “Saat di gerbang dan ditanya petugas, pelaku tidak menjawab. Dia justru memundurkan mobilnya dan kabur,” kata Yulianto.

Karena curiga, aparat lantas mengejar mobil pelaku dan berhasil diamankan di daerah SMP Sayegan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger, Perempuan Pakai Mobil Coba Terobos Masuk Polda Yogyakarta

Geger, Perempuan Pakai Mobil Coba Terobos Masuk Polda Yogyakarta

News | Rabu, 04 Juli 2018 | 15:22 WIB

Pemudik Yang Piknik di Lereng Merapi, Taati Aturan Ini

Pemudik Yang Piknik di Lereng Merapi, Taati Aturan Ini

Lifestyle | Selasa, 12 Juni 2018 | 09:11 WIB

Batal Hadapi Persija, Pemain Persebaya Kecewa

Batal Hadapi Persija, Pemain Persebaya Kecewa

Bola | Senin, 04 Juni 2018 | 03:30 WIB

Polisi Bantah Batalkan Pertandingan Persija Vs Persebaya

Polisi Bantah Batalkan Pertandingan Persija Vs Persebaya

Bola | Senin, 04 Juni 2018 | 03:15 WIB

Letusan Freatik Merapi Tak Bikin Siswa SD Khawatir

Letusan Freatik Merapi Tak Bikin Siswa SD Khawatir

News | Rabu, 23 Mei 2018 | 10:45 WIB

Terkini

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB