Kronologis Baku Tembak Pasukan TNI - Polri dengan KKB di Papua

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Kamis, 12 Juli 2018 | 18:37 WIB
Kronologis Baku Tembak Pasukan  TNI - Polri dengan KKB di Papua
Ilustrasi Helikopter Apache AH-64E.

Suara.com - Markas Besar Kepolisian Indonesia menyatakan baku tembak personel gabungan TNI - Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kampung, Alguru, Distrik Kenyam, Kabupaten Nduga, Provinsi Papua, pada Rabu (11/7/2018) kemarin. Tiba- tiba di tengah perjalanan Helikopter milik Polri ditembaki oleh KKB.

Kepala Bagian Penerangan Umum Mabes Polri Komisaris Besar Syahar Diantono menjelaskan kronologis kejadian. Sekitar pukul 11.17 WIT, ketika anggota Polri dan TNI akan mengirim bahan makanan menggunakan helikopter di beberapa titik. makanan itu untuk para anggota personil lain.

"Terjadi penembakan terhadap helikopter Polri (helikopter dalam keadaan selamat). Tidak lama kemudian di sekitar TKP penembakan Helikopter terjadi kontak tembak antara personil BKO Brimob dengan Kelompok Kriminal Bersenjata," kata Syahar di Mabes Polri, Kamis (12/7/2018).

Hingga akhirnya dengan situasi yang tidak memungkinkan, Helikopter kembali menuju Pos Polisi di Kabupaten Nduga.

Kemudian, sekitar pukul 16.00 WIT Helikopter kembali terbang untuk mengirimkan bahan makanan. Namun kembali ditembaki oleh KKB, hingga akhirnya terjadi baku tembak.

"Helikopter Polri kembali ke Pospol Nduga dan tiba dalam keadaan selamat, kontak tembak masih terjadi hingga pukul 17.00 Wit," ujar Syahar

Syahar menegaskan tidak ada penembakan dilakukan oleh anggota TNI dan Polri melalui helikopter kepada KKB.

"Tidak ada penembakan dari helikopter kepada Kelompok Kriminal Bersenjata apalagi pengeboman," kata Syahar

Syahar mengatakan Helikopter Polri di Kabupaten Nduga, untuk mengantarkan logistik makanan maupun evakuasi anggota personil.

"Keberadaan Helikopter Polri di Kabupaten Nduga untuk membawa bahan makanan dan evakuasi seperti evakuasi korban penembakan personil Brimob pada 6 Juli 2018," ujar Syahar.

Syahar menyebut ada beberapa Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten Nduga dipimpin oleh Egianus

"Sempat bergabung dengan kelompok lainnya yang berada di belakang Sekolah SD Kampung Alguru saat terjadi kontak tembak," kata Syahar

Syahar mengatakan terkait adanya informasi bahwa isu pemboman yang beredar di media sosial sama sekali tidak benar. Lebih lanjut, untuk situasi di Kabupaten Nduga, kini sudah kembali aman.

"Isu Pemboman diduga pada media sosial itu tidak benar (Hoax). Karena peristiwa tersebut merupakan kebakaran hutan di Provinsi Kalimantan Tengah. Hari ini situasi di Kabupaten Nduga dalam keadaan aman dan kondusif," tutup Syahar

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pesan Jokowi ke Perwira TNI - Polri: Jangan Berpolitik Praktis

Pesan Jokowi ke Perwira TNI - Polri: Jangan Berpolitik Praktis

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 17:33 WIB

Warga Nduga Ketakutan, Wabup Minta TNI dan Polri Tarik Pasukan

Warga Nduga Ketakutan, Wabup Minta TNI dan Polri Tarik Pasukan

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 17:23 WIB

Tentara Tembaki Kampung Nduga dari Udara, Warga Lari ke Hutan

Tentara Tembaki Kampung Nduga dari Udara, Warga Lari ke Hutan

News | Kamis, 12 Juli 2018 | 16:25 WIB

Mahfud: Sukses Polri Tak Lepas dari Pilkada Serentak

Mahfud: Sukses Polri Tak Lepas dari Pilkada Serentak

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 13:32 WIB

Ketika Jokowi Terpukau dengan Aksi Pocil di HUT Polri

Ketika Jokowi Terpukau dengan Aksi Pocil di HUT Polri

News | Rabu, 11 Juli 2018 | 12:26 WIB

Terkini

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB