Apakah Artis Layak dan Boleh Jadi Calon Anggota Legislatif?

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 17 Juli 2018 | 12:52 WIB
Apakah Artis Layak dan Boleh Jadi Calon Anggota Legislatif?
Syamsuddin Haris. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Syamsuddin Haris mempertanyakan peran partai dalam mengkader anggotanya untuk menjadi pemimpin, salah satunya di Pemilihan Anggota Legislatif Pemilu 2019 mendatang. Sementara partai banyak mencalonkan artis sebagai caleg.

Syamsuddin Haris mengatakan artis diusung partai menjadi caleg karena faktor popularitas. Sementara kader-kader parpol sering kali kalah dalam pemilihan karena kalah popular.

"Ironis. Parpol jadi mirip event organizer bagi mereka yang populer, punya modal & memiliki relasi nepotis dengan ketua umum partai ketimbang sebagai wadah mendidik pemimpin." kata Haris dalam akun Twitternya, @sy_haris, Selasa (17/7/2019).

Namun menurut Haris, artis boleh saja mencalonkan diri sebagai caleg. Hanya saja itu bertentangan dengan peran partai sebagai lembaga kaderisasi pemimpin.

"Apa artis tidak boleh jadi caleg. Tentu boleh. Semua warga negara berhak jadi anggota parlemen. Tapi parpol dibentuk untuk mengkader calon wakil rakyat dan pemimpin. Publik berhak memperoleh wakil dan pemimpin terbaik. Lalu apa kerja partai jika tidak mengkader calon wakil dan pemimpin? Tidur?" tanya Haris.

10 artis nyaleg di Jabar

Ketua DPW Partai NasDem Jawa Barat, Saan Mustopa mengatakan partainya menempatkan sekitar 10 artis untuk ikut berlaga di Pemilu 2019 di 15 daerah pemilihan untuk Provinsi Jawa Barat.

"Ada sekitar 10 artis yang gabung dengan kami, mereka semua siap ikut serta dalam Pileg 2019 untuk dapil Jawa Barat," kata Saan Mustopa di Kantor KPU Jawa Barat Jalan Garut Kota Bandung, Senin (16/7/2018) kemarin.

Ia menuturkan, ke-10 artis yang ikut mencalonkan diri sebagai bakal calon anggota legislatif dari Partai NasDem di antaranya Syahrul Gunawan, caleg DPR RI untuk Dapil V (Kabupaten Bogor), Nurul Komar dan Dian Sastra Dapil VIII (Indramayu, Kota Cirebon dan Kabupaten Cirebon).

baca juga

Kemudian Krisna Mukti, untuk Dapil X (Kuningan, Ciamis, Banjar, Pangandaran), Lucky Hakim Dapil VI (Kota Depok dan Kota Bekasi) dan Olla Ramlan Dapil IV (Sukabumi dan Kota Sukabumi).

Sementara itu, presenter senior Farhan Dapil Jawa Barat I (Kota Bandung dan Kota Cimahi). Saan mengatakan, partainya mencari publik figur yang bukan hanya punya popularitas namun juga punya nilai elektabilitas memadai.

"Jadi artis atau orang populer belum tentu punya elektabilitas. Kita cari yang populer dan punya elektabilitas. Berikutnya dia punya hasrat, kemauan dan komitmen terjun ke dunia politik," katanya seperti diberitakan Antara.

Menurut dia, sebelum menentukan figur berlatar belakang artis maju di Pileg 2018 pihaknya melakukan diskusi panjang, salah satu contohnya adalah dipercayanya Olla Ramlan maju di Daerah pemilihan IV Jawa Barat.

"Saya diskusi dengan Olla Ramlan kenapa tertarik ke bidang politik, dia merasa bahwa untuk dunia entertainment dia sudah melampauinya, dia ingin mengabdikan dirinya di politik agar lebih bermanfaat buat masyarakat," kata Saan.

Sementara itu, Artis dan presenter Olla Ramlan tampak hadir saat jajaran pengurus DPW Partai Nasional Demokrat (NasDem) Jawa Barat mendaftarkan bakal calon anggota legislatifnya ke Kantor KPU Jawa Barat Jalan Garut Kota Bandung, Senin siang.

"Saya hadir di sini ikut mendampingi (pendaftaran bacaleg Nasdem ke KPU Jawa Barat)," kata Olla Ramlan kepada awak media.

Pada Pemilu Legislatif 2019, Olla Ramlan maju sebagai calon anggota legislatif dari Partai NasDem.

"Saya mencalonkan diri jadi caleg, itu di dapil empat Jawa Barat, daerah seperti Cianjur," kata dia.

Ia menuturkan alasan dirinya bergabung dengan partai pimpinan Surya Paloh karena partai politik tersebut memiliki kesamaan visi misi dengan dirinya.

"Saya gabung dengan NasDem karena NasDem satu visi misi dengan pemikiran saya," ujar Olla.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ikuti Pileg Pertama, PSI Daftarkan 575 Bacaleg

Ikuti Pileg Pertama, PSI Daftarkan 575 Bacaleg

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 10:33 WIB

Pasang Artis Nyaleg, PSI: Belum Tentu Menang Meski Sudah Top

Pasang Artis Nyaleg, PSI: Belum Tentu Menang Meski Sudah Top

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 10:32 WIB

Lama Tak Muncul, Manohara Jadi Caleg DPR dari Partai Nasdem

Lama Tak Muncul, Manohara Jadi Caleg DPR dari Partai Nasdem

News | Senin, 16 Juli 2018 | 20:08 WIB

Artis Annisa Trihapsari Jadi Caleg PAN, Tantang Putra Amien Rais

Artis Annisa Trihapsari Jadi Caleg PAN, Tantang Putra Amien Rais

News | Senin, 16 Juli 2018 | 20:01 WIB

Raffi Ahmad Akhirnya Urung Jadi Caleg PAN untuk DPR

Raffi Ahmad Akhirnya Urung Jadi Caleg PAN untuk DPR

News | Senin, 16 Juli 2018 | 19:51 WIB

Terkini

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:03 WIB

×