Status Kasus Presiden PKS Naik Sidik, Polisi Periksa Fahri Hamzah

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Selasa, 17 Juli 2018 | 15:09 WIB
Status Kasus Presiden PKS Naik Sidik, Polisi Periksa Fahri Hamzah
Fahri Hamzah. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah mendatangi Polda Metro Jaya, Selasa (17/7/2018). Kedatangannya itu guna memenuhi panggilan polisi setelah kasus pencemaran nama baik yang diduga dilakukan Presiden PKS Sohibul Iman naik ke tahap penyidikan.

Setibanya di gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sekitar jam 13.00 WIB, Fahri mengaku belum tahu apakah status hukum Sohibul sudah ditetapkan sebagai tersangka atau belum

"Konfirmasi terakhir karena saya mendengar naik ke penyidikan artinya kalau naik ke penyidikam sudah ada tersangka nya, kita nggak tahu itu menjadi domain Polda," kata Fahri saat tiba di gedung Ditreskrimsus Polda Metro Jaya.

Fahri yang menjadi pelapor dalam kasus ini kembali menjalani pemeriksaan pasca polisi meningkatkan status kasus itu dari penyelidikan ke tahap penyidikan. Dia mengaku alasan diperiksa karena penyidik masih membutuhkan keterangannya setelah polisi memeriksa Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufrie yang menjadi saksi dalam kasus tersebut.

"Saya sebagai pelapor dipanggil untuk mengonfirm kembali beberapa data yang kemarin berkembang seperti ktia ketahui bahwa kemarim itu sempat berkembang penyidikannya itu kepada ketua majelis syuro PKS yang atas kemauannya sendiri saya dengar mengikutsertakan dirinya dalam kasus ini. Karena itulah saya juga ingin mendengar pengembangan kasusnya kepada siapa saja," katanya.

Fahri melaporkan Sohibul Iman terkait kasus pencemaran nama baik dan fitnah di Polda Metro Jaya, Kamis (8/3/2018). Laporan tersebut dibuat Fahri menyusul Sohibul menuduh dirinya sebagai pembohong dan pembangkang.

Kasus ini sempat disetop polisi setelah Fahri mencabut laporannya. Namun, perkara ini kembali dilanjutkan setelah Fahri batal mencabut laporannya di Polda Metro Jaya, Selasa (26/6/2018).

Dalam kasus tersebut, Sohibul Iman disangkakan Pasal 310 KUHP tentang Pencemaran Nama Baik, Pasal 311 tentang Fitnah dan Pasal 27 ayat 3 serta Pasal 45 ayat 3 Undang Undang Undang Nomor 11 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fahri Ramalkan PKS 'Bubar' Tahun Ini, Kok Bisa?

Fahri Ramalkan PKS 'Bubar' Tahun Ini, Kok Bisa?

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 12:53 WIB

Kasus Pencemaran Nama Baik Presiden PKS Naik ke Tahap Penyidikan

Kasus Pencemaran Nama Baik Presiden PKS Naik ke Tahap Penyidikan

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 11:27 WIB

Dua Koper dan Tas Hitam Diangkut KPK dari Ruang Kerja Eni Saragih

Dua Koper dan Tas Hitam Diangkut KPK dari Ruang Kerja Eni Saragih

News | Selasa, 17 Juli 2018 | 00:14 WIB

Kasus Suap PLTU Riau, KPK Geledah Kantor PLN dan DPR

Kasus Suap PLTU Riau, KPK Geledah Kantor PLN dan DPR

News | Senin, 16 Juli 2018 | 22:21 WIB

KPK Geledah Ruang Kerja Eni Maulani Saragih di DPR

KPK Geledah Ruang Kerja Eni Maulani Saragih di DPR

News | Senin, 16 Juli 2018 | 21:15 WIB

Terkini

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Tak Hanya Soal Usia, Ini Perbedaan Pramuka Siaga, Penggalang, dan Penegak

Lifestyle | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Tragedi di Punggung Naga: Pelukan Tebing Gunung Piramid Merenggut Nyawa Pendaki dan Pemandunya

Jatim | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Daftar Harga HP Oppo Terbaru Agustus 2026, Mulai Rp1 Jutaan hingga Flagship

Tekno | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026

Head to Head Persib vs Persebaya: Maung Bandung Superior Jelang Final Piala Presiden 2026

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:40 WIB

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Dinkes Semarang Temukan Dugaan Pelanggaran SOP MBG, Penyebab Keracunan 707 Siswa Masih Diteliti

Jawa Tengah | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:34 WIB

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

KPK Soroti Usulan Badan Khusus Pengelola Aset Rampasan, Efektivitas Jadi Pertimbangan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Persib Pecundangi Persija, Tapi Kehabisan Napas Jelang Lawan Persebaya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:31 WIB

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Ulasan Novel Arus Balik, Perjuangan Menghadapi Invasi Portugis di Malaka

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Masyarakat Doyan Gunakan Pinjol, Utangnya Tembus Rp105,14 Triliun

Bisnis | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:18 WIB

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Teknologi Keselamatan UD Trucks Quester Dukung Distribusi Logistik yang Lebih Aman

Otomotif | Rabu, 05 Agustus 2026 | 07:11 WIB

×