alexametrics

Penumpang Kaget Disuruh Beli Tiket Kertas Commuter Line

Pebriansyah Ariefana
Penumpang Kaget Disuruh Beli Tiket Kertas Commuter Line
Petugas station mengecek tiket penumpang di Stasiun Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Senin (23/7). (Antara)

Antrean terjadi karena kartu langganan seperti Multi Trip maupun kartu uang elektronik dari bank tidak dapat dideteksi di pintu keluar.

Suara.com - Antrean penumpang Kereta Rel Listrik (KRL) atau Commuter Line terjadi di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten. Antrean terjadi pada gerbang atau gate elektronik stasiun.

Antrean terjadi karena kartu langganan seperti Multi Trip maupun kartu uang elektronik dari bank tidak dapat dideteksi di pintu keluar. Sementara untuk penumpang yang menggunakan tiket haraian tidak ada kendala.

Menurut Nonik, salah satu penumpang KRL, antrean penumpang ini terjadi saat dia akan keluar dari pintu elektronik. Kartu langganan yang dia pakai tidak dapat dideteksi oleh sistem tiket elektronik.

“Saya menggunakan kartu Multi Trip sedangkan suami saya menggunakan e-Money kedua–duanya tidak dapat dideteksi oleh pintu elektronik stasiun. Baik itu pintu masuk di Stasiun Tanah Abang ataupun waktu akan keluar di Stasiun Rangkasbitung,” Kata Nonik kepada BantenNews.co.id, Senin (23/7/218).

Baca Juga: KCI : Tidak Ada Tiket Gratis Commuter Line

Hopidah penumpang yang menggunakan tiket harian menuturkan tidak ada kendala waktu ia keluar pintu elektronik stasiun.

“Saya menggunakan Tiket Harian, waktu tadi sempat kaget juga lihat orang pada antre di pintu keluar padahal biasanya tidak terjadi hal seperti itu,” ujar Hopidah.

Menurut salah satu petugas antrean penumpang di gerabang atau gate eloktronik stasiun ini terjadi karena adanya proses pembaruan dan pemeliharaan sistem pada perangkat sistem tiket elektronik (e-ticketing) KRL yang dilakukan PT Kereta Commuter Indonesia (KCI). (Bantennews.co.id/Jaringan Suara.com)