Foto Panas Inneke Koesherawati Beredar, Fahri Hamzah Murka

Reza Gunadha, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 23 Juli 2018 | 20:11 WIB
Foto Panas Inneke Koesherawati Beredar, Fahri Hamzah Murka
Inneke Koesherawati (kiri) dan Fahri Hamzah (kanan). [Suara.com]

Suara.com - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, pemerintahan era Presiden Joko Widodo menyebarkan Islamophobia atau ketakutan terhadap apapun yang berkaitan dengan Islam.

Tudingan itu dilontarkan Fahri, setelah ia geram melihat unggahan poster film "Ranjang Ternoda" di media sosial. Dalam poster itu terdapat foto artis Inneke Koesherawati saat belum menggunakan jilbab.

Poster itu beredar luas di media sosial, setelah KPK melakukan operasi tangkap tangan kasus suap fasilitas mewah di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung. Dalam kasus itu, suami Inneke, yakni Fahmi Darmawansyah, juga terlibat.

Fahri menyebut, orang-orang yang seperti itu memiliki kebencian terhadap Islam. Kebencian-kebencian seperti itulah yang disinggung Fahri berkembang saat pemerintahan Jokowi.

"Ada kebencian di dalam hati orang-orang tertentu, sehingga orang itu kalau berkerudung diidentikkan dengan kemunafikan," kata Fahri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (23/7/2018).

Ia lantas membandingkan pemerintahan Jokowi dengan pemerintahan Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono. Dirinya menyebut tidak pernah ada islamphobia yang tersebar pada saat itu.

"Zaman Pak SBY tak pernah merasakan ada konflik ideologi kaya begini. 10 tahun zaman Pak SBY itu tenang saja orang. Ada kiai-kiai atau ustaz ditangkap, dipenjara, ada juga penindakan terorisme segala macam, tapi tak jadi konflik ideologi kayak sekarang," katanya.

Fahri mengatakan, umat Islam pada era pemerintahan Jokowi lebih merasa dizalimi ketimbang era kepemimpinan sebelumnya.

"Menurut saya itu dosanya dari pemerintahan ini, karena dari awal Islamophobia. Tidak klir begitu. Sampai demo jutaan orang ke Monas, itu kenapa? Karena ada perasaan dizalimi identitasnya. Dihina-hina. Itu karya rezim ini," jelasnya.

baca juga

Dalan tulisan yang diunggah ke akun Twitter miliknya, Fahri juga sempat menggunakan tagar #Dosa2Jokowi. Akan tetapi, ketika ditanyakan perihal apa saja yang dimaksud sebagai dosa-dosa Jokowi, ia enggan membeberkannya.

"Banyak, saya baru nulis beberapa, entar lah," pungkas Fahri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Agus Rahardjo Minta DPR Tak Kurangi Anggaran KPK untuk Tahun 2019

Agus Rahardjo Minta DPR Tak Kurangi Anggaran KPK untuk Tahun 2019

News | Senin, 23 Juli 2018 | 19:26 WIB

Fahri Hamzah Setuju Penjara Koruptor Semewah Milik Suami Inneke

Fahri Hamzah Setuju Penjara Koruptor Semewah Milik Suami Inneke

News | Senin, 23 Juli 2018 | 19:07 WIB

Fahri Hamzah: Kabinet Jokowi Pengecut, KPK Jadi Ugal-ugalan

Fahri Hamzah: Kabinet Jokowi Pengecut, KPK Jadi Ugal-ugalan

News | Senin, 23 Juli 2018 | 18:35 WIB

Fahri Hamzah: KPK Cari Sensasi dan Takut-takuti Presiden

Fahri Hamzah: KPK Cari Sensasi dan Takut-takuti Presiden

News | Senin, 23 Juli 2018 | 18:02 WIB

Setengah Tahun 2018, KPK Habiskan Anggaran Rp 355 Miliar

Setengah Tahun 2018, KPK Habiskan Anggaran Rp 355 Miliar

News | Senin, 23 Juli 2018 | 17:53 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB