Dilelang KPK, Kain Kiswah Milik Suryadharma Ali Laku Rp 450 Juta

Bangun Santoso, Dian Rosmala

Rabu, 25 Juli 2018 | 14:39 WIB
Dilelang KPK, Kain Kiswah Milik Suryadharma Ali Laku Rp 450 Juta
Terpidana kasus korupsi penyelenggaraan dana haji pada 2010-2013 dan penggunaan dana operasional menteri, Suryadharma Ali menjalani sidang perdana Peninjauan Kembali (PK) di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (25/6).

Suara.com - Kain kiswah atau kain penutup kakbah milik mantan Menteri Agama (Menag) Suryadharma Ali menjadi barang yang paling diminati para peserta lelang di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (25/7/2018).

Kain berwarna hitam berukuran 80 x 59 cm itu menjadi harta rampasan KPK dari tangan Suryadharma Ali dalam kasus korupsi dana penyelenggaraan haji 2010-2013.

KPK awalnya menawarkan kain tersebut dengan harga pembukaan Rp 22.500.000. Ketika
penawaran pertama dibuka, hampir semua peserta lelang mengangkat nomor pesertanya. Mereka berminat membeli kain pemberian kerajaan Arab Saudi tersebut.

Dimulai dari harga pembukaan itu, juru lelang terus menaikkan harga tawar dengan kelipatan Rp10 juta hingga naik ke harga Rp 50 juta. Satu per satu peserta lelang menurunkan nomor tangannya, pertanda tidak berani membeli dengan harga yang ditawarkan tersebut.

Hingga akhirnya bersisa empat orang peserta yang bertahan. Empat orang peserta itu terdiri dari tiga perempuan dan satu laki-laki. Harga kain kiswah itu pun terus dinaikkan hingga Rp 100 juta. Satu peserta perempuan ternyata mengalah dan menurunkan tangannya.

Harga kembali dinaikkan hingga Rp 200 juta. Harga ini membuat seorang peserta perempuan lagi menurunkan tangan dan tersisa dua peserta lagi. Dua peserta itu adalah Jufri Saad dan Yunita.

Suasana semakin tegang setelah juru lelang menaikkan harga hingga Rp 300 juta. Namun hal itu tak membuat Jufri atau Yunita mengalah. Keduanya tetap bertahan dan berkeinginan keras untuk mendapatkan kain tersebut.

Harga terus dinaikkan hingga menyentuh Rp 400 juta. Keduanya tampak masih bertahan, hingga akhirnya Yunita mengalah di angka Rp 440 juta. Jufri pun berhasil membawa kain tersebut dengan harga Rp 450 juta.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KPK Dalami Aliran Dana ke Irwandi Yusuf

KPK Dalami Aliran Dana ke Irwandi Yusuf

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 07:32 WIB

Kasih 4 Mobil dan 1 Rumah, KPK Minta Tambah Jaksa ke Kejagung

Kasih 4 Mobil dan 1 Rumah, KPK Minta Tambah Jaksa ke Kejagung

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 15:35 WIB

Kasus Suap PLTU Riau-1, Idrus Marham Akan Datang Lagi ke KPK

Kasus Suap PLTU Riau-1, Idrus Marham Akan Datang Lagi ke KPK

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 14:54 WIB

KPK Limpahkan 18 Anggota DPRD Malang ke Pengadilan Tipikor

KPK Limpahkan 18 Anggota DPRD Malang ke Pengadilan Tipikor

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 13:03 WIB

Akhir Juli 2018, PKS Tetapkan Mitra Koalisi Pilpres 2019

Akhir Juli 2018, PKS Tetapkan Mitra Koalisi Pilpres 2019

News | Selasa, 24 Juli 2018 | 07:45 WIB

Terkini

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

iPhone XS Bekas Koruptor Laku Rp34 Juta, KPK Jamin Data Sudah Factory Reset

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:16 WIB

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

Qodari Tolak Negosiasi Program MBG, Pengamat Nilai Bisa Picu Protes Publik Lebih Besar

News | Senin, 22 Juni 2026 | 14:07 WIB

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:55 WIB

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

Rano Karno Menangis di Sidang Paripurna HUT Jakarta: 'Jejak Jutaan Langkah, Keringat, dan Harapan'

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

Menteri PPPA Ungkap Kondisi Perempuan yang Diduga Disekap Pacar Selama Tiga Tahun di Bandung

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:53 WIB

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

KPK Bongkar Dedi Congor Nikmati Uang Panas Rp30 Miliar dari Kasus Bea Cukai

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:47 WIB

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:44 WIB

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:43 WIB

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:37 WIB

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI

News | Senin, 22 Juni 2026 | 13:36 WIB