Korban Gempa Lombok Mengungsi dalam Kegelapan

Liberty Jemadu

Senin, 30 Juli 2018 | 02:11 WIB
Korban Gempa Lombok Mengungsi dalam Kegelapan
Seorang perempuan mengendong anaknya di tenda perawatan di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7). Mereka adalah korban gempa Lombok yang mengungsi. [Antara/Ahmad Subaidi]

Suara.com - Para korban gempa Lombok yang mengungsi di lapangan Desa Sajang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat terpaksa bermalam dalam kondisi gelap gulita karena ketiadaan listrik sejak gempa 6,4 Skala Richter mengguncang pulau itu Minggu pagi (29/7/2018).

Sejumlah warga yang berada di lokasi pengungsian di salah satu desa terparah akibat gempa itu pada Minggu malam mengaku tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi itu. Meski memang telah menerima generator oleh pemerintah, namun tidak bisa digunakan karena rusak.

"Sampai sekarang di lokasi pengungsian belum ada listrik. Bahkan, seluruh Sembalun mati lampu," ujar Amak Raodah seorang warga di lokasi pengungsian.

Menurutnya, selain tidak ada listrik, dirinya bersama ratusan pengungsi lainnnya masih membutuhkan sejumlah bantuan, seperti selimut, air minum, dan generator untuk penerangan.

"Kalau makanan dan minuman sudah kami terima dari pemerintah walaupun masih kurang. Tapi yang perlu ini ada aliran listrik biar tidak gelap kalau malam dan selimut," ucapnya.

Ia mengaku, tidak tahu sampai kapan kondisi seperti ini terjadi. Karena, jika kembali ke rumah sudah tidak bisa ditempati, karena sudah rata dengan tanah akibat gempa yang terjadi pada Minggu pagi. Namun, meski begitu ia berharap agar aliran listrik di lokasi pengungsian cepat tersedia.

Deputi Manajer Hukum Humas PLN NTB Fitriah Adriana mengatakan, pemadaman dilakukan lantaran aspek keamanan.

"Demi alasan keamanan, supply listrik PLN harus kami padamkan sehubungan dengan bencana gempa bumi yang mengguncang beberapa daerah Lombok Utara dan Lombok Timur," jelasnya.

Ia menyebutkan, sejumlah wilayah yang terdampak pemadaman meliputi Obel obel, Sembalun, Sambelia, Pringgabaya, dan sekitarnya. Tim PLN, lanjutnya, sedang mengecek kondisi di lapangan.

"Saat ini, tim PLN sudah di lokasi untuk memastikan jaringan dalam kondisi aman untuk melakukan penormalan sistem. Mohon doanya untuk kelancaran pekerjaan sehingga supply listrik bisa segera kembali normal," terangnya.

Pantauan Antara, sejak magrib tidak hanya lokasi pengungsian yang tidak ada aliran listrik, namun seluruh desa yang menjadi lokasi terparah akibat gempa bumi di Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur dalam keadaan gelap gulita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rusia Gempa 6,9 Magnitudo, Ancaman Tsunami di Indonesia?

Rusia Gempa 6,9 Magnitudo, Ancaman Tsunami di Indonesia?

News | Jum'at, 16 Oktober 2026 | 12:44 WIB

Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat

Momentum MotoGP, Kunjungan Wisatawan ke Mandalika Terus Meningkat

Foto | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:00 WIB

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

Pimpinan Ponpes di Lombok Barat Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Santriwati Berkedok Pengobatan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 15:00 WIB

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Bezzecchi Juara di Mandalika, Aprilia Cetak Sejarah

Foto | Senin, 12 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Rekor Mandalika Pecah, Raul Fernandez Kuasai Practice MotoGP

Foto | Sabtu, 10 Oktober 2026 | 06:00 WIB

Jelang Balapan, Para Pembalap MotoGP Cek Lintasan Mandalika

Jelang Balapan, Para Pembalap MotoGP Cek Lintasan Mandalika

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Dampak Gempa Flores pada Ibu dan Anak: Kebutuhan Produk Sanitasi Mendesak di Pengungsian

Dampak Gempa Flores pada Ibu dan Anak: Kebutuhan Produk Sanitasi Mendesak di Pengungsian

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2026 | 14:01 WIB

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

Gempa Sumba Barat Daya Berdampak ke 3 Kabupaten, Ratusan Rumah dan Fasilitas Publik Rusak

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Muhammad Imanuddin Sumar Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Ditetapkan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual!

Muhammad Imanuddin Sumar Eks Pimpinan Ponpes di Lombok Ditetapkan Tersangka Kasus Kekerasan Seksual!

News | Selasa, 06 Oktober 2026 | 13:58 WIB

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

Gempa 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Lansia 73 Tahun Meninggal karena Kaget

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 16:34 WIB

Terkini

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Polda Jateng Bongkar Judi Togel di Tiga Daerah, Uang Rp2,4 Miliar Diblokir

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:34 WIB

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Gol Almeida Selamatkan Java United FC, Tetapi Tiga Poin Gagal Dibawa Pulang

Jawa Tengah | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Truk Dalmas Diserang Bom Molotov di Dago Bandung, Tiga Polisi Terluka

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Suhu Tembus 38 Derajat Celsius, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Kekeringan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:12 WIB

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Sempat Lempar Mercon dan Batu, Massa Mahasiswa di DPRD DIY Akhirnya Dibubarkan

Jogja | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:11 WIB

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Khalid Basalamah Setor 554.500 Dolar AS ke KPK dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Pendiri CAN Borneo Luruskan Isi Pertemuan Relawan dengan Menteri Kehutanan

Jabar | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:58 WIB

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Heboh Nelayan Asal Sumenep Ditangkap di Australia, Begini Kronologinya

Jatim | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Bidik Layanan Keimigrasian di Silangit, Imigrasi Sumut Dorong Pembangunan Kanim Taput Dekat Bandara

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:40 WIB

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Midea Paling Ideal Hadir di Medan, Perkenalkan Elektronik Rumah Tangga Berbasis AI

Sumut | Selasa, 20 Oktober 2026 | 22:33 WIB

×