1000 Penari Perang akan Ramaikan Festival Lembah Baliem

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Kamis, 02 Agustus 2018 | 15:00 WIB
1000 Penari Perang akan Ramaikan Festival Lembah Baliem
Festival Lembah Baliem 2018. (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Bumi Papua selalu menantang dijelajahi, terutama bagi mereka yang berjiwa petualang. Ada satu momen bagus untuk mengeksplorasi, yaitu Festival Lembah Baliem 2018.

Festival Lembah Baliem mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata (Menpar), Arief Yahya.

“Acara ini levelnya sudah dunia. Masyarakat internasional sudah mengetahuinya. Atraksi, aksesibilitas, dan amenitas di sana bagus. Dijamin wisatawan akan puas saat berkunjung ke sana,” tuturnya, Rabu (1/8).

Menurutnya, keindahan alam Papua pun sudah diakui dunia.

“Papua sangat terkenal dengan keindahannya. Nature dan culture-nya sangat eksotis. Festival Lembah Baliem 2018 ini juga sangat artistik. Beragam karya terbak dari Bumi Papua akan disajikan secara luar biasa,” tuturnya.

Festival Lembah Baliem 2018 akan digelar 8-10 Agustus 2018, dipusatkan di Lembah Baliem, Wamena, Kabupaten Jayawijaya.

Dalam festival ini, beragam kekayaan artistik khas Bumi Cenderawasih akan ditampilkan secara kolosal. Puncaknya adalah Tarian Perang yang melibatkan 1.000 penari.

Mereka berasal dari 3 suku besar di dataran tinggi Wamena dan Lembah Baliem, yaitu Suku Dani, Lani, dan Yali

Sebanyak 1000 orang yang membawakan Tarian Perang, terbagi dalam 26 kelompok besar. Setiap kelompok terdiri dari 30-50 penari.

“Festival Lembah Baliem menjadi spot terbaik untuk memotret keindahan Papua. Siapkan saja kamera terbaik. Pastikan memorinya besar sehingga bisa menampun banyak file. Festival ini akan memberikan banyak kejutan dengan pesonanya yang luar biasa,” kata Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, I Gde Pitana.

Menampung kreativitas budaya terbaik Bumi Cenderawasih, area besar sudah disiapkan sebagai venue. Luasnya mencapai 400 m2, yang 250 m2 diantaranya akan dipakai sebagai ‘medan perang’. Beragam detail ornamen khas Papua juga akan dipasang.

Festival Lembah Baliem 2018. (Dok: Kemenpar)
Festival Lembah Baliem 2018. (Dok: Kemenpar)

Menurut Pitana, Tarian Perang khas Papua ini sangat terkenal.

“Meski hanya simulasi dan berupa tarian, tapi semuanya dikemas bagus. Selain venue, kostumnya juga sangat artistik khas Papua. Tarian Perang ini jadi salah satu sajian yang paling ditunggu oleh wisatawan dari Papua. Jangan sampai terlewatkan,” lanjutnya lagi.

Tarian Perang ini akan digelar selama dua hari. Menariknya, simulasi perang ini juga akan dimeriahkan dengan dengan alat musik tradisional Pikon, yaitu alat musik yang terbuat dari kulit kayu.

Ketua Pelaksana Top 100 Calender of Event (CoE) Wonderful Indonesia Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuti memuji pelaksanaan festival ini.

“Festival Lembah Baliem sangat kaya warna dan budaya Papua. Tarian Perang merupakan instrumen penting kekayaan budaya mereka. Ada juga Pikon yang unik. Tidak banyak orang yang bisa memainkan alat musik ini, hanya yang punya keahlian khusus,” katanya.

Selain atraksi budaya, Festival Lembah Baliem juga siap memamerkan kekayaan kuliner.

“Selain seni budaya khasnya, Papua juga kaya kuliner. Semuanya akan disajikan secara natural. Wisatawan benar-benar bisa menikmati keseharian mereka,” tuturnya.

Ada beberapa catatan wajib diingat oleh wisatawan. Sebelum menikmati Festival Lembah Baliem, ada syarat administrasi yang harus dipenuhi. Mereka harus memiliki Surat Keterangan Jalan.

Syarat ini bisa didapatkan dari beberapa Kantor Kepolisian yang berada di wilayah Jayapura, Merauke, Timika, Biak, Nabire, hingga Manokwari.

“Terkait syarat administrasi ini juga harus diperhatikan. Hal ini tidak untuk mempersulit, tapi hanya sekedar pendataan saja. Tujuannya agar wisatawan semakin nyaman saat menikmati eksotisnya Festival Lembah Baliem,” tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Melangkah di Lembah Baliem: Trekking Menyusuri Keindahan Alam Papua

Melangkah di Lembah Baliem: Trekking Menyusuri Keindahan Alam Papua

Lifestyle | Senin, 10 November 2025 | 13:15 WIB

Terkini

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

Digeruduk Yakuza Mangenes, Pengasuh Ponpes Pekalongan Ditangkap usai Diduga Cabuli 25 Santri

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 22:54 WIB

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

Iduladha 1447 H, Kemensos Salurkan 295 Ekor Hewan Kurban ke Berbagai Wilayah Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:56 WIB

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

Bukan Cuma Pagar Canggih, Gang Haji Jeni Kini Punya 'Smart Geprek' Pengubah Sampah Jadi Cuan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:43 WIB

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

Gedung Putih Bangun Arena Baku Pukul untuk Rayakan HUT ke-250 AS dan Ulang Tahun Trump

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:29 WIB

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

Alarm Bahaya! Ratusan Siswa di 26 Provinsi Terpapar Radikalisme Lewat Medsos dan Game Online

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 20:00 WIB

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

Ketua MUI Soal Sapi Kurban Prabowo Pakai APBN: Sah Secara Syar'i

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:44 WIB

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

DPR Murka! Skandal Riset Palsu WNI di Denmark Hancurkan Marwah Akademisi RI

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 19:30 WIB

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

Sapi Kurban Pak Suardi 'Ngambek' Saat Mau Dipotong, Damkar DKI Sampai Turun Tangan

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:40 WIB

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

Tipu-Tipu 'Paranormal Sakti' di Duren Sawit, Motor Korban Raib Usai Ritual Paku

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:34 WIB

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

Vila dan Homestay Wajib Punya NIB Mulai 1 Agustus, yang Ilegal Bakal Dicoret dari Aplikasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 18:27 WIB