Fahri Hamzah Menilai Pidato Berantem Jokowi Picu Perpecahan

Pebriansyah Ariefana, Ria Rizki Nirmala Sari

Senin, 06 Agustus 2018 | 18:21 WIB
Fahri Hamzah Menilai Pidato Berantem Jokowi Picu Perpecahan
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah ikut berkomentar perihal isi pidato Presiden Joko Widodo di depan ratusan relawannya. Penggalan kalimat ucapan Jokowi 'tidak usah menjelekkan orang lain, tapi kalau diajak berantem juga berani' menjadi kontroversi.

Fahri menilai pidato Jokowi hanya memicu para relawan untuk melakukan hal yang buruk. Fahri pun menyoroti ketidakjelasan relawan yang datang pada saat itu.

"Orang rela yang datang berkerumun dengan ketidakjelasan itu mau disuruh berantem, kalau berantem siapa mau tanggungjawab? Namanya relawan," kata Fahri di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (6/8/2018).

Menurutnya, seharusnya Jokowi hanya berpidato sebagai negarawan. Sebab, ia melihat pidatonya saat itu hanya menimbulkan perpecahan dalam bangsa.

"Pidatonya dari awal ngadu domba rakyatnya sendiri. Pisahkan agama dengan politik, saya Pancasila kamu bukan. Berhentilah memecah belah rakyat. Pak Jokowi harus mulai pidato sebagai negawaran. Yang membuat kita semua terpukau," ujar politisi PKS itu.

Untuk diketahui, Jokowi melakukan pidato tertutup di depan ratusan relawan pendukung Jokowi di SICC Sentul, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (4/8/2018) kemarin.

Dalam acara tersebut, Jokowi meminta para relawan untuk bisa bersatu, militan dan kerja keras.

Selama acara berlangsung, awak media diminta meninggalkan ruangan tersebut lantaran acara berlangsung tertutup. Tak lama berselang beredar video potongan arahan Jokowi yang meminta relawannya siap berantem.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

6 Masukan Ketua PP Muhammadiyah untuk Nawacita Jokowi Jilid II

6 Masukan Ketua PP Muhammadiyah untuk Nawacita Jokowi Jilid II

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 18:01 WIB

Ketika Jokowi Tanya Pengalaman Mahasiswa Naik Hercules, Jawabnya?

Ketika Jokowi Tanya Pengalaman Mahasiswa Naik Hercules, Jawabnya?

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 17:47 WIB

Fahri Hamzah Sebut Anis Matta Bingung akan Kondisi PKS

Fahri Hamzah Sebut Anis Matta Bingung akan Kondisi PKS

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 17:10 WIB

Fahri Hamzah Kembali Ingatkan PKS Soal Rp 30 Miliar

Fahri Hamzah Kembali Ingatkan PKS Soal Rp 30 Miliar

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 16:59 WIB

Terkini

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Dijanjikan Gaji Rp50 Juta dan Bonus Rp620 Juta, 58 WNI Terjebak TPPO Tentara Bayaran Rusia

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:36 WIB

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

Disentil PSI soal AHY Ingin Jadi Wapres Imbas Putusan MA soal Gibran, Jansen: Terlalu Jauh!

News | Senin, 02 November 2026 | 22:29 WIB

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Viral Nasabah MNC Bank Tak Bisa QRIS dan Transaksi Dibatasi, Netizen: Krisis Keuangan?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:26 WIB

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Aksi Timnas Indonesia di Piala Asia 2027 Terancam Ditunda, AFC Masih Tunggu Situasi Arab Saudi

Bola | Senin, 02 November 2026 | 22:15 WIB

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Dua Korporasi Sudah Diselidiki, WALHI Kini Laporkan 9 Perusahaan soal Karhutla Jambi

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 22:06 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

Copot Kapolres Sukoharjo Usai Penggeledahan Ponpes, Langkah Kapolri Panen Pujian Ulama Bogor

News | Senin, 02 November 2026 | 21:51 WIB

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Keluarga Tokoh Sumpah Pemuda Berkumpul, Mengenang Perjuangan Para Pendahulu Bangsa

Lifestyle | Senin, 02 November 2026 | 21:43 WIB

×