Empat Pelaku Teror Bom Molotov Rumah Kapitra Terekam CCTV

Dythia Novianty | Suara.com

Selasa, 07 Agustus 2018 | 05:13 WIB
Empat Pelaku Teror Bom Molotov Rumah Kapitra Terekam CCTV
Kapitra Ampera jadi caleg PDIP dapil Sumatera Barat. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

Suara.com - Pelaku teror dengan cara melemparkan bom molotov ke rumah mantan pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab, Kapitra Ampera, terekam oleh CCTV yang terpasang di halaman rumah.

"Terlihat di CCTV, pelakunya menggunakan dua sepeda motor dan berjumlah empat orang dan ciri-cirinya terlihat jelas," kata Kapitra saat diwawancarai di depan rumahnya di Jalan Tebet Dalam VIII, Jakarta, Senin (6/8/2018) malam.

Kapitra menjelaskan, keempat pelaku seperti sudah terorganisir dengan masing-masing memiliki tugas yang diemban, yakni sebagi pengamat keadaan, penjaga aksi dan eksekutor.

"Ada satu orang menyisir jalan depan rumah mondar-mandir, satu orang berjaga dan dua orang eksekutor berdiri tepat di depan pagar rumah dan menunggu sekitar tujuh menit untuk melakukan serangan," kata Kapitra.

Akan tetapi, para pelaku sendiri tidak terlihat wajahnya karena memakai helm dan masker yang menutupi wajah mereka.

"Namun eksekutor memakai pakaian putih-putih sementara pengawal dan pengiringnya memakai jeans. Tapi ciri-cirinya jelas dari depan belakang semua terlihat," katanya.

Ketika ditanya tujuan dari teror ini, Kapitra mengatakan hal tersebut untuk menakut-nakuti dirinya yang belum lama bergabung dengan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), bahkan menjadi calon legislatif dari partai tersebut untuk daerah Sumatera Barat.

"Saya pikir jika ini untuk menakut-nakuti saya, Wallahi saya mati di sini saya tak akan pernah mundur untuk menyampaikan kebenaran. Saya tidak berbuat apa-apa yang menjahati orang lain," ujarnya.

Dirinya menilai, teror ini ada kaitannya dengan bergabungnya dia ke partai pemenang pemilu 2014 lalu tersebut.

"Jika ini terkait politik yang saya rasa kemungkinan benarnya besar, gini ya itu hak saya sebagai manusia kalau ada pilihan berbeda. Karena itu, mereka marah lalu melakukan perbuatan yang sangat nista dan pengecut seperti ini. Ini artinya mereka bukan manusia," ujar Kapitra yang menambahkan teror tersebut juga dialami olehnya melalui aplikasi pesan singkat whatsapp sejak dirinya bergabung dengan PDIP.

Dengan teror ini, Kapitra mengaku, dia dan keluarganya tetap akan kuat menghadapinya dan menganggap ini hanya sebagai dinamika kehidupan.

"Kami baik-baik saja, ini hiburan, istri dan anak saya menghafal dan belajar kitab suci Al-Quran, bangun salat malam, mereka hidup untuk Allah SWT, jadi jika kami mati dengan cara begini dengan dianiaya orang demi perjuangan kebenaran itu pahala, kalau mati bom bunuh diri itu baru jahanam," katanya.

Sementara itu, Kepala Polisi Resort (Kapolres) Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Indra Jafar menyatakan situasi di kediaman Kapitra Ampera diyakini aman setelah insiden pelemparan molotov di rumahnya.

"Petugas telah menyisir di sekitar rumah (milik Kapitra Ampera), dan sementara ini aman," kata Kombes Pol Indra di lokasi yang sama.

Dalam kesempatan itu, Indra menyampaikan, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk aksi teror pelemparan bom ke garasi rumah milik Kapitra Ampera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Sita 2 Bom Molotov dan Pesan Ancaman dari Rumah Kapita

Polisi Sita 2 Bom Molotov dan Pesan Ancaman dari Rumah Kapita

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 23:51 WIB

Rumah Dilempar Bom Molotov, Kapitra Diincar Lelaki Bertato

Rumah Dilempar Bom Molotov, Kapitra Diincar Lelaki Bertato

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 23:39 WIB

Dilempar Bom Molotov, Rumah Kapitra Mulai Dipasang Garis Polisi

Dilempar Bom Molotov, Rumah Kapitra Mulai Dipasang Garis Polisi

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 23:27 WIB

Detik-detik Rumah Kapitra Ampera Dilempar Bom Molotov

Detik-detik Rumah Kapitra Ampera Dilempar Bom Molotov

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 22:10 WIB

Rumah Kapitra Ampera Diduga Dilempar Bom Molotov

Rumah Kapitra Ampera Diduga Dilempar Bom Molotov

News | Senin, 06 Agustus 2018 | 20:19 WIB

Polisi: Pelempar Bom ke Rumah Mardani Ali Sera Terencana

Polisi: Pelempar Bom ke Rumah Mardani Ali Sera Terencana

News | Senin, 30 Juli 2018 | 14:34 WIB

Terkini

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

KSPI Boikot May Day di Monas, Tagih Janji Presiden soal RUU PPRT

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:05 WIB

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

Gubernur Pramono Lantik Serentak 11 Pejabat DKI: Syafrin Liputo Resmi Jadi Wali Kota Jaksel

News | Rabu, 15 April 2026 | 19:03 WIB

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

Drama 13 Hari Siswi SMK Bekasi Hilang Usai Diusir Ibu, Berhasil Dilacak Lewat Sinyal HP

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:58 WIB

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:44 WIB

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

Tuduh Jubir KPK Sebar Fitnah Soal Sitaan Barang, Faizal Assegaf Lapor ke Dewas

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:39 WIB

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

Aktivis Sambut Seruan Dasco: Persatuan Nasional Lebih Krusial daripada Opini Disharmoni

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:35 WIB

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

Solusi Macet Jakarta? DKI Bangun Flyover Latumenten dan Bintaro Puspita Hingga 2030

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

Pemprov DKI Siap Siaga Hadapi KLB Keracunan Pangan, Perketat Pengawasan MBG di Sekolah

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:30 WIB

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Hijau Kunci Utama Ciptakan Lapangan Kerja Masa Depan

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

Ngaku Jadi Korban 'Deepfake' AI, Rismon Sianipar Bantah Fitnah Jusuf Kalla: Itu Video Rekayasa!

News | Rabu, 15 April 2026 | 18:20 WIB