Jokowi Minta Relawan Berani Diajak Berantem, Ngabalin Panglimanya

Selasa, 07 Agustus 2018 | 17:43 WIB
Jokowi Minta Relawan Berani Diajak Berantem, Ngabalin Panglimanya
tampak Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV Bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi, Kantor Staf Presiden, Ali Mochtar Ngabalin. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Pernyataan bakal calon presiden petahana Jokowi kepada relawannya agar berani kalau diajak berantem, disoal sejumlah pihak.

Namun, Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden Ali Mochtar Ngabalin menilai, tak ada yang salah dalam pesan Jokowi kepada relawannya tersebut.

Menurut Ngabalin, kalau orang berpendidikan harus melihat seluruh pernyataan keseluruhan, bukan didasari penggalan video yang tersebar di sosial media.

"Apa yang salah coba? Kalau orang sekolah itu mengerti tentang narasi dan diksi. Awalnya kan apa Jokowi bilang? Jangan menyebarkan berita bohong, jangan mau berantem, jangan anu, jangan itu, belakangnya dia bilang, tapi kalau diajak berantem, jangan takut," ujar Ngabalin di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Selasa (7/8/2018).

"Apa itu artinya? Itu artinya perintah panglima perang dan saya Insya Allah panglimanya," Ngabalin menambahkan.

Politikus Partai Golkar itu menilai, pernyataan Jokowi bukan bentuk  arogansi.

"Orang Solo itu bukan seperti saya anak Buton, anak Papua, anak Kei, anak Bali, anak Bugis. Bukan menunjuk pakai telunjuk, tapi pakai jempol. Artinya Pak Jokowi menghindar adanya benturan. Dia menunjuknya saja pakai jempol," katanya.

Untuk diketahui, saat menemui relawan, Jokowi meminta mereka berkampanye secara baik pada Pilpres 2019. Tetapi, Jokowi juga minta seluruh relawannya tidak takut apabila mendapat serangan dari lawan politik.

"Jangan bangun permusuhan, jangan membangun ujaran kebencian, jangan membangun fitnah-fitnah, tidak usah suka mencela, tidak usah suka menjelekkan orang. Tapi, kalau diajak berantem juga berani," kata Jokowi.

Baca Juga: Survei: #2019GantiPresiden Cuma Didukung Pengguna Facebook dan WA

Pernyataan Jokowi langsung membuat relawan yang memadati ruangan acara bersorak dan berteriak heboh. Jokowi terlihat diam untuk beberapa detik membiarkan hadirin bersorak.

"Tapi jangan ngajak (berantem) lho. Saya bilang tadi, tolong digaris bawahi, jangan mengajak. Kalau diajak, tidak boleh takut," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Lelah Mental? Cek Seberapa Tingkat Stresmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu SpongeBob, Patrick, Squidward, Mr. Krabs, atau Plankton?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Nge-fans Kamu dengan Lisa BLACKPINK?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Maarten Paes? Kiper Timnas Indonesia yang Direkrut Ajax Amsterdam
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tes Seberapa Tahu Kamu tentang Layvin Kurzawa? Pemain Baru Persib Bandung Eks PSG
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI