Tiap Hari, Pelajar di Pandeglang Bertaruh Nyawa Demi ke Sekolah

Reza Gunadha Suara.Com
Kamis, 23 Agustus 2018 | 13:54 WIB
Tiap Hari, Pelajar di Pandeglang Bertaruh Nyawa Demi ke Sekolah
Menyeberangi sungai harus dilakoni setiap hari oleh pelajar SDN Sindangkerta dan SMPN 4 Cibitung untuk menuju sekolah. [Banten Hits/Engkos Kosasih]

Suara.com - Pelajar SD Negeri Sindangkerta dan SMPN 4 Cibitung, Desa Sindangkerta, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Pandeglang, Banten, harus bertaruh nyawa agar bisa sampai di sekolah setiap hari.

Sebab, setiap pergi dan pulang ke sekolah, mereka beramai-ramai menyeberangi sungai dengan kondisi bebatuan yang licin.

Maklum saja, bagi para pelajar yang tinggal di Kampung Taman Sari dan Kampung Kiara Jajar Desa Sindangkerta dan Desa Kiara Jangkung, menyeberangi sungai menjadi pilihan satu-satunya jika mereka ingin sampai ke sekolah.

Meski sudah berhati-hati saat menyeberang, terpeleset bebatuan licin tak jarang mereka alami. Alhasil seragam yang dikenakan kerap basah kuyup.

“Iya, setiap hari ya harus menyeberangi sungai ini kalau mau ke sekolah,” tutur Rodiah salah satu siswa SMPN 4 Cibitung kepada BantenHits—jaringan Suara.com, Kamis (23/8/2018).

Jika musim hujan tiba dan kondisi air sungai meluap, maka pupus harapan mereka untuk bisa bersekolah karena tidak ada lagi jalur maupun sarana yang bisa mengantarkan mereka.

Menyeberangi sungai harus dilakoni setiap hari oleh pelajar SDN Sindangkerta dan SMPN 4 Cibitung untuk menuju sekolah. [Banten Hits/Engkos Kosasih]
Menyeberangi sungai harus dilakoni setiap hari oleh pelajar SDN Sindangkerta dan SMPN 4 Cibitung untuk menuju sekolah. [Banten Hits/Engkos Kosasih]

Aktivis Pergerakan Pemuda Peduli Pandeglang (P4) Arif Wahyudin mengaku prihatin dengan kondisi tersebut.

Menyeberangi sungai, menurut Arif, mengancam keselamatan para pelajar karena bisa saja tiba-tiba air sungai meluap. Ia berharap, Pemkab Pandeglag segera membangun jembatan di lokasi tersebut.

“Mudah-mudahan segera terealisasi jembatananya, karena sudah pernah memakan korban,” kata pria yang akrab disapa Ekek ini.

Baca Juga: Asian Games 2018 Dikeluhkan Pengusaha Hotel

Sementara Nurhadi, guru SMPN 4 Cibitung, mempunyai harapan yang sama. “Mereka tidak bisa sekolah kalau air sungai meluap, mohon segera dibangun jembatan,” harapnya.

Berita ini kali pertama diterbitkan Bantenhits.com dengan judul “Tiap Hari, Pelajar di Pandeglang Seberangi Sungai Demi Sekolah

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI