Di Balik Gemerlap Asian Games, PKL Souvenir Diburu Satpol PP

Pebriansyah Ariefana, Agung Sandy Lesmana

Minggu, 02 September 2018 | 14:57 WIB
Di Balik Gemerlap Asian Games, PKL Souvenir Diburu Satpol PP
PKL di kawasan Gelora Bung Karno. (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Beragam souvenir mulai dari kaos, boneka, bantal, balon, syal, topi, dan ikat kepala bertemakan Asian Games 2018 ramai dijajakan para pedagang PKL di luar kaawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (2/9/2019) siang. Barang-barang tersebut memang sedang diburu masyakarat yang hadir di GBK untuk menyaksikan acara penutupan atau closing ceremony Asian Games, Minggu malam ini.

Namun para pedagang kaki lima (PKL) ini harus kucing-kucingan dengan Satpol PP agar bisa tetap bisa mencari peruntungan di momen perhelatan akbar pesta olahraga terbesar kedua di dunia. Lely (40), salah satu pedagang pun sempat terkena razia saat berdagang pada pekan lalu.

"Sudah pernah diangkut, pas pertama jualan. Hari Jumat kemarin," kata Lely saat ditemui Suara.com di luar pintu 5 kawasan GBK, Minggu, siang.

Perempuan berkerundung itu pun mengaku ikhlas saat barang daganganya diangkut petugas. Meski demikian, Lely menyampaikan dagangannya baru bisa diambil jika acara pertandingan Asian Games sudah selesai.

"Iya pas acara kelar, kita baru dibolehin ambil dagangan," ucap pedagang yang sudah 15 tahun berdagang di kawasan GBK.

Sukri (56), pegadang baju Asian Games ini pun sudah tiga kali ditangkap Satpol PP. Namun, tindakan tersebut tak menyurutkan nyali untuk bisa mengais rejeki di GBK. Sejaj pembukaan Asian Games pada 18 Agustus lalu, pria asal Jawa Timur ini pun sudah mulaui berdagang di kawasan Senayan

"Sejak hari pertama saya udah jualan. Ini saya udah ditangkap tiga kali. Anak saya aja sampe di ber Brimob kaya maling," cetusnya.

Lely pun sempat panik ketika mendengar suara sirene mobil petugas. Bahkan, warga Palmerah itu pun langsung mengemasi dagangannya agar tak kembali diambil petugas.

"Nggak ada. Aman kok, udah enggak usah panik," teriak Sukri kepada pedagang lain.

baca juga

Menurut pantauan Suara.com, memang ada satu mobil milik petugas Satpol PP yang terparkir di pinggir jalan persis di deretan para PKL berjualan. Namun tak ada satu pun petugas Satpol PP berada di mobil bak terbuka tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Ingin Asian Games 2018 Diulang: Saya Ingin Naik Motor Lagi

Jokowi Ingin Asian Games 2018 Diulang: Saya Ingin Naik Motor Lagi

News | Minggu, 02 September 2018 | 14:47 WIB

Polisi Perluas Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Jika GBK Makin Padat

Polisi Perluas Rekayasa Lalu Lintas Jakarta Jika GBK Makin Padat

News | Minggu, 02 September 2018 | 14:28 WIB

Penutupan Asian Games, 1.800 Polisi Atur Lalu Lintas Jakarta

Penutupan Asian Games, 1.800 Polisi Atur Lalu Lintas Jakarta

News | Minggu, 02 September 2018 | 14:22 WIB

Penutupan Asian Games, GBK Sudah Mulai Dikerumuni Pengunjung

Penutupan Asian Games, GBK Sudah Mulai Dikerumuni Pengunjung

News | Minggu, 02 September 2018 | 13:41 WIB

Wow... Lagu Meraih Bintang Akan Dinyanyikan Dalam Versi India

Wow... Lagu Meraih Bintang Akan Dinyanyikan Dalam Versi India

News | Minggu, 02 September 2018 | 13:24 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×