Pabrik Aluminium Terbakar, 1 Orang Tewas dan 3 Kritis

Ferry Noviandi

Jum'at, 07 September 2018 | 01:00 WIB
Pabrik Aluminium Terbakar, 1 Orang Tewas dan 3 Kritis
Pabrik aluminium di Tangerang terbakar dan menyebabkan satu orang tewas dan tiga luka, Kamis (6/9/2018). (Anggy Muda/Suara.com)

Suara.com - Pabrik pengolahan aluminium PT Aluminium Indonesia yang berada di Kawasan Pergudangan, Kadu, Curug, Tangerang ludes terbakar, Kamis (6/9/2018). Sebelum terbakar, terdengar suara ledakan yang diduga akibat percikan api pada proses pengelasan.

Akibat kebakaran hebat yang terjadi pukul 17.00 WIB tersebut, satu karyawan tewas dan tiga orang mengalami luka bakar yang cukup serius.

Petugas damkar memadamkan api di pabrik aluminium yang menyebabkan satu orang tewas dan tiga luka serius di Tangerang, Kamis (6/9/2018). (Anggy Muda/Suara.com)
Petugas damkar memadamkan api di pabrik aluminium yang menyebabkan satu orang tewas dan tiga luka serius di Tangerang, Kamis (6/9/2018). (Anggy Muda/Suara.com)

Untuk data korban yang meninggal dunia yakni, Triyono (41) sementara tiga lainnya yakni, Salinitas (60), Ari (25) dan Amin (30) yang kini dilarikan ke Rumah Sakit Arya Medika, Jatiuwung, Tangerang.

Wakil Kepala Polsek Curug Iptu Warno menjelaskan, kejadian tersebut berawal akibat percikan api yang mengenai gulungan aluminium, saat Triyono melakukan pengelasan pada tiang.

"Langsung ledakan terjadi dan tentunya mengenai Triyono secara langsung. Kemudian menyambar tiga karyawan lainnya yang berada didekat sana," kata Warno.

Triyono yang tewas seketika dengan luka bakar hampir seluruh tubuh langsung dilarikan ke RSUD Tangerang. Sementara, tiga korban lainnya segera dibawa ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan cepat.

"Korban meninggal sudah dievakuasi ke RSUD Tangerang dan korban luka kerumah sakit terdekat. Saat ini petugas pemadam kebakaran masih menyisir titik api," kata Warno.

Secara terpisah, Petugas Pemadam Kebakaran Tangerang, Dardak Khadafi mengatakan, pihaknya kesulitan memadamkan api mengingat material alumunium merupakan bahan mudah terbakar dan dapat meledak bila disemprot dengan air.

Petugas damkar mengangkat mayat korban kebakaran di pabrik aluminium di Tangerang, Kamis (6/9/2018). (Anggy Muda/Suara.com)
Petugas damkar mengangkat mayat korban kebakaran di pabrik aluminium di Tangerang, Kamis (6/9/2018). (Anggy Muda/Suara.com)

"Proses pemadaman memakan waktu cukup lama karena material yang terkena api merupakan alumunium. Dan saat ini masih proses pemadaman serta pendinginan dengan lima unit mobil damkar," jelasnya.

baca juga

Sehingga, lanjut Dardak, pihaknya menyemprotkan cairan teepol yang mengandung phenol untuk meredam api agar tidak menjalar.

"Kami pakai bom liquid (teepol)  untuk mencegah penyebaran api, saat ini kami  masih sisir titik api," tutur Dardak. 

Kontributor : Anggy Muda

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Kebakaran TPA Putri Cempo, Baru 1,5 Hektare Berhasil Dipadamkan

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 17:20 WIB

Kilang Minyak Arab Saudi Terbakar Akibat Hantaman Rudal Houthi Yaman

Kilang Minyak Arab Saudi Terbakar Akibat Hantaman Rudal Houthi Yaman

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:52 WIB

Jaga Hutan dari Kearifan Lokal, Mengapa Masyarakat Adat Perlu Dilibatkan dalam Pencegahan Karhutla?

Jaga Hutan dari Kearifan Lokal, Mengapa Masyarakat Adat Perlu Dilibatkan dalam Pencegahan Karhutla?

News | Selasa, 08 September 2026 | 15:49 WIB

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

Kapal Induk Bekas Italia Akan Dipakai untuk Padamkan Api Kebakaran Hutan di Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 13:52 WIB

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

Asap Kebakatan Hutan Kalimantan Memburuk, Anwar Ibrahim Desak Evaluasi Mekanisme ASEAN

News | Selasa, 08 September 2026 | 12:58 WIB

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

Media Singapura Sorot Prabowo Minta Susun Rencana Mitigasi saat Bencana Lagi Gempur Indonesia

News | Selasa, 08 September 2026 | 11:59 WIB

Bukan Dari Sampah! Kebakaran TPA Galuga Berawal dari Ladang, Tak Ada Korban Jiwa

Bukan Dari Sampah! Kebakaran TPA Galuga Berawal dari Ladang, Tak Ada Korban Jiwa

News | Selasa, 08 September 2026 | 07:23 WIB

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

Malaysia Desak Nama Perusahaan Pelaku Karhutla Dibuka, DPR Buka Suara

News | Senin, 07 September 2026 | 20:52 WIB

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Krisis Asap Karhutla Meluas ke Negara Tetangga, Media Asing Pertanyakan Komitmen Indonesia

Video | Senin, 07 September 2026 | 19:00 WIB

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

Karhutla Berulang Bukan Sekadar Bencana Alam, Ada Celah Regulasi Perizinan

News | Senin, 07 September 2026 | 18:43 WIB

Terkini

KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara

KRL Bogor Dipangkas Lagi, 17 Perjalanan Dibatalkan Sementara

Foto | Selasa, 08 September 2026 | 19:42 WIB

Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Kabar Terakhir 5 Jurnalis Sebelum Hilang Kontak di Gunung Anak Krakatau

Banten | Selasa, 08 September 2026 | 19:42 WIB

32 Atlet Tim Indonesia Dapat Suntikan Semangat Baru Jelang Asian Games 2026 di Jepang

32 Atlet Tim Indonesia Dapat Suntikan Semangat Baru Jelang Asian Games 2026 di Jepang

Sport | Selasa, 08 September 2026 | 19:42 WIB

Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, DPRD Solo Kembalikan Anggaran BTT Jadi Rp7,5 Miliar

Kebakaran TPA Putri Cempo Belum Padam, DPRD Solo Kembalikan Anggaran BTT Jadi Rp7,5 Miliar

Surakarta | Selasa, 08 September 2026 | 19:41 WIB

Bedak Tabur Emina Cocok untuk Kulit Apa? Cek Formula dan Klaimnya

Bedak Tabur Emina Cocok untuk Kulit Apa? Cek Formula dan Klaimnya

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:40 WIB

Bukan Cuma Tiket Hangus, Penutupan Bandara Bikin Penumpang Keluar Biaya Tambahan

Bukan Cuma Tiket Hangus, Penutupan Bandara Bikin Penumpang Keluar Biaya Tambahan

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:39 WIB

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

BSI Siap Jalankan Amanah Presiden Prabowo Sebagai Bank Penyedia Rekening Masyarakat

Bisnis | Selasa, 08 September 2026 | 19:37 WIB

Anggaran BNPB Terus Menyusut, Pakar Sebut Indonesia Bisa Terjebak dalam Siklus Respons Bencana

Anggaran BNPB Terus Menyusut, Pakar Sebut Indonesia Bisa Terjebak dalam Siklus Respons Bencana

Jogja | Selasa, 08 September 2026 | 19:36 WIB

Jelang Persija vs Persib, Shin Tae-yong Bawa Kabar yang Bikin Jakmania Was-was

Jelang Persija vs Persib, Shin Tae-yong Bawa Kabar yang Bikin Jakmania Was-was

Bola | Selasa, 08 September 2026 | 19:35 WIB

Hari Baik Membuka Usaha dan Memulai Bisnis Menurut Primbon Jawa

Hari Baik Membuka Usaha dan Memulai Bisnis Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Selasa, 08 September 2026 | 19:35 WIB

×