Nasdem Tolak Anggaran Sosialisasi Pemilu Rp 11 Miliar di Jakarta

Bangun Santoso, Chyntia Sami Bhayangkara

Jum'at, 07 September 2018 | 14:33 WIB
Nasdem Tolak Anggaran Sosialisasi Pemilu Rp 11 Miliar di Jakarta
Rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018). (Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara)

Suara.com - Ketua Fraksi Nasdem DPRD DKI Jakarta Bestari Barus menentang usulan anggaran sosialisasi pemilihan presiden (pilpres) sebesar Rp 11 miliar oleh Pemprov DKI Jakarta. Menurut Bestari, kegiatan itu adalah kegiatan ecek-ecek.

Usulan anggaran itu naik drastis dari Rp 3,8 miliar pada anggaran tahun sebelumnya, melonjak jadi Rp 11 miliar. Anggaran itu rencananya digunakan untuk sosialisasi pilpres kepada 18 ribu warga dari total sekitar 10 juta penduduk DKI Jakarta.

Tingginya anggaran sosialisasi itu jadi pertanyaan bagi Bestari. Ia mempertanyakan apa parameter dasar yang digunakan sebagai tolok ukur keberhasilan sosialisasi tersebut. Sebab, dalam usulan anggaran, hanya ada 18 ribu penduduk saja yang dilibatkan dalam sosialisasi.

"Kegiatan ecek-ecek, total seluruhnya 18 ribu orang. Penduduk Jakarta berapa? Sekarang ukuran apa yang dipakai sehingga dikatakan 18 ribu orang tersosialisasi tentang pilpres?," Kata Bestari dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

Menurut Bestari, alasan yang diungkapkan Pemprov DKI dalam hal ini Kesbangpol tidak masuk akal. Pasalnya, tidak melibatkan seluruh masyarakat.

Bestari pun meminta, indikator yang digunakan adalah memberikan pemaparan sosialisasi kepada ketua RT di seluruh Jakarta yang jumlahnya sekitar 33 ribu. Sehingga, para ketua RT nantinya bisa menyampaikan proses sosialisasi kepada masyarakat luas agar sosialisasi lebih efektif dan menyeluruh.

Namun demikian, sejumlah ketua komisi di DPRD DKI Jakarta menyetujui pengajuan anggaran sosialisasi pemilu tersebut. Sehingga Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi selaku pimpinan rapat langsung mengetok palu tanda persetujuan dari DPRD.

Sikap Pras (sapaan akrab Prasetio Edi Marsudi) pun membuat Bestari kesal. Ia merasa ketua pimpinan sidang tidak menyerap aspirasi para anggota DPRD dengan adil.

"Ini sudah selesai pembahasannya? Langsung ketuk-ketuk saja pimpinan enggak usah tanya pendapat," ucap Bestari dengan nada kesal.

baca juga

Kegiatan sosialisasi Pilpres ditujukan untuk 18 ribu orang yang dibagi dalam 180 angkatan. Setiap angkatan terdiri dari 100 orang. Kegiatan akan dilaksanakan di satu tempat secara berkala.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Komnas HAM Ingatkan Kementrian dan Lembaga Patuhi Hak Asasi

Komnas HAM Ingatkan Kementrian dan Lembaga Patuhi Hak Asasi

News | Jum'at, 07 September 2018 | 13:45 WIB

Cerita Heboh Ahok: Dari Perceraian hingga Rencana Nikahi Polwan

Cerita Heboh Ahok: Dari Perceraian hingga Rencana Nikahi Polwan

News | Jum'at, 07 September 2018 | 08:19 WIB

Gara-gara Minta Putus, Marsella Pingsan Dianiaya Mantan Pacar

Gara-gara Minta Putus, Marsella Pingsan Dianiaya Mantan Pacar

News | Kamis, 06 September 2018 | 15:08 WIB

10 Tahun Berdiri, LPSK Akhirnya Miliki Kantor Baru

10 Tahun Berdiri, LPSK Akhirnya Miliki Kantor Baru

News | Kamis, 06 September 2018 | 13:47 WIB

Wisata Alam Bebas Sampah di Jakarta, Yuk ke Pulau Untung Jawa

Wisata Alam Bebas Sampah di Jakarta, Yuk ke Pulau Untung Jawa

Lifestyle | Kamis, 06 September 2018 | 12:10 WIB

Terkini

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Kenali Identitas Bangsa Lewat Manuskrip: Perpusnas Gelar Pameran Merawat Ingatan Sepanjang September

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 19:54 WIB

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

Kesaksian Pengasuh Daycare Little Aresha Bongkar Penipuan Fasilitas Anak

News | Senin, 14 September 2026 | 19:51 WIB

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

Sederet Pekerjaan Rumah Menkeu Suahasil: Fiskal Daerah Terjepit, MBG-KDMP Disorot

News | Senin, 14 September 2026 | 19:49 WIB

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Lebih dari Beasiswa, PNM Bekali Anak Nasabah Mekaar Jadi Future Changemaker

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:48 WIB

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Kesegaran Komedi Pengusutan Misteri dalam Film 'The Sheep Detective'

Your Say | Senin, 14 September 2026 | 19:47 WIB

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

Asa Belum Padam, Operasi Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda Diperpanjang Tiga Hari

News | Senin, 14 September 2026 | 19:44 WIB

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

×