Alasan Jakarta Minta Rp 11 Miliar untuk Sosialisasi Pilpres 2019

Pebriansyah Ariefana | Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Jum'at, 07 September 2018 | 18:06 WIB
Alasan Jakarta Minta Rp 11 Miliar untuk Sosialisasi Pilpres 2019
Anies Baswedan saat dijumpai Rabu (05/09/2018) sehubungan fasilitas ramah disabilitas [Suara.com/Cynthia Sami Bhayangkara].

Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengusulkan kenaikan anggaran menjadi Rp 11 miliar untuk sosialisasi Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. Permohonan kenaikan anggaran itu dilakukan lantaran indeks demokrasi di Jakarta mengalami penurunan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DKI Jakarta Taufan Bakri mengatakan, menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) indeks demokrasi Jakarta mengalami penurunan pada 2016. Sehingga, anggaran untuk sosialisasi perlu ditambah agar indeks demokrasi tak terus turun.

"Ya karena indeks demokrasi di Jakarta turun pada 2016. Menurut data BPS 2014, indeks demokrasi Jakarta Jakarta tertinggi pertama di Indonesia, tapi 2016 turun," kata Taufan dalam rapat pembahasan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran (KUPA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2018 di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Jumat (7/9/2018).

Namun, Taufan tak merinci secara detail berapa penurunan indeks demokrasi itu. Lebih lanjut, Taufan menjelaskan sosialisasi itu akan dilakukan terhadap 18 ribu orang yang terbagi dalam 180 angkatan.

Total anggaran sebesar Rp 11 miliar itu akan digunakan untuk penyewaan hotel, pembayaran narasumber dan transportasi. Setiap angkatan akan memakan anggaran sekitar Rp60 juta.

Tujuan dari sosialisasi adalah agar masyarakat mendapatkan pemahaman yang utuh mengenai Pilpres 2019 sebagaimana tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Proses sosialisasi akan dilakukan hingga akhir Desember 2018.

"Mengapa 18 ribu orang targetnya karena dengan ukuran agar bisa terjangkau. Kita bekerja 3 bulanan maka kami berfikir cukup. Masyarakat butuh pemahaman yang utuh," ungkap Taufan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Maju di Pilpres 2019, Jokowi Minta Doa Restu ke Istri Gus Dur

Maju di Pilpres 2019, Jokowi Minta Doa Restu ke Istri Gus Dur

News | Jum'at, 07 September 2018 | 17:39 WIB

Nasdem Tolak Anggaran Sosialisasi Pemilu Rp 11 Miliar di Jakarta

Nasdem Tolak Anggaran Sosialisasi Pemilu Rp 11 Miliar di Jakarta

News | Jum'at, 07 September 2018 | 14:33 WIB

Komnas HAM Ingatkan Kementrian dan Lembaga Patuhi Hak Asasi

Komnas HAM Ingatkan Kementrian dan Lembaga Patuhi Hak Asasi

News | Jum'at, 07 September 2018 | 13:45 WIB

Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah, Fadli Zon: Nggak Skalian e-KTP?

Jokowi Bagikan Sertifikat Tanah, Fadli Zon: Nggak Skalian e-KTP?

News | Jum'at, 07 September 2018 | 10:50 WIB

Cerita Heboh Ahok: Dari Perceraian hingga Rencana Nikahi Polwan

Cerita Heboh Ahok: Dari Perceraian hingga Rencana Nikahi Polwan

News | Jum'at, 07 September 2018 | 08:19 WIB

Terkini

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB