Membelot ke Jokowi, 4 DPD Partai Demokrat Tak Diberi Sanksi

Reza Gunadha | Suara.com

Minggu, 09 September 2018 | 14:21 WIB
Membelot ke Jokowi, 4 DPD Partai Demokrat Tak Diberi Sanksi
Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, Minggu (9/9/2018). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Partai Demokrat akan memberikan dispensasi khusus untuk DPD partai yang tidak mendukung pasangan Prabowo Subianto – Sandiaga Uno pada Pilpres 2019.

Sementara ini, ada 4 dewan pemimpin daerah Demokrat yang membelot dari keputusan resmi DPP dan justru mendukung JokowiMaruf Amin. Sebenarnya, terdapat 7 DPD yang tak mau mendukung Prabowo – Sandiaga Uno.

“Ada 4 dari 7 DPD Demokrat itu yang mendapat dispensasi,” kata Ketua DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di kediaman SBY, Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Minggu (9/9/2018).

Ferdinand menjelaskan, salah satu DPD Partai Demokrat yang mendapat dispensasi khusus dari DPP adalah DPD Partai Demokrat di Papua.

Sebabnya, Gubernur Papua Lukas Enembe yang juga kader Demokrat, sebelumnya secara tegas mendukung Jokowi – Maruf Amin dan tidak takut kalau disanksi SBY.

Ia menjelaskan, 92 persen kader Demokrat di Papua menyatakan diri mendukung Jokowi – Maruf Amin. Hanya 8 persen kader di Papua yang mendukung Prabowo – Sandiaga Uno.

"Jadi, kami memaklumi pernyataan Pak Lukas Enembe. Ya memang (disayangkan) penyampaiannya bersemangat. Kami berkoordinasi (dan meminta pada Lukas) untuk memilih kalimat yang bukan seolah-olah bertentangan dengan DPP," tukasnya.

Selain Papua, DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara juga akan mendapatkan dispensasi khusus. Sama seperti di Papua, mayoritas kader Demokrat Sulut mendukung Jokowi – Maruf Amin.

"Ya Sulut juga. Tapi nanti, kami akan mengajak seluruh DPD berbicara lebih dulu. Apakah mempertahankan garis politik DPP (mendukung Prabowo – Sandiaga) menyulitkan mereka di bawah. Misalnya, menyulitkan caleg-caleg di daerah,” jelasnya.

Sementara dua DPD Demokrat lain yang bakal mendapat dispensasi karena mendukung Jokowi – Maruf Amin, Ferdinan masih enggan memublikasikannya.

Ia menjelaskan, dispensasi khusus akan diberikan partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono agar kader partai di daerah tidak kehilangan suaranya saat Pemilu 2019.

"Karena kami sebagai partai tidak ingin (suara) partai kami ini jeblok di sana. Kami lihat opini dan animo masyarakat di daerah untuk mendukung Pak Jokowi tinggi. Kami juga harus berpikir untuk menyelamatkan partai," tandasnya. [Dwi Bowo Rahardjo]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

SBY Ultah ke-69 Hari Ini, Petinggi Demokrat Kumpul di Kuningan

SBY Ultah ke-69 Hari Ini, Petinggi Demokrat Kumpul di Kuningan

News | Minggu, 09 September 2018 | 14:05 WIB

Roy Suryo Kabur saat Lihat Wartawan di Rumah SBY

Roy Suryo Kabur saat Lihat Wartawan di Rumah SBY

News | Minggu, 09 September 2018 | 14:00 WIB

Jejaring Bisnis Erick Thohir, Ujung Tombak Tim Jokowi - Ma'ruf

Jejaring Bisnis Erick Thohir, Ujung Tombak Tim Jokowi - Ma'ruf

News | Minggu, 09 September 2018 | 13:47 WIB

Bahas Ekonomi Global, Jokowi Bertolak ke Korea Selatan

Bahas Ekonomi Global, Jokowi Bertolak ke Korea Selatan

News | Minggu, 09 September 2018 | 13:39 WIB

Terkini

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

Wamendagri Bima: Tantangan Perubahan Iklim Bukan Lagi Regulasi, Tetapi Eksekusi di Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:40 WIB

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

BGN Bantah Siswa SD di Pemalang Dikeluarkan Gara-gara Kritik MBG: Itu Tidak Benar

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:24 WIB

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

LHKPN Prabowo dan 38 Pejabat Lainnya Dipertanyakan ICW, KPK: Tunggu Verifikasi

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:11 WIB

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

Dikritik Bakal Ancam Demokrasi, DPN Disebut Perlu Reformasi Struktural

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:06 WIB

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

JPU KPK Tegaskan Tak Boleh Ada Intervensi di Sidang Kasus Suap Bea Cukai

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

Kasus Kekerasan Seksual Ponpes Pati, DPR Desak LPSK Fasilitasi Rehabilitasi 50 Korban

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:01 WIB

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

Laga Persija vs Persib Dipindah ke Samarinda, Pramono Anung: Kecewa, Tapi Alasannya Masuk Akal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:56 WIB

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

Modus 'Crispy Fruit', WNA China Pengedar Happy Water Diciduk di Apartemen Pademangan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 18:52 WIB