Membelot, Lukas Enembe Ditawari Posisi Penting di Timses Jokowi

Bangun Santoso | Suara.com

Senin, 10 September 2018 | 14:14 WIB
Membelot, Lukas Enembe Ditawari Posisi Penting di Timses Jokowi
Ketua DPD Partai Demokrat Papua, Lukas Enembe terang-terangan mendukung Jokowi, padahal Partai Demokrat memutuskan untuk mendukung Prabowo Subianto. (Suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Sejumlah kader Partai Demokrat terang-terangan mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi) dan Ma'ruf Amin di Pilpres 2019. Oleh kubu Jokowi, dukungan tersebut dianggap sudah tepat.

Wakil Sekretaris Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Raja Juli Antoni mengatakan, langkah partai yang diketuai Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sudah tepat. Partai Demokrat diketahui tidak memberikan sanksi pada kader yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Karena politik ini kan soal berbagi kerja dan juga berbagi tanggung jawab. Dan sekarang kan semua didominasi oleh Gerindra," ujar Raja Juli saat dihubungi Suara.com, Senin (10/9/2018).

Menurut dia, kader Partai Gerindra mendominasi tim kampanye pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Prabowo merupakan Ketua Umum Partai Gerindra, sedangkan Sandiaga mantan Wakil Ketua Dewan Pembinaan Partai Gerindra.

"(Calon) presiden dan wakil presiden, ketua pemenangan, sekretaris, sama bendahara pemenangan katanya juga dari Gerindra. Terus apa peran Demokrat di sana?," Kata Raja Juli sembari bertanya.

Politikus PSI yang akrab disapa Toni ini kemudian menyampaikan ucapan terima kasih kepada SBY. Hal itu atas langkah petinggi Partai Demokrat yang tidak memberikan sanksi kepada para kader yang mendukung Jokowi-Ma'ruf.

"Kedua kami mengucapkan terima kasih pada Pak SBY yang membuka opsi itu. Tentu pemenangan pilpres ini melibatkan sebanyak mungkin," kata Toni.

Lebih jauh Sekjen PSI itu mengatakan, dukungan dari kader Partai Demokrat sangat membantu mendulang suara Jokowi-Ma'ruf.

Kader partai berlambang mercy yang mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf, kata Toni, juga akan dimasukkan ke dalam tim kampanye. Salah satunya pengurus Partai Demokrat Jawa Barat Deddy Mizwar.

"Ya selama memenuhi syarat (kader Demokrat akan masuk TKN), kan pak Deddy Mizwar sudah masuk sebagai juru bicara," kata dia.

Selain Deddy Mizwar, Gubernur Papua Lukas Enembe juga mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf. Ketua DPD Partai Demokrat Papua itu tidak mengikuti keputusan partai yang sudah mendukung pasangan Prabowo-Sandiaga.

Menurut Toni, sama seperti Deddy Mizwar, untuk Lukas Enembe, TKN pasangan Jokowi-Ma'ruf, juga akan menawarkan posisi di tim kampanye.

"Mungkin dia (Lukas Enembe) akan jadi dewan pembina atau penasihat, saya kira gitu. Pasti akan dicari tempat yang paling tepat dan pas lah," imbuh dia. (Dwi Bowo Raharjo)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Andi Arief Tuduh PKS dan PAN Punya Riwayat Politik Dua Kaki

Andi Arief Tuduh PKS dan PAN Punya Riwayat Politik Dua Kaki

News | Senin, 10 September 2018 | 14:13 WIB

Unik, Korea Selatan Sambut Jokowi Ala Raja Korea Kuno

Unik, Korea Selatan Sambut Jokowi Ala Raja Korea Kuno

News | Senin, 10 September 2018 | 13:21 WIB

Didukung Bos Media di Pilpres 2019, Jokowi Kuasai Opini Publik

Didukung Bos Media di Pilpres 2019, Jokowi Kuasai Opini Publik

News | Senin, 10 September 2018 | 12:12 WIB

Siapkan Strategi Khusus, Partai Demokrat Bantah Bermain Dua Kaki

Siapkan Strategi Khusus, Partai Demokrat Bantah Bermain Dua Kaki

News | Senin, 10 September 2018 | 11:48 WIB

Izinkan Kader Dukung Jokowi, Demokrat: Papua Ini Khusus

Izinkan Kader Dukung Jokowi, Demokrat: Papua Ini Khusus

News | Senin, 10 September 2018 | 11:27 WIB

Terkini

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

Wings Group Jadi Benteng Utama Kebersihan Keluarga di Tengah Ancaman Virus Campak

News | Senin, 06 April 2026 | 23:45 WIB

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

Bukan Makar, Saiful Mujani Jelaskan Maksud Pernyataan 'Turunkan Prabowo'

News | Senin, 06 April 2026 | 22:56 WIB

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

Gandeng Swasta, Pemerintah Kebut Bangun 1.000 Rumah Murah

News | Senin, 06 April 2026 | 22:47 WIB

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

Denyut Nadi di Sudut Tebet: Kisah Bu Entin dan Warung Madura yang Menolak Tidur

News | Senin, 06 April 2026 | 22:17 WIB

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

Lagi, KPK Didesak Segera Selidiki Dugaan Korupsi Impor 105.000 Mobil India

News | Senin, 06 April 2026 | 21:58 WIB

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

Roy Suryo Dukung JK Polisikan Rismon Sianipar 11 Ribu Triliun Persen, Meski Yakin Itu Rekayasa AI!

News | Senin, 06 April 2026 | 21:02 WIB

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

Gus Lilur: Muktamar NU Harus Haramkan Politik Uang

News | Senin, 06 April 2026 | 20:53 WIB

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

Tenda Perlawanan Berdiri di Komnas HAM: Mahasiswa Ngecamp Demi Keadilan Andrie Yunus!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:48 WIB

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

Iran Sampaikan Tuntutan Gencatan Senjata ke AS Lewat Perantara

News | Senin, 06 April 2026 | 20:25 WIB

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

Kemensos Pangkas Total Perjalanan Dinas Luar Negeri, Gus Ipul: Nol Persen!

News | Senin, 06 April 2026 | 20:22 WIB