Sandiaga: Agar Rakyat Tak Terbelah, Harus Pakai Efek Teletubbies

Reza Gunadha, Ummi Hadyah Saleh

Selasa, 11 September 2018 | 16:53 WIB
Sandiaga: Agar Rakyat Tak Terbelah, Harus Pakai Efek Teletubbies
Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno menghadiri diskusi publik bertajuk #2019DemokrasiSejuk di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (11/9/2018). [Suara.com/Ummi Hadyah Saleh]

Suara.com - Bakal calon wakil presiden Sandiaga Uno berharap masyarakat tidak terpecah belah meski berbeda pilihan politik saat masa Pilpres 2019.

Sandiaga juga mengajak masyarakat untuk menggunakan momen berpelukan Prabowo Subianto dan Jokowi—dua bakal calon presiden yang bakal menjadi rival—sebagai pengingat agar sama-sama tak memancing keributan. Ia menyebut hal tersebut sebagai Teletubbies efek.

"Saya berharap Indonesia stabil, tidak terpecah belah dan harus berpelukan, yakni Teletubbies effect. Kami ingin tidak terpecah belah, walaupun pilihan politik berbeda," ujar Sandiaga Uno saat menghadiri diskusi publik bertajuk #2019DemokrasiSejuk di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (11/9/2018).

Tak hanya itu, Sandiaga menyebut modal utama yang dibutuhkan dalam berdemokrasi yakni akhlak baik serta sikap saling tolong menolong.

"Its about people (ini semua tentang rakyat). Jadi kita bicara manusia kuncinya adalah akhlak. Terus bersikap cool (kalem) dan saling bergotong royong," kata dia.

Lebih lanjut Sandiaga berharap, kebebasan berekspresi publik terutama di media sosial maupun media massa juga harus digunakan secar baik semasa Pilpres 2019.

"Kebebasan sosial media dan media massa jangan sampai mencederai dan Insyallah berjalan sportif," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizal Ramli Sindir Jokowi Mudah Ditekan, Nasdem: Fitnah

Rizal Ramli Sindir Jokowi Mudah Ditekan, Nasdem: Fitnah

News | Selasa, 11 September 2018 | 15:33 WIB

Sandiaga Uno Hadiri Diskusi #2019DemokrasiSejuk, Emak-emak Heboh

Sandiaga Uno Hadiri Diskusi #2019DemokrasiSejuk, Emak-emak Heboh

News | Selasa, 11 September 2018 | 15:13 WIB

Kader Demokrat Membelot ke Jokowi, Kali Ini Gubernur Banten

Kader Demokrat Membelot ke Jokowi, Kali Ini Gubernur Banten

News | Selasa, 11 September 2018 | 14:10 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×