Cegah Bentrok, Polisi Kawal Ketat Kubu Jokowi dan Prabowo ke KPU

Pebriansyah Ariefana | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 21 September 2018 | 17:02 WIB
Cegah Bentrok, Polisi Kawal Ketat Kubu Jokowi dan Prabowo ke KPU
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya, Minggu (5/8/2018). (Suara.com/Agung Shandy Lesmana)

Suara.com - Aparat kepolisian telah berkomunikasi dengan perwakilan dua massa pendukung pasangan Joko Widodo - Maruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno agar mentaati peraturan saat hendak mengantarkan para kandidatnya mengambil nomor urut di Komisi Pemilihan Umum, Jumat (21/9/2018) hari ini.

Terkait pengambilan nomor urut calon presiden dan calon wakil presiden, polisi akan melakukan pengawalan dari titik kumpul keberangkatan dua kubu massa hingga ke KPU. Massa pendukung Jokowi - Maruf Amin akan berangkat ke KPU dari Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat. Sedangkan, massa simpatisan Prabowo-Sandiaga akan berangkat dari rumah pribadi Prabowo di Kertanegara, Jakarta Selatan menuju ke KPU.

"Antara pendukung dari pada calon yang satu dengan yang lain kita sudah komunikasi, antisipasi di sana sehingga nanti bisa tertib di dalam pelaksanaan itu. Semua sudah diatur oleh KPU seperti apa di sana," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Polda Metro Jaya.

"Ya kita melakukan pengawalan semuanya," katanya.

Argo pun menyampaikan rekayasa lalu lintas akan diterapkan ketika kedua massa pendukung sudah berada di KPU. Dia pun meminta pengguna kendaraan tak melintas ke kawasan KPU di Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat bila massa pendukung Jokowi dan Prabowo telah mulai berdatangan.

"Ada, nanti situasional dan itu juga kemungkinan nanti di depan KPU akan kita alihkan jalannya, jadi masyarakat yang akan menuju ke KPU silahkan melewati jalur lain," katanya

Dalam agenda pengambilan nomor urut di KPU, sebanyak 3.886 personel gabungan dari unsur TNI, Polri dan Pemprov DKI dikerahkan. Argo juga menyampaikan, baik di luar dan di dalam KPU juga akan dibagi beberapa ring pengamanan.

"Jadi dari total personel itu akan kita plot ya, kita setting mulai di ruangan KPU, kemudiam di sekitar KPU dan jalan menuju KPU, semua kita lakukan pengamanan semua," terangnya.

Argo juga berharap, para simpatisan dua kubu bisa menaati peraturan sehingga pelaksanaan pengambilan nomor urut capres-cawapres bisa berjalan lancar dan aman.

"Kita dari pihak kepolisian mengharapkan pelaksanaan nanti malam akan berjalan aman dan lancar agar keamanan masyarakat terjaga khsusnya Jakarta," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

KIK Koalisi Ikut - ikutan, Tim Jokowi: Mungkin Ada yang Sama

KIK Koalisi Ikut - ikutan, Tim Jokowi: Mungkin Ada yang Sama

News | Jum'at, 21 September 2018 | 16:52 WIB

Jelang Pilpres, Sandiaga Diguyur Banyak Nasihat di Pesantren

Jelang Pilpres, Sandiaga Diguyur Banyak Nasihat di Pesantren

News | Jum'at, 21 September 2018 | 16:47 WIB

Jadi Pendukung Prabowo, Kwik Kian Gie Ikut FGD Tim Jokowi

Jadi Pendukung Prabowo, Kwik Kian Gie Ikut FGD Tim Jokowi

News | Jum'at, 21 September 2018 | 16:29 WIB

Terkini

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

Sehari Operasi, Anak Buah Pramono Tangkap 6,98 Ton Ikan Sapu-sapu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:37 WIB

Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko

Menaker Dorong Itjen Bertransformasi: dari Pencari Temuan Menjadi Mitra Pencegah Risiko

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:32 WIB

Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi

Berapa Gaji Ketua Ombudsman? Baru Dilantik Seminggu, Kini Jadi Tersangka Korupsi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:30 WIB

Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya

Polda Metro Jaya Hentikan Kasus Ijazah Palsu Jokowi untuk 3 Tersangka, Ini Alasannya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:29 WIB

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

Menaker: Serikat Pekerja Adalah Mitra, Bukan Lawan Perusahaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:27 WIB

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

Rel MRT Jakarta Fase 1 dan 2A Tersambung, Siap Meluncur di 2027

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:20 WIB

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, PDIP: Sulit Mengelak Tudingan Nepotisme

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:17 WIB

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

Waspada! Polri Bongkar 7 Modus Haji Ilegal, Dari Visa Ziarah Hingga Skema Ponzi Rugikan Jemaah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:12 WIB

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

Modus Rokok Modifikasi: Cara Licik Selundupkan Tembakau Sintetis ke Lapas Karawang Terbongkar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 18:05 WIB

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

Pansel Ombudsman Klaim Tak Temukan Indikasi Korupsi Hery Susanto Saat Seleksi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 17:44 WIB