Promosikan Wisata, Kalteng Kini Punya Generasi Pesona Indonesia

Fabiola Febrinastri

Selasa, 25 September 2018 | 15:00 WIB
Promosikan Wisata, Kalteng Kini Punya Generasi Pesona Indonesia
Kalimantan Tengah (Kalteng) kini punya pasukan digital Generasi Pesona Indonesia (GenPI). (Dok: Kemenpar)

Suara.com - Kalimantan Tengah (Kalteng) kini punya pasukan digital Generasi Pesona Indonesia (GenPI). GenPI Kalteng resmi dideklarasikan sebagai GenPI Provinsi ke-25, Minggu (23/9/2018).

Peresmian dilakukan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata Kalteng, Guntur Talajan, di Eco Village, Palangkaraya. Hadir dalam kesempatan itu, Ketua GenPI Nasional, Mansyur Ebo.

Hingga deklarasi, GenPI Kalteng tercatat sudah memiliki 202 anggota. Mereka melakukan registrasi secara perorangan, sebagai tanda keseriusan mereka berkomunitas di GenPI.

Kehadiran GenPI mendapat sambutan hangat dari Pempro Kalteng. Hal ini disampaikan Kadisbudpar Kalteng.

Menurutnya, Pemprov sangat tertarik dengan keberadaan GenPI, karena bisa mendukung sepuluh prioritas pembangunan Provinsi Kalteng, di antaranya pengembangan pariwisata.

"Pariwisata merupakan salah satu misi dengan pemerintah provinsi. GenPI dapat berjalan bersama-sama membangun pariwisata di Kalteng," ujar Guntur.

Kalimantan Tengah (Kalteng) kini punya pasukan digital Generasi Pesona Indonesia (GenPI). (Dok: Kemenpar)
Kalimantan Tengah (Kalteng) kini punya pasukan digital Generasi Pesona Indonesia (GenPI). (Dok: Kemenpar)

Sejak awal terbentuk, anak-anak muda ini terus bergerak. Mereka berbagi cerita dan mengajak orang lain untuk bergabung.

Anggota GenPI datang dari berbagai kalangan, profesi, dan usia. Ada mahasiswa, ada pula yang berwirausaha tidak jauh dari dunia pariwisata.

Sementara itu, Ketua GenPI Nasional menerangkan, komunitas ini adalah jembatan, terutama bagi pemerintah dalam mengeksplorasi budaya di Kalteng, dengan selalu memegang teguh kode etik no hoax, no sara, dan no politik praktis.

Menurut Ebo, dengan menjadi anggota GenPI, anak muda sudah turut berkontribusi kepada negara. Walau hanya melalui jempolnya dengan memainkan medsos lewat gadget, namun sudah membantu mempromosikan wisata.

Hal ini dinilai bisa membantu meningkatkan kunjungan wisatawan. Selain itu, Ebo juga menerangkan mekanisme gabung ke GenPI.

"Gabung Genpi caranya sangat mudah. Tinggal buka website-nya di www.genpi.co dan isi data-data pribadi. Bergabung dengan GenPI, kita bisa menjadi netizen jurnalis dan berkesempatan untuk jalan-jalan ke destinasi wisata di Indonesia," papar Ebo.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya mengatakan, kehadiran GenPI Kalteng sudah dinantikan. Ini akan bisa menjadi trigger dahsyat dalam memperkenalkan kawasan-kawasan wisata di Kalteng.

"Selamat datang GenPi Kalteng. Tunjukkan pada Indonesia dan dunia kalau di Kalteng banyak destinasi indah," kata Arief, yang membawa Kemenpar sebagai kementerian nomor 1 dan terpilih sebagai #TheBestMinistryofTourism2018 se-Asia Pacific di ajang TTG Travel Award.

Menpar berharap, GenPI Kalteng mempunyai formulasi ideal untuk memperkenalkan pariwisata.

“GenPI Kalteng mungkin masih baru, tapi mereka memiliki potensi besar. Mereka punya formulasi ideal untuk mempromosikan potensi pariwisata. Konsep go digital ini sudah ideal. Sekarang kreativitas mereka yang diperlukan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Viral Warga Kalteng Keluhkan Jalan Raya, Respons MC Dianggap Penjilat Bikin Muak

Viral Warga Kalteng Keluhkan Jalan Raya, Respons MC Dianggap Penjilat Bikin Muak

Entertainment | Senin, 25 Mei 2026 | 13:23 WIB

Lomba Tangkap Babi Buta ala Warga Dayak Palangka Raya yang Bikin Ngakak!

Lomba Tangkap Babi Buta ala Warga Dayak Palangka Raya yang Bikin Ngakak!

Video | Senin, 18 Agustus 2025 | 08:05 WIB

Teknologi Filter Air Sungai UMPR Bantu Tekan Stunting di Pulang Pisau

Teknologi Filter Air Sungai UMPR Bantu Tekan Stunting di Pulang Pisau

Your Say | Selasa, 12 Agustus 2025 | 14:42 WIB

Polda Kalteng Didesak Usut Tuntas Penganiayaan Ketum SEMMI

Polda Kalteng Didesak Usut Tuntas Penganiayaan Ketum SEMMI

News | Jum'at, 08 Agustus 2025 | 10:53 WIB

Dari 8 Beras Premium, Cuma 1 yang Layak Sesuai Standar, Ini Kata Disdagperin

Dari 8 Beras Premium, Cuma 1 yang Layak Sesuai Standar, Ini Kata Disdagperin

News | Rabu, 23 Juli 2025 | 13:34 WIB

Viral Surat Penolakan Bangun Gereja di Sumber Makmur

Viral Surat Penolakan Bangun Gereja di Sumber Makmur

News | Senin, 21 Juli 2025 | 18:12 WIB

Pegadaian Area Kalimantan Selatan dan Tengah Catat Pertumbuhan Tertinggi Nasional di Tahun 2025

Pegadaian Area Kalimantan Selatan dan Tengah Catat Pertumbuhan Tertinggi Nasional di Tahun 2025

Bisnis | Senin, 23 Juni 2025 | 14:32 WIB

Saat Aktivis Walhi Geruduk DPR, Desak Pemerintah Atasi Krisis Ekologis di Kalimantan Tengah

Saat Aktivis Walhi Geruduk DPR, Desak Pemerintah Atasi Krisis Ekologis di Kalimantan Tengah

Foto | Jum'at, 23 Mei 2025 | 21:54 WIB

Dijual ke Telegram, Gadis ABG di Kalteng Bikin Video Terlarang Dibantu Pemuda Tanggung

Dijual ke Telegram, Gadis ABG di Kalteng Bikin Video Terlarang Dibantu Pemuda Tanggung

News | Selasa, 29 April 2025 | 08:18 WIB

Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Beras di Kalteng, Akselerasi Cetak Sawah 75 Ribu Hektare

Mentan Targetkan Produksi 1 Juta Ton Beras di Kalteng, Akselerasi Cetak Sawah 75 Ribu Hektare

Bisnis | Kamis, 20 Maret 2025 | 15:04 WIB

Terkini

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

Sumber Teror Api Misterius di Seyegan Mulai Terkuak, Tim UPN Soroti Gas Metana dari Bekas Rawa

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:45 WIB

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

Bukan Mistis! Misteri Barang Terbakar Sendiri di Sleman Terungkap, Pakar UGM Bongkar Biang Keroknya

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 18:19 WIB

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 17:53 WIB

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

Prof Uceng: Negara Bukan Takut Film Pesta Babi, Tapi Takut Narasi Alternatif

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:44 WIB

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

Sebut Film 'Pesta Babi' Aman Secara Hukum, Uceng UGM: Jangan-Jangan Ada Unsur Politik?

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:35 WIB

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

Ribuan Lansia Jalan Sehat Meriahkan Puncak HLUN 2026 di NTT

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:10 WIB

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

Guru Besar UGM Cium Ada Perubahan Sikap yang Tak Biasa Usai Mama Sinta Lapor Polisi soal Pesta Babi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:05 WIB

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

HLUN 2026 Momentum Wujudkan Lansia Tangguh Menuju Indonesia Emas

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 16:04 WIB

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

Pacu Iklim Kompetisi Daerah, Kemendagri Gelar Apresiasi Pemda 2026 Regional Sulawesi

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:45 WIB

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

Bukan Melalui Kekerasan, Militerisasi Masuk ke Ranah Sipil Lewat Jalur Administratif Halus

News | Sabtu, 30 Mei 2026 | 15:34 WIB