Suami Istri Mutilasi 20 Perempuan untuk Pupuk dan Pakan Ternak

Reza Gunadha

Selasa, 09 Oktober 2018 | 16:48 WIB
Suami Istri Mutilasi 20 Perempuan untuk Pupuk dan Pakan Ternak
Ilustrasi tempat pembunuhan mutilasi.

Suara.com - Aparat kepolisian di Meksiko menangkap dua pasangan yang diduga membunuh dan memutilasi 20 perempuan, untuk dijadikan makanan hewan peliharaan.

Pasangan suami istri yang ditangkap itu hanya diidentifikasi sebagai Juan Carlos N dan Patricia N. Mereka ditangkap di rumahnya, Mexico City, Kamis (4/10) pekan lalu saat mendorong kereta bayi.

Carlos maupun Patricia sudah sejak lama berada dalam pengawasan intelijen kepolisian, karena diduga terkait peristiwa menghilangnya tiga perempuan.

Mereka juga sebelumnya dicurgai terlibat dalam hilangnya satu perempuan dewasa bersama anak gadisnya yang masih berusia dua bulan.

”Saat digerebek, kami berharap dalam kereta bayi yang mereka dorong itu terdapat bayi 2 bulan yang hilang. Ternyata di dalamnya terdapat kantong sampah berisi mayat yang sudah dipotong-potong,” jelas aparat kepolisian setempat, seperti diberitakan Independent.co.uk, Senin (8/10/2018).

Pasangan itu mengakui bahwa mereka melahirkan bayinya seharga 15.000 peso (£ 600). Gadis itu kemudian dilacak dan dikembalikan ke neneknya.

Seusai ditangkap, pasangan tersebut mengakui membunuh banyak perempuan, tapi tidak bayi berusia 2 bulan. Mereka menegaskan, bayi berusia 2 bulan anak korban dijual seharga 15.000 Peso.

”Kami sudah menemukan bayi malang itu, dan sudah dikembalikan kepada neneknya.”

Jaksa Agung negara bagian Meksiko Alejandro Gomez mengatakan, pasangan itu digerebek saat hendak membuang bagian tubuh korban di lingkungan kumuh.

”Kami juga menyelidiki di sejumlah tempat, dan ditemukan sisa-sisa tubuh korban mereka. Satu di lingkungan kumuh, dua alamat lain di daerah Ecatepec, pinggiran kota,” jelas Gomez.

Sejumlah bagian tubuh korban bahkan ditemukan polisi dalam ember plastik yang dilapisi semen. Sementara jumlah pasti korban kedua pasangan itu belum jelas.

”Kami menangkap dan menahan mereka karena tuduhan melakukan 10 pembunuhan. Tapi Juan Carlos mengakui dalam pengadilan, sudah membunuh 20 perempuan. Dia mengakui menggunakan tulang belulang korban untuk menyuburkan tanaman. Sementara dagingnya digunakan untuk pakan hewan,” jelasnya.

Sementara menurut polisi, beberapa korban dilaporkan dilecehkan secara seksual sebelum dibunuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mobil Racikan Indonesia Digemari di Amerika Latin

Mobil Racikan Indonesia Digemari di Amerika Latin

Otomotif | Kamis, 27 September 2018 | 18:15 WIB

Diego Maradona Ditunjuk Jadi Pelatih Klub Divisi Dua Meksiko

Diego Maradona Ditunjuk Jadi Pelatih Klub Divisi Dua Meksiko

Bola | Jum'at, 07 September 2018 | 10:32 WIB

Kartel Narkoba Bakar Kasino, 2 Ibu Hamil Ikut Terbakar

Kartel Narkoba Bakar Kasino, 2 Ibu Hamil Ikut Terbakar

News | Sabtu, 25 Agustus 2018 | 11:32 WIB

10 Potret Dewasa Ana 'Amigos' setelah 15 Tahun Berlalu

10 Potret Dewasa Ana 'Amigos' setelah 15 Tahun Berlalu

Entertainment | Selasa, 07 Agustus 2018 | 20:15 WIB

Mutliasi Istri, Kholili Dihukum 15 Tahun Penjara

Mutliasi Istri, Kholili Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Rabu, 25 Juli 2018 | 04:00 WIB

Terkini

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

Gagal 'Pelaminan', Pasutri Pemilik WO Marwah Kini Berakhir di Sel Tahanan

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:39 WIB

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

Prabowo Diminta 'Pensiun' Keliling Dunia, Saatnya Oper Misi Diplomatik ke Menlu Sugiono

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 13:15 WIB

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

Dinasti Politik Tak Lagi Vulgar Ala Orba, Kini Lebih Licin dan 'Main Cantik'

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:57 WIB

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

Pakar Sebut Hakim PN Jakpus Bisa Kabulkan Gugatan LCC Empat Pilar MPR, Jadi Terapi Kejut

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

KPK Didesak Segera Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Terkait Kasus Suap Blueray Cargo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:53 WIB

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

Ray Rangkuti Sentil Mentalitas '5D' DPR: Datang, Duduk, Duit, dan Jadi Jubir Pemerintah

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:48 WIB

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

Daftar Majelis Hakim PN Jakpus yang Bakal Adili Gugatan LCC MPR, Ada Sosok Ummi Kusuma Putri

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:27 WIB

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

Ketua MPR Ahmad Muzani Digugat ke PN Jakpus Buntut Kisruh LCC Empat Pilar

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:07 WIB

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

Kunjungan Prabowo Dianggap Spontan, Seskab Teddy Diminta Tak Main Rahasia

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 12:01 WIB

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

Apa Itu Formula 1+8? Saran Diplomasi Dino Patti Djalal untuk Presiden Prabowo

News | Minggu, 31 Mei 2026 | 11:50 WIB