Kota Mataram Rugi Rp 1 Triliun karena Gempa

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 10 Oktober 2018 | 16:06 WIB
Kota Mataram Rugi Rp 1 Triliun karena Gempa
Warga korban gempa mendapatkan perawatan di luar Puskesmas Sembalun Selong, Lombok Timur, NTB, Minggu (29/7). [ANTARA FOTO/Zakir/AS/wpa/pras/18]

Suara.com - Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Mataram Amirudin menyebutkan kerugian pemerintah kota akibat gempa bumi yang melanda daerah itu mencapai Rp1 triliun lebih.

Data angka kerugian akibat gempa bumi di Kota Mataram ini terus mengalami perubahan, bahkan angka kerugian pada Rp1 triliun ini merupakan angka yang keenam kalinya dan semuanya sudah ditetapkan berdasarkan SK Wali Kota Mataram.

"Data itu merupakan data terakhir setelah dilakukannya asesmen terhadap kerusakan berbagai fasilitas umum, fasilitas pemerintah dan rumah warga yang terdampak gempa bumi pada bulan Agustus lalu," katanya kepada sejumlah wartawan di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (10/10/2018).

Kerugian awal sekitar Rp120 miliar, kemudian terus bertambah sekitar Rp600 miliar, selanjutnya Rp800 miliar dan terakhir kini Rp1 triliun lebih.

"Tahapan pertambahannya saya lupa, tetapi jumlahnya memang berubah dan terus bertambah setelah dilakukan asesmen terhadap kerusakan-kerusakan yang ada," ujarnya.

Besaran kerugian pemerintah kota akibat gempa bumi tersebut, lanjutnya, telah diajukan ke pemerintah pusat untuk mendapatkan dukungan anggaran melalui APBN, terutama untuk fasilitas pemerintah di bidang kesehatan dan pendidikan.

"Perbaikan fasilitas pemerintah bidang kesehatan dan pendidikan ini terus kita desak agar bisa terakomodasi juga pada perubahan APBN 2018, sebab bersifat mendesak," katanya.

Menurutnya, kebutuhan anggaran penanganan gempa bumi di Kota Mataram sebesar Rp 1 triliun lebih itu telah diusulkan melalui masing-masing kementerian antara lain Kementerian Kesehatan, diusulkan anggaran sebesar Rp 103,1 miliar lebih untuk penanganan 39 unit sarana kesehatan.

Sarana kesehatan itu adalah 12 puskesmas, 8 rumah sakit, 8 puskesmas pembantu, dan 11 poskesdes. Sedangkan di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diusulkan sebesar Rp 42,2 miliar, namun yang baru disetujui Rp 27,8 miliar untuk penanganan dan perbaikan fasilitas pendidikan yang terdampak gempa bumi.

baca juga

"Terjadinya, selisih dari dana yang belum terakomodasi dipicu karena pihak PUPR waktu itu belum tuntas melakukan verifikasi terhadap sekolah dan fasilitas pendidikan yang terdampak, dan setelah kita tuntaskan verfikasi kekurangan sudah kita diajukan," katanya.

Selain itu, di Kementerian Pedagangan telah diusulkan anggaran Rp 4,4 miliar lebih untuk perbaikan Pasar Mandalika, Karang Sukun, Kebon Roek dan Pasar Cakranegara yang bersumber dari dana tugas pembantuan (TP).

"Sementara, untuk di Kementerian Dalam Negeri kami mengusulkan Rp28,1 miliar lebih, guna memperbaiki 18 unit bangunan milik pemerintah kota yang terdampak gempa bumi," katanya.

Sedangkan untuk penanganan bencana selama masa tanggap darurat, tambah Amurudin, pemerintah kota telah menggunakan dana siap pakai (DSP) 2018, sebesar Rp 3 miliar. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soal Penanganan Gempa Palu, Jokowi Akui Ada Kekurangan

Soal Penanganan Gempa Palu, Jokowi Akui Ada Kekurangan

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 14:08 WIB

Harga Pertamax CS Naik, NTB dan Sulteng Sementara Tak Terdampak

Harga Pertamax CS Naik, NTB dan Sulteng Sementara Tak Terdampak

Bisnis | Rabu, 10 Oktober 2018 | 13:43 WIB

Rawan Gempa, Ibu Kota Sulteng Diusulkan Pindah dari Palu

Rawan Gempa, Ibu Kota Sulteng Diusulkan Pindah dari Palu

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 08:54 WIB

Heboh Pengusiran Relawan Gempa Palu, Begini Penjelasan BNPB

Heboh Pengusiran Relawan Gempa Palu, Begini Penjelasan BNPB

News | Rabu, 10 Oktober 2018 | 08:06 WIB

Terkini

Pestapora 2026 Makin Seru, BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan 0%

Pestapora 2026 Makin Seru, BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan 0%

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 11:16 WIB

Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI

Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 11:15 WIB

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:15 WIB

Souvenir Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby Isinya Apa? Intip Detailnya

Souvenir Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby Isinya Apa? Intip Detailnya

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 11:14 WIB

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Banjir Bandang Solok, Akses Jalan Mulai Bisa Dilalui Kendaraan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

Sebagai Alumni Tak Terima GMNI Dicap Underbow PKI, Ganjar: Itu Tidak Betul, Segera Koreksi!

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:08 WIB

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Seni Menjaga Batasan Privasi dengan Tetangga Agar Kebaikan Tak Jadi Tuntutan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:04 WIB

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Review Drawn Together: Kisah Cinta Pengawal Pribadi Penuh Ketegangan Seru!

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:00 WIB

×