Atasi Stunting, Kementan Siap Luncurkan Padi ber-Zink Tinggi

Fabiola Febrinastri

Kamis, 11 Oktober 2018 | 08:05 WIB
Atasi Stunting, Kementan Siap Luncurkan Padi ber-Zink Tinggi
Padi varietas baru kaya kandungan Zn untuk mengatasi kekurangan gizi besi yang cukup banyak dialami Indonesia. (Dok: Kementan)

Suara.com - Padi merupakan makanan pokok penduduk Indonesia, namun pada umumnya, varietas padi memiliki kandungan Zn (Zinc) yang rendah. Kementerian Pertanian (Kementan), melalui Balai Besar Penelitian Tanaman Padi (BB Padi), berinisiatif meluncurkan varietas baru kaya kandungan Zn untuk mengatasi kekurangan gizi besi yang cukup banyak dialami Indonesia.

Kekurangan gizi besi merupakan masalah serius bagi dunia dan Indonesia. Sekitar 30 persen penduduk dunia, termasuk Indonesia, terutama anak-anak, beresiko menderita kekurangan gizi Zn.

Selain berakibat pada menurunnya daya tahan tubuh, produktivitas, dan kualitas hidup manusia, kekurangan Zn juga menjadi salah satu pemicu faktor kekerdilan atau stunting, yang prevalensinya cukup besar dan merata di Indonesia.

"Dalam upaya meningkatkan nilai gizi, sekaligus untuk mengatasi kekurangan gizi besi pada masyarakat, kami akan melakukan langkah melaui biofortifikasi, yaitu perakitan varietas padi dengan kandungan Zn tinggi," kata Kepala BB Padi, Priatna Sasmita, di Jakarta, Selasa (9/10/2018).

Priatna menyatakan, hal tersebut telah dirintis, antara lain di IRRI sejak 2000-an, dan telah menghasilkan galur-galur yang diuji di negara-negara kolaborator, seperti International Rice Research Institute (IRRI), dan Harvest Plust Project (kolaborasi CIAT dan IFPRI). Material pemuliaan tersebut telah diuji di negara-negara kolaborator penelitian, antara lain Filipina, Bangladesh, dan Indonesia.

Pengujian materi pemuliaan padi Zn tinggi dari IRRI mulai diuji di Indonesia pada 2009, dan diintensifkan pada 2013. Pemurnian dan seleksi materi-materi pemuliaan tersebut telah menghasilkan galur-galur harapan yang mulai diuji multi lokasi pada 2016.

"Pada 2016-2017, Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Kementerian Pertanian melakukan uji multi lokasi galur-galur dengan kandungan Zn tinggi di beberapa provinsi di pulau Jawa, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Barat,"  jelas Priatna.

Galur-galur yang dimaksud antara lain, IR97477-115-1-CRB-0-SKI-1-SKI-0-2 (Inpari 46 Nutri Zinc), IR99680-3-CRB-0-SKI-1-SKI-2-5 (Inpari 47 Nutri Zinc), dan IR99270-34-2-1 (Inpari 48 Nutri Zinc). Setelah melalui beberapa metode pengujian, dari mulai uji multi lokasi, pengujian ketahanan hama penyakit, pengukuran Zn sampai evaluasi karakter mutu gabah dan fisiko kimia beras, tiga galur tersebut dinyatakan memiliki kandungan Zn tinggi.

Dari 3 galur yang diusulkan, galur Inpari 46 Nutri Zinc dinyatakan lulus untuk dilepas sebagai varietas unggul oleh tim penilai pelepas varietas tanaman pangan, di bawah koordinasi Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, pada sidang pelepasan varietas, yang dilaksanakan di Bogor, 3 Oktober 2018.

baca juga

Varietas Inpari 46 Nutri Zinc memiliki kadar amilosa 16,6 persen dan potensi kandungan Zn 34,5i ppm. Pelepasan galur-galur sebagai varietas baru diharapkan akan mampu meningkatkan nilai gizi masyarakat Indonesia pada umumnya, dan dapat mengatasi kondisi gizi Zn buruk yang ditandai antara lain dengan adanya prevalensi stunting.

"Galur-galur yang diusulkan tersebut memiliki kandungan Zn dalam beras paling tinggi diantara galur yang diuji, sehingga sangat prospektif untuk dilepas sebagai varietas padi unggul baru, produktivitas tinggi, tahan WBC, Blas, dan Tungro, serta rasa nasi enak dan pulen," tambah Priatna.

Ia menyebut, langkah ini sangat strategis, karena padi merupakan sumber makanan pokok penduduk Indonesia. Ia berhadap, Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) bisa melakukan perakitan varietas yang memiliki kandungan gizi target, antara lain Zn yang tinggi, sesuai dengan tingkat yang dibutuhkan.

"Mudah-mudahan setelah SK pelesapasan varietas tersebut terbit, benihnya dapat segera diperbanyak agar bisa segera dikembangkan untuk dimanfaatkan petani. Ke depan, varietas ini akan menunjang upaya menjaga ketahanan gizi masyarakat dan ketahanan pangan nasional," terang Priatna.

Dengan lulusnya varietas Inpari 46 Nutri Zinc tersebut, diharapkan bisa memberikan alternatif bahan tanaman bermutu kepada petani di lahan sawah irigasi dengan kandungan gizi Zn tinggi, rasa nasi disukai, relatif tahan terhadap hama/penyakit utama, dan daya hasil relatif tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?

Indonesia Menuju 300 Juta Penduduk, Siapkah Negara Menghadapinya?

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 15:26 WIB

Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus

Data Dukcapil: Penduduk Indonesia Terbanyak Berasal dari Shio Tikus

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:08 WIB

Bertambah 1,6 Juta Orang dalam 6 Bulan, Jumlah Penduduk Indonesia Kini 288,3 Juta Jiwa

Bertambah 1,6 Juta Orang dalam 6 Bulan, Jumlah Penduduk Indonesia Kini 288,3 Juta Jiwa

News | Kamis, 12 Maret 2026 | 18:06 WIB

Kenaikan Tarif Pajak PPN 12%, Harga Beras Bakal Naik Namun Jangan Panik!

Kenaikan Tarif Pajak PPN 12%, Harga Beras Bakal Naik Namun Jangan Panik!

Bisnis | Kamis, 26 Desember 2024 | 18:06 WIB

Menaker Sebut Tingkat Pengangguran Terbuka Turun Menjadi 4,82%

Menaker Sebut Tingkat Pengangguran Terbuka Turun Menjadi 4,82%

Bisnis | Sabtu, 27 Juli 2024 | 08:16 WIB

Hingga Juni, Penumpang Kereta Api Hampir Sama dengan Jumlah Penduduk Indonesia

Hingga Juni, Penumpang Kereta Api Hampir Sama dengan Jumlah Penduduk Indonesia

Bisnis | Jum'at, 12 Juli 2024 | 13:57 WIB

Penduduk Indonesia Paling Banyak Mengonsumsi Mikroplastik di Dunia Hingga 15 Gram Perbulan, Ketahui Dampak Kesehatannya

Penduduk Indonesia Paling Banyak Mengonsumsi Mikroplastik di Dunia Hingga 15 Gram Perbulan, Ketahui Dampak Kesehatannya

Health | Kamis, 20 Juni 2024 | 08:44 WIB

Panen Banyak dan Waktu Tanam Singkat Jadi Pertimbangan Kabupaten Belitung Pilih Varietas Padi

Panen Banyak dan Waktu Tanam Singkat Jadi Pertimbangan Kabupaten Belitung Pilih Varietas Padi

Bisnis | Selasa, 11 Juni 2024 | 14:37 WIB

Harga Beras Mahal, Benarkah Gak Makan Nasi Bisa Bikin Tubuh Lemas?

Harga Beras Mahal, Benarkah Gak Makan Nasi Bisa Bikin Tubuh Lemas?

Lifestyle | Rabu, 21 Februari 2024 | 16:54 WIB

3 Alasan Orang Indonesia Suka Makan Nasi, Sudah Tahu?

3 Alasan Orang Indonesia Suka Makan Nasi, Sudah Tahu?

Your Say | Kamis, 01 Juni 2023 | 08:31 WIB

Terkini

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Pajak Marketplace Mulai Berlaku, Harga Barang Bisa Naik? Ini Kata idEA

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:25 WIB

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Dari Gambut Kalimantan ke Pasar Modern: Mengubah Rumput Purun Jadi Napas Baru Perajin Lokal

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:09 WIB

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

F1 Sepang, Transportasi Jadi Masalah: Antrean Bus Bak Film Zombie, Penonton Jalan Kaki 9 Km

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Bukan Sekadar Glowing, Skin Longevity Ajak Kenali Kesehatan Kulit Lebih Dalam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Dari Ide Bisnis Turun ke Lapak, Begini Cara Mahasiswa Belajar Menjadi Entrepreneur

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:38 WIB

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bukan Nekat! Emil Audero Bongkar Alasan Berani Ikut Menyerang saat Indonesia Hancurkan Bangladesh

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Studi: Cara Orang Bepergian Kini Makin Personal, Pilihan Moda Transportasi Tak Lagi Seragam

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Persis Solo Tumbang di Manahan, Ricky Nelson: Saya Pribadi Bertanggung Jawab

Surakarta | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Untung Besar dalam Waktu Singkat, OJK Minta Mahasiswa Waspadai Modus Investasi Bodong

Bisnis | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Kirim 63 Duta Muda, Indonesia Siap Bersaing Lawan China dan Singapura di IMSO ke-23

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 22:01 WIB

×