Junaidi Korbankan Tubuhnya Jadi Tameng Anak dan Istri saat Gempa

Reza Gunadha

Minggu, 14 Oktober 2018 | 17:02 WIB
Junaidi Korbankan Tubuhnya Jadi Tameng Anak dan Istri saat Gempa
Anak Junaidi hanya bisa mertapi kondisi rumahnya yang hancur. [Suara.com/Achmad Ali]

Suara.com - Junaidi (35), warga Desa Prambanan, Dusun Konlaok, Kecamatan Gayam, Sumenep, Jawa Timur, rela mengorbankan dirinya demi melindungi anak istri dari reruntuhan tembok dan atap rumah akibat gempa bermagnutido 6,3 yang mengguncang Jawa dan Bali.

Malam itu, Rabu (10/10/2018, rumah Junaidi sudah tertutup rapat. Lampu ruang tamu sudah dimatikan, begitu juga dengan lampu kamar. Hanya lampu teras yang masih menyala.

Sekitar pukul 22.00 WIB, Junaidi mengajak anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD) kelas 3 untuk tidur bersama istrinya. Tak lama kemudian, satu keluarga ini sudah terlelap.

Tiga jam tidur Junaidi tanpa mimpi. Menginjak hari Kamis (11/10/2018) sekitar pukul 01.44 dini hari, Junaidi tiba-tiba terbangun mendengar suara gemuruh yang semakin mendekatinya.

Hanya hitungan detik, atap rumah Junaidi mulai berjatuhan. Melihat runtuhan atap yang mengarah ke tempat tidur, Junaidi spontan langsung menutup tubuh istri dan anak perempuannya dengan tubuhnya.

"Saya tidak berpikir panjang. Yang ada di pikiran saya waktu itu hanya menyelamatkan nyawa anak dan istri. Tapi alhamdulillah saya selamat," cerita Junaidi pada Suara.com, Minggu (14/10/2018).

Setelah atap runtuh, tembok kamar mulai menyusul menimpa tubuh Junaidi. "Saat tubuh saya tertimpa atap dan tembok, seketika itu saya sulit bernafas. Yang ada di hati saya hanya menyebut nama Allah," ujar Junaidi.

Istri Penyelamat Junaidi

Ketika menahan beratnya reruntuhan material bangunan, Junaidi setengah pingsan karena menahan sakit.

Dia mengakui sudah tidak lagi kuat menahan beratnya reruntuhan. Beruntung, sang istri, Nurul Fatmawati (30) segera meloloskan diri dari himpitan kayu dan tembok.

Istri dan Anak Junaidi. [Suara.com/Achmad Ali]
Istri dan Anak Junaidi. [Suara.com/Achmad Ali]

Fatmawati dan anaknya, Nur Kholiazah (9), berusaha mencari celah untuk menyelamatkan diri. Setelah berhasil lolos, Fatmawati kemudian membatu suaminya. Satu persatu kayu dan bongkahan tembok disingkirkan dari tubuh suaminya.

"Saya ambil itu kayu dan tembok yang ada di tubuh suami saya. Kemudian barulah suami saya bisa keluar dengan selamat," kata Sukmawati.

Setelah bisa selamat dari maut, Jinaidi pingsan. Dia tak sadar akan apa yang dialaminya semalam. Keesokan harinya saat matahari mulai menyinari rumahnya, Junaidi kaget bukan kepalang.

"Saya tidak menyangka kalau rumah saya hancur dan rata dengan tanah," heran Junaidi.

Akibat kejadian itu, Junaidi mengalami tetak tulang rusuk. Tubuhnya memar dan banyak luka gores di tangan dan kakinya.

"Alhamdulillah meski sakit ini saya rasakan hingga saat ini, yang penting keluarga saya utuh dan bisa bersama," pungkas Junaidi.

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantuan Logistik Menumpuk, Korban Gempa Terima Mie Sebungkus

Bantuan Logistik Menumpuk, Korban Gempa Terima Mie Sebungkus

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 14:31 WIB

Trauma Gempa, Warga Sumenep Tak Berani Salat di Masjid

Trauma Gempa, Warga Sumenep Tak Berani Salat di Masjid

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 13:51 WIB

Jawa Timur Selenggarakan Pasar Seni Lukis Indonesia 2018

Jawa Timur Selenggarakan Pasar Seni Lukis Indonesia 2018

Lifestyle | Minggu, 14 Oktober 2018 | 11:30 WIB

Korban Gempa Sapudi Sehari Makan 2 Kali Pakai Sayur Daun Pepaya

Korban Gempa Sapudi Sehari Makan 2 Kali Pakai Sayur Daun Pepaya

News | Minggu, 14 Oktober 2018 | 01:00 WIB

Terkini

BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian

BTN dan Rumah123 Perkuat Ekosistem Properti Digital, Permudah Akses KPR dan Hunian

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 11:00 WIB

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

Memanas, Proses Pengosongan Lahan Hotel Sultan Diwarnai Aksi Lempar Batu

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:42 WIB

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

Bicara Rokok Murah untuk Warga Miskin Anggota DPR PAN Kena Semprot Forum Konsumen

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:22 WIB

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

Negara Rebut Paksa Lahan GBK dari Swasta, Minta 15 Bangunan Dikosongkan Serentak

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:21 WIB

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

Sempat Absen, Bos Maktour Fuad Datangi KPK untuk Diperiksa Kasus Haji

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:14 WIB

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

Kivlan Zen Ikut Kawal Eksekusi Hotel Sultan: Aparat Jangan Represif, Saya Juga Mantan Prajurit

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 10:05 WIB

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

Nyanyian Bos Blueray Seret Nama Dirjen Bea Cukai, KPK: Tak Akan Kami Lepaskan Begitu Saja!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

Unik, Perjanjian Damai AS - Iran Dibuat dengan 2 Bahasa Ini

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:21 WIB

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

Kata-kata Donald Trump Akhirnya Perang dengan Iran Berakhir: Ini Tidak...

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:10 WIB

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 09:04 WIB