KPK Usai Periksa Dirjen Pas Sebagai Saksi Kasus Lapas Sukamiskin

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Selasa, 16 Oktober 2018 | 15:31 WIB
KPK Usai Periksa Dirjen Pas Sebagai Saksi Kasus Lapas Sukamiskin
Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sri Puguh Budi Utami. (Suara.com/Welly Hidayat)

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah usai melakukan pemeriksaan terhadap Direktur Jenderal (Dirjen) Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), Sri Puguh Budi Utami.

Sri Puguh mengatakan tak mengetahui terkait suap yang dilakukan tersangka Fahmi Dharmawansyah terkait Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat. Apalagi Sri Pungguh menolak dengan tegas dirinya terkait ataupun ikut terlibat dalam penerimaan suap tersebut.

"Nggak ada nggak ada. Saya nggak nerima apapun. Saya nggak nerima apapun," kata Sri Pungguh usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (16/10/2018).

Adapun Sri Pungguh tak pula mengetahui bila ada pemberian fee, agar fasilitas penjara milik suami Inneke Koesherawati tersebut ada fasilitas mewah.

"Nggak ada, nggak ada. Jadi nggak ada itu," tutup Sri Pungguh

Sri Pungguh usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk tersangka Fahmi. Fami merupakan narapidana dalam kasus Bakamla.

Fahmi diduga memberikan suap kepada mantan Kalapas Sukamiskin, Wahid Husein, agar mendapatkan fasilitas dan mudah keluar masuk penjara dengan alasan untuk berobat karena sakit.

Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan empat tersangka. Mereka adalah mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein, terpidana korupsi Fahmi Darmawansyah, Hendry Saputra yang merupakan ajudan Wahid Husein dan Andri Rahmat yang merupakan narapidana kasus pidana umum atau tahanan pendamping (tamping) dari Fahmi Darmawansyah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tina Toon Kaget Namanya Dijadikan Sandi Kasus Suap Bupati Bekasi

Tina Toon Kaget Namanya Dijadikan Sandi Kasus Suap Bupati Bekasi

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 12:27 WIB

Kasus Suap Meikarta, Bagaimana Prospek Harga Saham Lippo Group?

Kasus Suap Meikarta, Bagaimana Prospek Harga Saham Lippo Group?

Bisnis | Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:54 WIB

Tersandung Suap Meikarta, Saham Lippo Group Bergerak Melemah

Tersandung Suap Meikarta, Saham Lippo Group Bergerak Melemah

Bisnis | Selasa, 16 Oktober 2018 | 11:08 WIB

Mengungkap 4 Sandi Khusus Kasus Suap Bupati Bekasi Neneng Hasanah

Mengungkap 4 Sandi Khusus Kasus Suap Bupati Bekasi Neneng Hasanah

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 08:16 WIB

Bupati Bekasi Jadi Kepala Daerah ke-99 Terjerat Korupsi

Bupati Bekasi Jadi Kepala Daerah ke-99 Terjerat Korupsi

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 08:02 WIB

Terkini

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

Strategi Prabowo Ciptakan Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen: Dari Dapur MBG hingga Perumahan Rakyat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:12 WIB

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

Pertahanan Israel Jebol? Rudal Iran Lolos, Potret Kota Dimona dan Arad Porak-poranda

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:05 WIB

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

Karakteristik Berbeda dengan Nataru, Malioboro Mulai Dipadati Ribuan Wisatawan Mudik

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:01 WIB