Banjir di Aceh Utara Meluas, Ratusan Warga Mengungsi

Dythia Novianty

Kamis, 18 Oktober 2018 | 05:37 WIB
Banjir di Aceh Utara Meluas, Ratusan Warga Mengungsi
Ilustrasi warga dibantu aparat TNI membersihkan lumpur yang mengenangi lantai masjid akibat banjir di Aceh. [ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/aww.]

Suara.com - Banjir di wilayah Kabupaten Aceh Utara, Provinsi Aceh, mulai meluas, sehingga warga yang bermukim di lokasi terparah mulai mengungsi ke tempat yang lebih aman.

"Rabu Sore tadi, luapan air dari DAS Krueng Kerueto mulai meluas dan jumlah gampong (desa) yang terendam banjir juga bertambah. Bahkan ada warga yang sudah mulai mengungsi terutama ke kawasan yang agak tinggi rendaman airnya," ungkap Kasubbag Humas Kapolres Aceh Utara Iptu Heri di Aceh, Rabu malam (17/10/2018).

Di Kecamatan Matang Kuli, jumlah gampong yang terendam banjir semakin bertambah dan sekarang menjadi 22 gampong. Antara lain, Alue Tho, Ceubrek, Pante Pirak, Munye Pirak, Siren, Lawang, Hagu, Meuria, Mee, Tanjong Tgk Ali, Punti Matangkuli, Trieng Teupin Keube, Teupin Keube, Parang IX, Leubok, Blang Dan, Tanjung Haji Muda, Baro, Alue Euntok, Tumpok Barat, anjung Babah Krueng dan Gampong Keude Matangkuli.

Warga desa tersebut mulai mengungsi baik ke mesjid, meunasah dan juga gedung serbaguna desa.

Sejumlah gampong berikut jumlah jiwa yang mengungsi antara lain, Gampong Hagu dengan jumlah 20 KK (43 jiwa) mengungsi ke mesjid, 2. Gampong Lawang, jumlah 18 KK (45 jiwa) mengungsi ke gedung serba guna gampong, Gampong Tanjung Haji Muda, jumlah 14 KK (110 jiwa), mengungsi ke gedung serbaguna gampong dan Gampong Siren, jumlah 20 KK (35 jiwa), mengungsi ke meunasah gampong.

"Saat ini tim BPBD Aceh utara telah berada di lokasi banjir di Gampong Hagu untuk melakukan evakuasi warga yang sakit serta warga usia lanjut," ujar Kasubbag Humas.

Seorang warga Matang Kuli, Haris Maulana juga membenarkan bahwa jumlah desa yang terendam air bertambah luas dan warganya sudah mengungsi.

Biasanya banjir di Kecamatan Matangkuli akan berlanjut mengalir ke kawasan Kecamatan Lhoksukon, ucapnya.

Ssebelumnya, banjir juga melanda di Kecamatan Tanah Luas, yang mengenangi 5 desa akibat luapan aliran sungai Krueng Keureuto. Yakni, Desa Teupin Me, Blang, Tanjong Mesjid, Serba Jaman Baro Dan serta Desa Rayeuk Kuta. [Antara]

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bentuk Sinergi Pemerintah Pulihkan Wilayah Terkena Bencana

Bentuk Sinergi Pemerintah Pulihkan Wilayah Terkena Bencana

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 15:15 WIB

4 Lokasi Banjir di Sumatera Barat Masih Terisolasi

4 Lokasi Banjir di Sumatera Barat Masih Terisolasi

News | Selasa, 16 Oktober 2018 | 02:04 WIB

Banjir Melanda Sumatera, Lebih dari Seribu Warga Terdampak

Banjir Melanda Sumatera, Lebih dari Seribu Warga Terdampak

News | Kamis, 11 Oktober 2018 | 08:09 WIB

Cegah Banjir, Anies Tolak Cara Normalisasi Sungai Era Ahok

Cegah Banjir, Anies Tolak Cara Normalisasi Sungai Era Ahok

News | Selasa, 09 Oktober 2018 | 19:49 WIB

Katulampa Bogor Siaga 3, Kiriman Air Masuk Jakarta 9 Jam Lagi

Katulampa Bogor Siaga 3, Kiriman Air Masuk Jakarta 9 Jam Lagi

News | Jum'at, 18 Mei 2018 | 20:27 WIB

Atasi Banjir Rancaekek, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai

Atasi Banjir Rancaekek, Kementerian PUPR Normalisasi Sungai

News | Sabtu, 28 April 2018 | 06:24 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×