Tawarkan Bantuan Hukum ke Ahmad Dhani, GPS: Ada Ketidakadilan

Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 17:18 WIB
Tawarkan Bantuan Hukum ke Ahmad Dhani, GPS: Ada Ketidakadilan
Ahmad Dhani. (Suara.com/Arga)

Suara.com - Ketua Relawan Go Prabowo - Sandi (GPS) Jawa Timur, Siti Rafika akan menawarkan bantuan hukum pada musisi Ahmad Dhani Prasetyo yang tersangkut hukum kasus pencemaran nama baik. Kini, Caleg dari Partai Gerindra itu juga sudah ditetapkan sebagai tersangka ujaran idiot dalam video yang di unggahnya di media sosial.

Rafika menuturkan bantuan tersebut berawal dari masyarakat yang peduli terhadap nasib suami Mulan Jameelah itu.

"Awalnya banyak masyarakat yang menelepon saya. Mereka menyatakan kepeduliannya terhadap Mas Dhani. Untuk itu mereka menawarkan bantuan hukum," jelas Rafika saat dihubungi Suara.com, Jumat (19/10/2018).

Ia menjelaskan, akan ada banyak pengacara yang siap membantu, kalau Dhani bersedia. Selain itu mereka juga siap melakukan upaya hukum beru praperadilan.

"Sebelumnya akan saya tawarkan dulu ke Mas Dhani. Kalau setuju, kami akan melakukan praperadilan. Selain itu, kami juga akan mendatangkan ahli bahasa, ahli hukum dan ahli beberapa ahli lainnya," tegasnya.

Rafika mengaku sangat prihatin perihal kasus vlog Dhani. Ia kemudian menyinggung soal hukum di Indonesia.

"Jujur hati kecil saya merasakan ada ketidakadilan hukum saat ini, karena saya tahu betul maksud dan tujuan vlog tersebut. Semoga pemimpin RI 2019 bisa adil sehingga rakyat Indonesia makmur dan sejahtera," pungkasnya.

Untuk diketahui, Musisi yang juga Caleg DPR RI dari Dapil Jatim I asal Gerindra ini dinyatakan memenuhi unsur telah melakukan pencemaran nama baik karena mengucapkan kata idiot saat hendak melakukan deklarasi #2018GantiPresiden beberapa waktu lalu.

Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Frans Barung Mangera menjelaskan, Tim Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim mengambil langkah tersebut setelah adanya cukup bukti.

"Sudah ada alat bukti kuat sehingga kita tetapkan tersangka. Kami juga sudah memeriksa beberapa saksi ahli, ahli bahasa, ahli pidana dan saksi-saksi lain juga," tegas Barung, Kamis (18/10/2018).

Selanjutnya, tambah Barung, polisi akan melayangkan surat panggilan untuk memeriksa suami penyanyi Mulan Jameela tersebut.

"Kita akan segera layangkan surat panggilan ke Ahmad Dhani sebagai tersangka," terangnya.

Dalam kasus ini, musisi asal Kota Surabaya ini dijerat Pasal 28 Ayat (2) Jo 45A ayat (2) dan atau 27 Ayat (3) serta Pasal 45 ayat (3) Undang undang Nomor 19 Tahun 2016 UU ITE dengan ancaman hukuman minimum enam tahun penjara.

Sebelumnya, Ahmad Dhani yang hendak mengikuti deklarasi #2019GantiPresiden di Surabaya dihadang oleh sejumlah massa Koalisi Bela NKRI. Saat berada di dalam Hotel Maja Pahit, Dhani menyempatkan membuat video yang kemudian diunggah ke facebook miliknya. Dalam videonya, Dhani menyebut orang-orang yang menghadangnya idiot. 

Kontributor : Achmad Ali

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahmad Dhani: Kalau Saya Keluar, Penganiayaan Pasti Terjadi

Ahmad Dhani: Kalau Saya Keluar, Penganiayaan Pasti Terjadi

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 17:06 WIB

Ahmad Dhani: Saya Korban Persekusi Malah Dilaporkan

Ahmad Dhani: Saya Korban Persekusi Malah Dilaporkan

Entertainment | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 16:40 WIB

11 Kali Jadi Tersangka, Ahmad Dhani: Baru Ini Masuk Pengadilan

11 Kali Jadi Tersangka, Ahmad Dhani: Baru Ini Masuk Pengadilan

Entertainment | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 16:32 WIB

3 Barang Bukti Ahmad Dhani di Kasus Persekusi

3 Barang Bukti Ahmad Dhani di Kasus Persekusi

News | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 16:30 WIB

Bikin Laporan Persekusi, Ahmad Dhani : Ternyata Dia Caleg Nasdem

Bikin Laporan Persekusi, Ahmad Dhani : Ternyata Dia Caleg Nasdem

Entertainment | Jum'at, 19 Oktober 2018 | 16:22 WIB

Terkini

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

Bersama Anak Yatim Piatu, Boni Hargens Gelar Doa bagi Perdamaian Dunia

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:05 WIB