Profil Jamal Khashoggi, Wartawan yang Diduga Dimutilasi Saudi

Liberty Jemadu

Jum'at, 19 Oktober 2018 | 18:43 WIB
Profil Jamal Khashoggi, Wartawan yang Diduga Dimutilasi Saudi
Wartawan senior Arab Saudi, Jamal Khashoggi, hilang sejak 2 Oktober lalu. Ia diduga dibunuh dan dimutilasi agen-agen Riyadh di gedung Konsulat Saudi di Istanbul, Turki. [AFP/Mohammed al Shaikh]

Suara.com - Nama Jamal Khashoggi menarik perhatian dunia beberapa hari terakhir, setelah wartawan asal Arab Saudi itu diduga telah dibunuh dan dimutilasi oleh para agen kiriman Riyadh di dalam gedung konsulat Saudi di Instanbul, Turki.

Khashoggi sendiri adalah figur yang unik karena latar belakangnya yang kompleks. Ia berasal dari keluarga yang dekat dengan kerajaan Saudi, pernah sangat dekat dengan gembong teroris Osama bin Laden, dan kemudian berubah menjadi salah satu pengkritik rezim Saudi yang paling keras.

Dalam opini terakhir yang ditulisnya untuk The Washington Post, tempatnya bekerja, Khashoggi mendesak dibukanya keran kebebasan pers di Timur Tengah.

"Dunia Arab kini terkungkung dalam Tirai Besi, yang diterapkan bukan oleh aktor-aktor eksternal tetapi oleh kekuatan-kekuatan domestik yang bersaing merebut kekuasaan," tulis dia.

"Kita membutuhkan sebuah platform untuk mendengungkan suara-suara Arab," tegas dia.

Tetapi kini suara Khashoggi sendiri tampaknya sudah dibungkam untuk selamanya.

Wartawan yang seharusnya berusia 60 tahun pada 13 Oktober kemarin itu, terakhir terlihat pada 2 Oktober lalu saat memasuki gedung konsulat Arab Saudi di Istanbul untuk mengurus sejumlah dokumen pernikahan. Ia memang berencana menikahi tunangannya asal Turki, Hatice Cengiz, pada bulan ini.

Khashoggi, sejak 2017 lalu, telah mengasingkan diri ke Amerika Serikat karena berseteru dengan Pangeran Mohammed bin Salman, Putera Mahkota Saudi yang disebut-sebut sebagai penguasa de facto Saudi saat ini.

Hilangnya Khashoggi telah memicu krisis internasional, termasuk antara rezim Saudi dengan sekutu utamanya di Washington. Apa lagi, beberapa pejabat Turki sudah menuding Saudi mensponsori pembunuhan terhadap wartawan senior tersebut.

Riyadh tentu saja membantah tudingan itu dan telah sepakat untuk menyelidiki kematiannya. Tetapi pada Kamis, Presiden AS, Donald Trump, mengatakan yakin Khashoggi telah dibunuh dan bahwa pelaku pembunuhannya harus dihukum berat.

Dari Bin Laden hingga Ikhwanul Muslimin

Khashoggi sendiri bukan orang asing di antara keluarga kerajaan Saudi. Masih memiliki darah Turki, ayahnya Mohammed Khashoggi, adalah dokter pribadi pendiri Kerajaan Saudi, Raja Abdul Aziz al-Saud. Pamannya, Adnan Khashoggi, merupakan salah satu pedagang senjata terkemuka.

Setelah lulus dari Indiana State University di AS pada 1982, ia mulai bekerja untuk beberapa media di negara asalnya. Ia pernah menjadi wartawa Saudi Gazette dan Al-Sharq al-Awsat.

Ketika dikirim ke Afghanistan untuk meliput perang melawan Uni Soviet, foto Khashoggi yang sedang memanggul senjata dan mengenakan busana tradisional Afghanistan menyebar luas.

Khashoggi sendiri tak terlibat dalam perang, tetapi ia mengakui bersimpati terhadap perjuangan para Mujahidin, yang dalam perang melawan Soviet itu didukung oleh pemerintah Saudi serta badan intelijen AS, CIA.

Ia juga dikenal tertarik dengan gagasan kelompok Ikhwanul Muslimin di Timur Tengah dan hal ini membawanya berkenalan dengan pemuda Saudi bernama Osama bin Laden.

Sebagai wartawan muda, Khashoggi beberapa kali mewawancarai Bin Laden. Dari sana, namanya semakin dikenal dunia internasional. Tetapi pada era 1990an, ia mulai menjauhi Bin Laden yang mulai mengampanyekan kekerasan terhadap Barat.

Bin Laden yang tewas dalam serangan AS di Jalalabad, Pakistan pada Mei 2011, belakangan mendirikan organisasi teroris Al Qaeda dan mendapat kecaman dunia karena mengotaki serangan 11 September 2001 di New York, AS.

Terlalu progresif

Lahir di kota suci Madinah pada 13 Oktober 2958, Khashoggi menghabiskan masa mudanya mempelajari agama Islam dan kemudian lebih dekat dengan gagasan liberal.

Ia pernah sangat dipercaya pemerintah Saudi, meski pada 2003 juga pernah dipaksa mengundurkan diri dari jabatannya sebagai redaktur pelaksana surat kabar Al-Watan, setelah menjabat selama 54 hari.

Ia pernah sangat dekat dengan Pangeran Turki al-Faisal, yang memimpin badan intelijen Saudi selama lebih dari 20 tahun. Ketika Pangeran Faisal ditunjuk sebagai Duta Besar Saudi untuk AS pada 2005, Khashoggi diminta untuk menjadi salah satu pembantunya dan dibawa serta ke Washington.

Pada 2007, ia kembali bekerja untuk harian Al-Watan. Ia bekerja di surat kabar itu hampir selama tiga tahun sebelum dipecat karena, dalam kata-katanya sendiri, "gaya editorial yang melewati batas karena mendorong diskusi serta perdebatan di tengah masyarakat."

Ia juga dekat dengan konglomerat Saudi, Pangeran Al-Walid bin Talal. Keduanya meluncurkan stasiun televisi Al-Arab pada 1 Februari 2015 di Manama, Bahrain.

Tetapi di hari yang sama, kurang dari 24 jam beroperasi, stasiun tv itu ditutup oleh pemerintah Bahrain, yang merupakan salah satu sekutu terdekat Riyadh.

Mengasingkan diri

Khashoggi meninggalkan Saudi pada September 2017, hanya beberapa bulan setelah Pangeran Mohammed bin Salman ditunjuk sebagai putera mahkota oleh ayahnya, Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud.

Pada November, Pangeran Al Walid bersama ratusan pejabat serta pengusaha Saudi ditahan oleh pemerintah Saudi dalam sebuah operasi antikorupsi.

Dalam sebuah artikel yang diterbitkan di The Washington Post pada 2017 kemarin, Khashoggi menulis bahwa di bawah Pangeran Muhammed Arab Saudi memasuki era baru yang penuh ketakutan, intimidasi, penangkapan, dan perisakan di muka publik.

Ia mengaku dilarang menulis di harian Al-Hayat karena sering membela Ikhwanul Muslimin, kelompok yang masuk dalam daftar teroris oleh Saudi.

Khashoggi juga mengatakan bahwa pemerintah Saudi telah melarangnya menggunakan akun Twitter terverifikasi, setelah ia menulis bahwa Riyadh seharusnya khawatir dengan terpilihnya Trump sebagai presiden AS.

Trump sendiri diketahui sebagai pendukung Pangeran Mohammed. Menantu Trump, Jared Kushner, dikenal sangat dekat dengan putera mahkota Saudi itu. Dalam sebuah artikel di The Intercept, Pangeran Mohammed pernah dilaporkan mengatakan bahwa Kushner adalah orang bayarannya.

Khashoggi juga pernah mengkritik keputusan Saudi mengobarkan perang di Yaman - kebijakan yang diketahui diputuskan oleh Pangeran Mohammed dan kini dikritik karena selain menguras kantong Riyadh juga tak kunjung menunjukkan tanda-tandan kemenangan.

"Untuk program reformasinya, putera mahkota layak dipuji," tulis Khashoggi di The Guardian pada Maret lalu.

"Tetapi pada saat yang sama, inovator muda yang labil dan kasar itu tak mengizinkan adanya perdebatan publik di Arab Saudi tentang perubahan yang ditawarkannya," kritik dia. (AFP)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Raffi Ahmad dan Rombongan Terjebak Peringatan Serangan Udara Saat Umrah di Arab Saudi

Raffi Ahmad dan Rombongan Terjebak Peringatan Serangan Udara Saat Umrah di Arab Saudi

Entertainment | Senin, 26 Oktober 2026 | 16:30 WIB

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Peluncur Rudal Houthi usai Serangan Riyadh

Koalisi Arab Saudi Hancurkan Peluncur Rudal Houthi usai Serangan Riyadh

News | Senin, 26 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Ledakan Keras Terdengar di Arab Saudi saat Bandara internasional Riyadh Baru Dibuka

Ledakan Keras Terdengar di Arab Saudi saat Bandara internasional Riyadh Baru Dibuka

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Perang Arab Saudi, Pecahan Rudal Houthi Ditemukan Dekat Masjidil Haram

Perang Arab Saudi, Pecahan Rudal Houthi Ditemukan Dekat Masjidil Haram

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

Arab Saudi Digempur Serangan Rudal, Ini Daftar Maskapai yang Membatalkan Penerbangan

News | Jum'at, 23 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Arab Saudi Kembali Diserang Hingga Jatuh Korban Jiwa, Drone Hantam Bandara Dammam

Arab Saudi Kembali Diserang Hingga Jatuh Korban Jiwa, Drone Hantam Bandara Dammam

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 10:40 WIB

Kronologis Warga Bangladesh Dieksekusi Mati di Arab Saudi karena Berbuat Asusila di Masjid

Kronologis Warga Bangladesh Dieksekusi Mati di Arab Saudi karena Berbuat Asusila di Masjid

News | Selasa, 20 Oktober 2026 | 15:31 WIB

Dituduh Berbuat Asusila di Masjid Makkah, Dua Warga Bangladesh Dieksekusi Mati

Dituduh Berbuat Asusila di Masjid Makkah, Dua Warga Bangladesh Dieksekusi Mati

News | Minggu, 18 Oktober 2026 | 18:00 WIB

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

PBB Tak Punya Taring, Guru Besar UGM Desak Indonesia Turun Tangan Redam Konflik Yaman-Arab Saudi

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 16:54 WIB

Houthi Hantam Arab Saudi, Harga Minyak Dunia dan Penerbangan Umrah dalam Ancaman

Houthi Hantam Arab Saudi, Harga Minyak Dunia dan Penerbangan Umrah dalam Ancaman

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 14:03 WIB

Terkini

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:18 WIB

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

BRI Raih The Finance Golden Star Award 2026, Perkuat Transformasi Digital dan Pemberdayaan UMKM

Batam | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:16 WIB

Sisi Gelap Adulthood: Pergulatan Mental Gen Z Hadapi Ketidakpastian Hidup

Sisi Gelap Adulthood: Pergulatan Mental Gen Z Hadapi Ketidakpastian Hidup

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Airbag Mobil Listrik Xpeng X9 Tidak Mengembang saat Terjadi Kecelakaan Fatal

Otomotif | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:15 WIB

BRI Borong 4 Penghargaan di The Finance 2026, Bukti Kinerja Solid & Komitmen Dukung UMKM

BRI Borong 4 Penghargaan di The Finance 2026, Bukti Kinerja Solid & Komitmen Dukung UMKM

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Demi Jaga Kualitas Lapangan GBK, Struktur Kandang Timnas Indonesia Diperkuat

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

BRI Raih 4 Penghargaan, Perkuat Komitmen Dukung Digitalisasi dan UMKM

Kalbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi

Sumbar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:10 WIB

BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

BRI Borong 4 Penghargaan di Top 20 Financial Institutions Award 2026

Bali | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:08 WIB

Raih 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026, BRI Perkuat Posisi di Industri Keuangan

Raih 4 Penghargaan Top 20 Financial Institutions Award 2026, BRI Perkuat Posisi di Industri Keuangan

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 13:07 WIB

×