Dua ABK Filipina Tewas dalam Penyerangan Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Hormuz

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 03 September 2026 | 07:37 WIB
Dua ABK Filipina Tewas dalam Penyerangan Kapal Tanker Arab Saudi di Selat Hormuz
Kapal macet di Selat Hormuz (TOI)
baca 10 detik
  • Dua pelaut Filipina tewas dalam insiden keamanan kapal tanker Arab Saudi di Selat Hormuz.

  • Perusahaan pelayaran Bahri berkoordinasi dengan otoritas maritim untuk menangani dampak peristiwa tersebut.

  • Selat Hormuz tetap menjadi jalur rawan konflik yang mengancam keselamatan pelayaran energi global.

Suara.com - Dua pelaut asal Filipina tewas secara tragis saat kapal tanker minyak milik Arab Saudi dihantam gangguan keamanan di Selat Hormuz pada Senin malam. Peristiwa kelam ini menggarisbawahi tingginya risiko keselamatan jalur pelayaran vital Timur Tengah yang terus bergejolak.

Guncangan fatal menerjang kapal bernama SIDR tersebut ketika sedang berlayar membelah perairan sempit internasional sekitar pukul 23.40 waktu setempat. Bahri, selaku pengelola operasional armada nasional Kerajaan Arab Saudi, mengonfirmasi kabar duka atas gugurnya dua personel mereka pada Rabu.

Tragedi ini menjadi kabar buruk terbaru bagi lalu lintas energi global yang bergantung penuh pada keamanan perbatasan laut Teluk. Kematian awak kapal tersebut menandai eskalasi bahaya nyata yang dihadapi para pelaut pekerja keras di kawasan tersebut.

Ilustrasi kapal tanker Pacific Topaz yang beraktivitas mengangkut minyak mentah [Unsplash/Haydn]
Ilustrasi kapal tanker Pacific Topaz yang beraktivitas mengangkut minyak mentah [Unsplash/Haydn]

"Dua pelaut kami, keduanya warga negara Filipina, kehilangan nyawa akibat insiden ini," katanya, dikutip dari Anadolu Agency.

Pihak manajemen memilih merahasiakan detail kronologi maupun bentuk ancaman spesifik yang merenggut nyawa kru kapal tersebut.

Langkah cepat langsung diambil perusahaan dengan mempertahankan komunikasi intensif bersama tim di atas kapal SIDR pasca-kejadian. Tim darurat juga bergerak merangkul jajaran otoritas serta pemangku kepentingan maritim guna menangani dampak buruk insiden.

Manajemen menekankan komitmen mereka untuk tidak mengabaikan aspek perlindungan jiwa pekerja di tengah situasi sulit ini.

Bahri menegaskan keselamatan dan kesejahteraan awak kapal tetap menjadi prioritas utama perusahaan.

Pendekatan ini diambil guna memastikan seluruh armada yang beroperasi di jalur rawan tetap mematuhi regulasi ketat.

baca juga

Ia juga mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menjaga standar keselamatan, keamanan, dan perlindungan lingkungan.

Selat Hormuz merupakan choke point atau jalur penyempitan maritim paling strategis di dunia yang menghubungkan produsen minyak Teluk dengan pasar global. Wilayah ini kerap menjadi titik panas ketegangan geopolitik, konfrontasi militer, hingga sasaran sabotase kapal-kapal komersial.

Setiap gangguan keamanan di kawasan ini selalu memicu kekhawatiran internasional terkait stabilitas pasokan energi dan keselamatan pelaut antarbangsa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95

Kabut Asap Karhutla Kalimantan Tembus Filipina, Warga Diminta Pakai Masker N95

News | Rabu, 02 September 2026 | 19:57 WIB

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sampai Filipina, Udara Manila Buruk

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sampai Filipina, Udara Manila Buruk

News | Selasa, 01 September 2026 | 17:38 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas untuk Lumpuhkan Radar Iran

Donald Trump Pertimbangkan Serangan Militer Terbatas untuk Lumpuhkan Radar Iran

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:41 WIB

Terkini

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

Sebelum Dipecat Prabowo, Purbaya Ungkap Dirjen Pajak dan Bea Cukai Jadi Tempat Berlindung Koruptor

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:48 WIB

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

PN Pontianak Tolak Praperadilan Pamar Lubis, Penyidikan Dugaan Penyerobotan Lahan Berlanjut

Kalbar | Selasa, 15 September 2026 | 10:47 WIB

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Acer Swift Air 14 AI Punya 4 Pilihan Warna, Bobot Ringan-Daya Tahan Baterai hingga 19 Jam

Sumut | Selasa, 15 September 2026 | 10:42 WIB

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

Berapa Gaji Purbaya Selama Jadi Menkeu? Anak Sebut Jadi Menteri Duitnya Kecil

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:39 WIB

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

Temuan Jenazah di Pulau Enggano, Polisi Masih Cocokkan DNA dengan Penumpang Kapal Arupadhatu

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

5 Cuitan Anak Purbaya usai Ayahnya Dicopot Sebagai Menkeu: Sindir Gaji Kecil hingga Mafia

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:38 WIB

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

Donald Trump Menuntut Ganti Rugi Perang Rebutan Selat Hormuz, Sama Siapa?

News | Selasa, 15 September 2026 | 10:34 WIB

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Saat Kabel Mulai Ditinggalkan, Teknologi Wireless Hubungkan Laptop, AR hingga Drone

Tekno | Selasa, 15 September 2026 | 10:32 WIB

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Ulasan Novel Mirai Karya Mamoru Hosoda: Belajar Memahami Arti Keluarga

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 10:30 WIB

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Indeks CFX10 Melonjak 23,95%, Bursa Kripto CFX Tunjukkan Tren Positif

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 10:21 WIB

×