Penjelasan Sandiaga Uno Terkait Surat Edaran PKS

Bangun Santoso, Ria Rizki Nirmala Sari

Selasa, 23 Oktober 2018 | 14:14 WIB
Penjelasan Sandiaga Uno Terkait Surat Edaran PKS
Sandiaga Uno di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Sabtu (13/10/2018). (Suara.com/Ria Rizki Nirmala Sari)

Suara.com - Calon Wakil Presiden Nomor Urut 02, Sandiaga Uno menjelaskan terkait pengoptimalan dukungan kampanye untuknya dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Pasalnya dalam surat itu hanya nama Sandiaga Uno yang difokuskan PKS.

Menurut Sandiaga, adanya arahan PKS kepada anggota Fraksi PKS DPR RI untuk memaksimalkan kampanye untuknya ialah salah satu dari pembagian tugas partai pengusung. Sandiaga menilai PKS melihat dirinya sebagai kandidat non partai dan memiliki jadwal kampanye yang lebih banyak ketimbang Calon Presiden Prabowo Subianto.

"Mungkin berbagi. PKS melihat ada irisan yang kuat dengan saya. Saya kebetulan udah non partai dan mungkin jadwalnya lebih luas," kata Sandiaga di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (23/10/2018).

Selain itu, Sandiaga menilai PKS telah memahami apabila Prabowo memiliki jadwal acara kampanye yang digelar oleh Partai Gerindra.

"Pak Prabowo mungkin jadwalnya diarahkan lebih ke simpul-simpul strategis dan banyak acara-acara Gerindra," ujarnya.

Sandiaga tak memusingkan adanya pengoptimalan kampanye yang dilakukan oleh PKS kepadanya. Hal itu dikarenakan dirinya seringkali melihat banyak kader-kader PKS yang turut hadir dalam acara kampanyenya.

"Hampir di setiap titik saya turun itu kader PKS datang dan mereka ingin berjuang untuk sebuah kemenangan bersama," pungkasnya.

Untuk diketahui, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta kepada seluruh anggota Fraksi PKS DPR RI untuk mengoptimalkan kampanye Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno di daerah pemilihannya masing-masing. Hal itu bertujuan untuk membangun coat tail effect kepada partai.

Arahan itu tertuang dalam surat yang beredar dengan nomor 05/D/EDR/DPP-PKS/2018 tentang optimalisasi anggota legislatif DPR RI untuk kampanye Cawapres Sandiaga Shalahuddin Uno. Surat itu ditandatangani langsung oleh Presiden PKS Sohibul Iman.

baca juga

Dalam surat tersebut yang ditulis Senin (17/9/2018) disampaikan bahwa seluruh Anggota Fraksi PKS diminta untuk memanfaatkan sumber daya yang dimiliki untuk menginisiasi dan mengoptimalkan kampanye Sandiaga Uno.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kubu Prabowo akan Umumkan Dana Kampanye Bulanan Selasa Hari Ini

Kubu Prabowo akan Umumkan Dana Kampanye Bulanan Selasa Hari Ini

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 13:09 WIB

Jadi Tersangka, Ahmad Dhani Ajukan Penundaan Pemeriksaan

Jadi Tersangka, Ahmad Dhani Ajukan Penundaan Pemeriksaan

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 12:34 WIB

Sandiaga Tak Terima Kerap Disindir Bicara Tanpa Data

Sandiaga Tak Terima Kerap Disindir Bicara Tanpa Data

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 12:04 WIB

Banser Bakar Bendera Tauhid, Sandiaga: Jangan Terprovokasi

Banser Bakar Bendera Tauhid, Sandiaga: Jangan Terprovokasi

News | Selasa, 23 Oktober 2018 | 11:12 WIB

Ide Debat Capres di Kampus, Timses Jokowi: UU Melarang

Ide Debat Capres di Kampus, Timses Jokowi: UU Melarang

News | Senin, 22 Oktober 2018 | 23:10 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB