Duh... Jaringan Internet Tes CPNS di Kediri Bermasalah

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 26 Oktober 2018 | 15:39 WIB
Duh... Jaringan Internet Tes CPNS di Kediri Bermasalah
Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (26/10). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Panitia seleksi penerimaan calon pegawai negeri sipil atau tes CPNS menyesalkan jaringan komputer yang masih bermasalah dan belum terkoneksi semua. Sehingga tes CPNS yang digelar di Kabupaten Kediri, Jawa Timur, terpaksa ditunda.

Pihaknya memang memutuskan dilakukan penundaan sebab dari vendor juga tidak bisa memberikan kepastian untuk jaringan komputer bisa diselesaikan hari ini. Nantinya, akan dilakukan penjadwalan ulang dan dilakukan masing-masing pemerintah daerah terkait.

"Pada hari ini mundur, karena dari 390 baru terpasang 100. Untuk pelaksanaan terkendala di lapangan dan atas izin pimpinan BKN direstui hari ini kami ajukan mundur dari pelaksanaan," kata Koordinator seleksi CPNS dari BKN di Kabupaten Kediri Harianto, di Kediri, Jumat.

Sebenarnya, kata dia, jumlah komputer yang tersedia untuk tes CPNS tersebut mencukupi, yakni 390 unit ditambah dengan 10 unit. Sehingga total ada 400 unit. Namun, karena jaringan yang belum terkoneksi semua akhirnya ujian tidak bisa dilakukan. Hal itu dilakukan, sebab ujian memanfaatkan komputer.

"Semua tergantung vendor, kami sudah tegaskan bisa malam ini sudah siap untuk pengerjaan, tapi juga kesanggupan dan itu dibuktikan dengan hasil. Kami upayakan tidak tunda lagi. Dan itu sebenarnya di luar kami, ketika dipaksakan penyelesaian juga tidak bisa dipastikan. Tapi, dari vendor tetap ada kesanggupan," kata dia.

Pihaknya kini juga membuat berita acara sekaligus meminta pernyataan dari vendor terkait dengan penundaan tersebut. Hal itu sebagai bukti bahwa kendala teknis terjadi oleh pihak vendor.

Sementara itu, akibat tes CPNS yang tertunda menyebabkan calon peserta tes CPNS menjadi kecewa. Salah satunya adalah Siska, asal Krian, Kabupaten Sidoarjo. Pelamar tenaga keperawatan itu kecewa ujian tidak jadi diselenggarakan, padahal tempat tinggalnya cukup jauh.

"Tes nya ditunda hingga batas waktu tidak ditentukan, jadi terpaksa harus pulang lagi," ucap Siska.

Pelaksana Tugas Kepala BKD Kabupaten Kediri Sukadi menyebut jumlah peserta tes yang digelar di area Simpang Lima Gumul (SLG) Kabupaten Kediri ini mencapai 1.170 orang.

Para peserta juga dari berbagai daerah dan bukan hanya dari Kediri. Rencananya, kegiatan tes CPNS akan digelar selama tiga hari, dan untuk hari pertama ada tiga sesi di mana setiap sesi diikuti 390 peserta. Di Kabupaten Kediri, pemda juga membuka untuk 490 formasi yang didominasi tenaga keperawatan dan guru.

"Kami dari pemerintah daerah sifatnya hanya membantu pelaksanaan. Kami siapkan bagian registrasi peserta, sedangkan untuk pelaksanaan tes CPNS dan perangkat menjadi wewenang BKN bekerjasama dengan vendor," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tes CPNS di Jember Molor 6 Jam, Dimulai Pukul 14.00 WIB

Tes CPNS di Jember Molor 6 Jam, Dimulai Pukul 14.00 WIB

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 14:14 WIB

Tes CPNS di Kota Malang Ditunda

Tes CPNS di Kota Malang Ditunda

News | Jum'at, 26 Oktober 2018 | 14:10 WIB

Simpan 2 Cowok di Loteng, Cewek Penghuni Indekos Digiring Massa

Simpan 2 Cowok di Loteng, Cewek Penghuni Indekos Digiring Massa

News | Rabu, 24 Oktober 2018 | 14:10 WIB

Tempat Wisata di Kediri, dari Gunung Kelud sampai Taman Kelir

Tempat Wisata di Kediri, dari Gunung Kelud sampai Taman Kelir

Lifestyle | Selasa, 23 Oktober 2018 | 20:15 WIB

Diangkat Jadi PNS, Eko Yuli Ogah Duduk di Belakang Meja

Diangkat Jadi PNS, Eko Yuli Ogah Duduk di Belakang Meja

Sport | Selasa, 23 Oktober 2018 | 15:42 WIB

Terkini

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

Hantavirus Ternyata Sudah Muncul di Indonesia, 23 Kasus Terdeteksi dalam Dua Tahun Terakhir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 09:05 WIB

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

NHM Peduli Perkuat Infrastruktur Air Bersih di Desa Tiowor, Kao Teluk

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:44 WIB

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

Ketua Ombudsman RI Terancam Dipecat Tidak Hormat, Majelis Etik Buka Suara soal Kasus Hery Susanto

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 08:15 WIB

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

Perkuat Komitmen Stabilitas, Prabowo Ajak ASEAN Utamakan Dialog Hadapi Persoalan Kawasan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 07:24 WIB

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB