Datangi RS Polri, Menhub Budi Karya Minta Lion Air Tanggung Jawab

Bangun Santoso | Suara.com

Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:56 WIB
Datangi RS Polri, Menhub Budi Karya Minta Lion Air Tanggung Jawab
Menteri Perhubungan Budi Karya Sambagi RS Polri (Suara.com/Umay)

Suara.com - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyambangi Posko Ante Mortem kecelakaan pesawat Lion Air JT-610 di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (30/10/2018).

Budi menuturkan kedatangannya untuk menyampaikan duka cita dan semangat kepada keluarga korban.

"Kedatangan saya kemari untuk mengucapkan duka cita dan memberi semangat bagi keluarga korban," ujar Budi dalam jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati.

Ia mengapresiasi tim dokter RS Polri yang menjadi koordinator dalam hal melakukan identifikasi korban jatuhnya pesawat Lion Air dengan tujuan Jakarta-Pangkal Pinang.

"Saya juga apresiasi kepada Polri khususnya RS kepolisian. Di mana untuk kejadian ini sebagai koordinator. Saya berterima kasih, karena apa yang diberikan pelayanan Polri sangat detil sangat santun sangat komprehensif menunjukan bahwa ada suatu tanggung jawab dari kita bersama didukung tim Polri," kata Budi.

Tak hanya itu, ia berharap proses identifikasi yang dilakukan RS Polri berjalan dengan baik melalui sidik jari ataupun DNA keluarga korban.

"Saya juga menjenguk beberapa korban yang dilakukan tes DNA untuk bisa dicocokan. Pekerjaan ini penting karena berikutnya proses bagaimana nanti kalau jenazah sudah teridentifikasi dengan baik akan diserahkan kepada keluarga secara bertahap, secepat mungkin. Bersama dengan itu juga tes DNA dan sidik jari penting banget untuk berikan suatu dasar bukti bagi Jasa Raharja memberikan asuransi," kata dia.

Lebih lanjut, Budi meminta kepada manajemen Lion Air bertanggungjawab dengan memberikan fasilitas yang baik kepada keluarga korban.

"Saya juga minta kepada Lion Air bertanggung jawab untuk memberikan fasilitas yang baik dan ramah berikan semacam satu komunikasi psikologis bersama-sama Polri agar keluarga korban tetap semangat," tandasnya.

Hingga berita ini diturunkan, RS Polri telah menerima 35 kantong jenazah yang dievakuasi dari perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat. NAmun, tim dokter belum satu pun mengidentifikasi korban pesawat nahas itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kecelakaan Lion Air Sejak Awal Abad Milenium dalam Grafis

Kecelakaan Lion Air Sejak Awal Abad Milenium dalam Grafis

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:49 WIB

Nelayan Saksikan Detik-detik Lion Air Oleng dan Jatuh ke Laut

Nelayan Saksikan Detik-detik Lion Air Oleng dan Jatuh ke Laut

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:46 WIB

Kemenhub Klaim Sudah Cek 4 Pesawat Boeing 737-8 MAX

Kemenhub Klaim Sudah Cek 4 Pesawat Boeing 737-8 MAX

Bisnis | Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:35 WIB

Ada 84 Potongan Tubuh, Korban Lion Air Belum Teridentifikasi

Ada 84 Potongan Tubuh, Korban Lion Air Belum Teridentifikasi

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 20:26 WIB

Kata Terakhir Korban Lion Air ke Keluarga: Mama Kelonin Aku Ya

Kata Terakhir Korban Lion Air ke Keluarga: Mama Kelonin Aku Ya

News | Selasa, 30 Oktober 2018 | 19:37 WIB

Terkini

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

Menakar Posisi Tawar Iran: Benarkah Makin Kuat Usai Digempur AS dan Israel?

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:18 WIB

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:13 WIB

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

Ribuan ASN Kemensos Mangkir di Hari Pertama Kerja, Gus Ipul Bakal Sanksi dan Potong Tukin 3 Persen

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:08 WIB

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 19:02 WIB

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

Meski Masih WFA, Gus Ipul Temukan 2.708 ASN Kemensos Alpa

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:22 WIB

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

Normalisasi Sungai Terdampak Bencana Jadi Prioritas Satgas PRR

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:15 WIB

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

Sembari Menunggu Data Rampung, Pemerintah Percepat Penyaluran Bantuan Pemulihan Sumatera

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 18:08 WIB

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

Namanya Dicatut dalam Isu Sensitif, Menteri HAM Pigai Pertimbangkan Tempuh Jalur Hukum

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:59 WIB

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

Kasus Korupsi Kuota Haji, KPK Kuliti Peran Gus Yaqut dan Gus Alex

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:30 WIB

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

Ketua Satgas Dorong Percepatan Pemulihan Bencana Sumatra melalui Sinergi Antar Daerah

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:26 WIB