Diserang Isu Kenaikan Harga Bahan Pokok, Kubu Jokowi Pasang Badan

Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 31 Oktober 2018 | 16:04 WIB
Diserang Isu Kenaikan Harga Bahan Pokok, Kubu Jokowi Pasang Badan
Ketua Umum PPP Romahurmuziy di Gedung DPR RI, Kamis (16/8/2018). [Suara.com/Yosea Arga Pramudita]

Suara.com - Anggota Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional pasangan Joko Widodo atau Jokowi – Ma’ruf Amin, Romahurmuziy mengatakan seluruh tim pemenangan Jokowi – Ma’ruf di Pilpres 2019 diminta untuk memberikan data akurat soal harga-harga bahan pokok di pasar. Ini untuk meyakinkan masyarakat kalau harga bahan pokok masih stabil. 

Ketua Umum PPP ini mengatakan apa yang disampaikan Jokowi soal harga bahan pokok sesuai dengan hasil peninjauan langsung ke pasar. Peninjauan Jokowi di Pasar Bogor, Selasa (30/10) malam, untuk memastikan harga bahan pokok di pasar masih stabil dan masyarakat tak gusar karena lawan politiknya di Pilpres 2019 selalu mengklaim kalau harga barang-barang pokok terus merangkak naik. 

"Jadi masyarakat perlu mendapatkan informasi yang akurat terhadap klaim-klaim yang selalu dilakukan secara sepihak oleh paslon lawan," kata Romahurmuziy di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (31/10/2018). 

Politikus yang akrab disapa Romy ini memastikan harga bahan pokok di pasar masih normal. Ia dipastikan Romy setelah mengunjungi salah satu pasar di daerah Provinsi Jambi. Di sana Romy menemukan harga-harga bahan pokok yang cenderung murah. 

"Jadi jangan kemudian masyarakat itu disesatkan dengan informasi-informasi yang tidak berdasar," ujarnya. 

Menurut Romy, kubu Jokowi – Ma’ruf saat ini tengah diserang isu kenaikan harga bahan pokok. Terkait serangan kubu lawan, Rommy mengatakan akan selalu menyajikan fakta. 

"Pasti kita harus menyajikan fakta. Kita harus menyajikan kenyataan bahwa apa yang disampaikan oleh lawan dengan aneka informasi," pungkasnya. 

Untuk diketahui, Presiden Jokowi blusukan ke pasar Lawang Suryakencana, Bogor pada Selasa (30/10) malam. Di sana, Jokowi meninjau dan mengklaim kalau kondisi harga-harga di pasar tersebut stabil dan sejalan dengan kondisi makroekonomi, terutama berkaitan dengan besaran inflasi.

Jokowi kemudian berharap tidak ada pihak-pihak yang berkata sebaliknya soal kenaikan harga bahan pokok di pasar.

baca juga

"Inflasinya stabil, harga di pasar juga stabil. Jadi jangan sampai ada yang teriak di pasar harga mahal-mahal. Nanti ibu-ibu di pasar marah, nanti enggak ada yang datang ke pasar, larinya ke supermarket, ke mal," kata Jokowi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Minta Prabowo Tak Hanya Curhat, Kubu Jokowi: Rakyat Susah Percaya

Minta Prabowo Tak Hanya Curhat, Kubu Jokowi: Rakyat Susah Percaya

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:42 WIB

Arab Eksekusi Mati TKI, Sandiaga Bandingkan Jokowi dengan Prabowo

Arab Eksekusi Mati TKI, Sandiaga Bandingkan Jokowi dengan Prabowo

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:26 WIB

Kubu Jokowi Jawab Tudingan Ratna Sarumpaet Dipaksa Berbohong

Kubu Jokowi Jawab Tudingan Ratna Sarumpaet Dipaksa Berbohong

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:23 WIB

Skenario Pembakaran Bendera Tauhid, Kubu Jokowi Angkat Bicara

Skenario Pembakaran Bendera Tauhid, Kubu Jokowi Angkat Bicara

News | Rabu, 31 Oktober 2018 | 13:07 WIB

Lion Air Jatuh, Jokowi: Perketat Manajemen Penerbangan Murah!

Lion Air Jatuh, Jokowi: Perketat Manajemen Penerbangan Murah!

Bisnis | Rabu, 31 Oktober 2018 | 12:48 WIB

Terkini

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

Cuma Dalih? Pembunuh Ojol di Kosambi Ngaku Tertekan Disuruh Orang Tua Cepat Nikah

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 09:02 WIB

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:18 WIB

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

Usut Gurita Pemerasan Silmy Karim, KPK Mapping Kantor Imigrasi di Wilayah 'Kantong' WNA

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:08 WIB

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:02 WIB

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

Xi Jinping Bersih-Bersih Elite Partai, Anggota Politbiro Alami Nasib Nahas karena Korupsi

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

Susul Korut, Amerika Serikat Membekukan Aset Kripto Terkait Iran Senilai Rp 2,3 Triliun

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:47 WIB

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

JPO Tendean Selesai Dievakuasi, Akses ke Blok M dan Kemang Kembali Dibuka

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:44 WIB

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

Target Serangan AS ke Iran Selanjutnya, Pembangkit Listrik dan Jembatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:39 WIB

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

Iran Hujan Rudal AS, Rentetan Bom Hancurkan Pesisir Strategis dekat Selat Hormuz

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:17 WIB

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

Kekayaan Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Tak Sesuai LHKPN, KPK Buka Suara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 07:12 WIB

×