Jenazah Korban Lion Air Sudah Rusak, DVI Andalkan Tes DNA

Reza Gunadha, Walda Marison

Senin, 05 November 2018 | 20:53 WIB
Jenazah Korban Lion Air Sudah Rusak, DVI Andalkan Tes DNA
Kepala Laboratorium DNA Biddokpol Pusdikkes Polri Kombes Putut T Widodo. [Suara.com/Walda Marison]

Suara.com - Kepala Laboratorium DNA Biddokpol Pusdikkes Polri Kombes Putut T Widodo mengakui, terdapat sejumlah kesulitan dalam mengidentifikasi potongan-potongan tubuh penumpang pesawat Lion Air JT 610.

Ia menuturkan, kesulitan paling terasa saat tim berupaya mengidentifikasi jenazah yang terbilag sudah lama ditemukan.

"Jenazah itu, semakin bertambah hari semakin kurang bagus. Ini menjadi kesulitan tersendiri," ujar Widodo di Ruang DVI Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (5/11/2018).

Namun, ia mengatakan, kesulitan seperti itu tidak lantas menutup kemungkinan jenazah yang terbilang sudah lama gagal diidentifikasi. 

Ia menyebutkan, banyak sel dalam organ tubuh memudahkan tim melakukan identifikasi walaupun kondisi jenazah sudah lama.

"Tapi jangan khawatir. DNA yang terdapat dalam sel berjumlah banyak. Kalau ada yang rusak lima, mungkin yang tiga bisa dipergunakan," ujarnya.

Sebelumnya,  Tim Disaster Victims Investigation (DVI) Rumah Sakit Polri Kramat Jati berhasil mengidentifkasi 13 jenazah baru. Sebelumnya, tim sudah berhasil mengidentifikasi 14 jenazah lain.

Hingga Senin malam ini, total 27 jenazah korban Lion Air JT610 berhasil teridentifikasi.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

13 Jasad Baru Korban Lion Air Diserahkan ke Keluarga Malam Ini

13 Jasad Baru Korban Lion Air Diserahkan ke Keluarga Malam Ini

News | Senin, 05 November 2018 | 20:35 WIB

KNKT: Lion Air yang Jatuh Sudah Rusak di 4 Penerbangan Terakhir

KNKT: Lion Air yang Jatuh Sudah Rusak di 4 Penerbangan Terakhir

News | Senin, 05 November 2018 | 18:30 WIB

Kerja Tim Psikologi Polri Jadi Teman Curhat Keluarga Korban

Kerja Tim Psikologi Polri Jadi Teman Curhat Keluarga Korban

News | Senin, 05 November 2018 | 17:01 WIB

Sulitnya Identifikasi DNA Korban Lion Air, Begini Faktanya

Sulitnya Identifikasi DNA Korban Lion Air, Begini Faktanya

News | Senin, 05 November 2018 | 17:00 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×