Tangis Tabur Bunga untuk Korban Lion Air: Aku Masih Ingin di Sini

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 06 November 2018 | 15:11 WIB
Tangis Tabur Bunga untuk Korban Lion Air: Aku Masih Ingin di Sini
Keluarga dan Kerabat Penumpang Pesawat Lion Air PK-LQP diajak mengungjungi lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.(Suara.com/ Muhamad Yasir)

Suara.com - Tangis dan haru mewarnai tabur bunga dan doa bersama korban Lion Air jatuh di Tanjung Karawang, Jawa Barat, Selasa (6/11/2018). sebagian dari mereka tidak ingin beranjak kembali ke daratan, Jakarta.

"Aku masih ingin di sini. Aku masih ingin di sini," kata salah satu keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 sambil menangis di buritan KRI Banjarmasin-592.

"Pasti ditemukan, hanya masalah waktu saja," kata seorang laki-laki kepada seorang perempuan yang menangis itu.

Mereka berjalan berpelukan menuju buritan kapal untuk mendoakan keluarga yang menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Tangis keluarga korban kecelakaan pesawat yang mengangkut 189 penumpang dan awak tersebut pecah di perairan Tanjung Karawang.

Keluarga dan Kerabat Penumpang Pesawat Lion Air PK-LQP diajak mengungjungi lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.(Suara.com/ Muhamad Yasir)
Keluarga dan Kerabat Penumpang Pesawat Lion Air PK-LQP diajak mengungjungi lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.(Suara.com/ Muhamad Yasir)

Banyak diantara mereka tidak kuasa menahan nangis, ketika panitia doa bersama dan tabur bunga menyatakan bahwa mereka berada di lokasi pesawat jatuh. Beberapa bahkan tidak kuasa menahan kesedihan sehingga sampai tidak sadarkan diri. Beberapa terlihat tabah dan saling menguatkan.

Beberapa memilih menaburkan bunga di laut dalam diam, dengan tatapan mata menerawang ke arah laut lepas. Keluarga korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610 difasilitasi untuk melihat lokasi pesawat jatuh untuk berdoa dan menaburkan bunga, Selasa.

Untuk keperluan nengantar keluarga korban, Komando Armada I TNI Angkatan Laut mengerahkan dua kapal, yaitu KRI Banjarmasin-592 dan KRI Banda Aceh-593. Kapal berangkat dari dermaga Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) Tanjung Priok.

Berdialog Dalam perjalanan menuju lokasi pesawat jatuh, di atas KRI Banjarmasin-592, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Muhammad Syaugi menyempatkan berdialog dengan keluarga korban.

"Kami tetap berusaha mencari sekuat tenaga. Insya Allah. Pasti akan ditemukan," kata Syaugi kepada salah satu keluarga korban.

baca juga
Keluarga dan Kerabat Penumpang Pesawat Lion Air PK-LQP diajak mengungjungi lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.(Suara.com/ Muhamad Yasir)
Keluarga dan Kerabat Penumpang Pesawat Lion Air PK-LQP diajak mengungjungi lokasi jatuhnya pesawat di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat.(Suara.com/ Muhamad Yasir)

Syaugi menyampaikan dukanya dan memanjatkan doa agar penumpang Lion Air JT 610 yang menjadi korban diampuni dosa-dosanya dan mendapatkan tempat yang layak di sisi Tuhan. Syaugi juga meminta keluarga korban untuk mendoakan tim pencarian dan pertolongan gabungan agar diberi kekuatan dalam melakukan pencarian korban.

Beberapa keluarga korban yang sempat berdialog menyampaikan doa sebagaimana diminta Syaugi.

"Aamiin. Kita saling mendoakan," kata marsekal TNI berbintang tiga itu.

Kepada keluarga korban, Syaugi mengatakan tugas utama tim pencarian dan pertolongan adalah mengevakuasi korban, bukan yang lain. Bila dalam proses pencarian dan evakuasi tim menemukan hal-hal lain berkaitan dengan kecelakaan tersebut, maka juga akan diambil.

Sejumlah Tim SAR gabungan melakukan pencarian pesawat Lion Air (PK-LQP) JT610 Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang,Jawa Barat, Minggu (4/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)
Sejumlah Tim SAR gabungan melakukan pencarian pesawat Lion Air (PK-LQP) JT610 Jakarta-Pangkal Pinang yang jatuh di perairan Tanjung Karawang,Jawa Barat, Minggu (4/11). (Suara.com/Fakhri Hermansyah)

"Sampai dengan kemarin, sudah ada 164 kantong jenazah yang ditemukan. Saya akan maksimalkan terus. Insya Allah hari ini akan ditemukan lagi," katanya.

Tentang badan pesawat yang belum ditemukan, Syaugi mengatakan selama ini tim pencarian dan pertolongan memang belum menemukan. Pencarian telah dipersempit pada lingkar 250 meter karena di luar itu sudah tidak lagi ditemukan serpihan atau potongan badan pesawat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cita-cita Jadi Pelayar, Naning Terngiang Janji Putranya

Cita-cita Jadi Pelayar, Naning Terngiang Janji Putranya

News | Selasa, 06 November 2018 | 14:30 WIB

Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Lokasi Jatuhnya Lion Air

Keluarga Tak Kuasa Menahan Tangis di Lokasi Jatuhnya Lion Air

News | Selasa, 06 November 2018 | 13:31 WIB

Cara Kabasarnas Tenangkan Keluarga Korban Sebelum Doa Bersama

Cara Kabasarnas Tenangkan Keluarga Korban Sebelum Doa Bersama

News | Selasa, 06 November 2018 | 13:20 WIB

Masuk ke Ruang Otopsi Potongan Jenazah Korban Lion Air JT 610

Masuk ke Ruang Otopsi Potongan Jenazah Korban Lion Air JT 610

News | Selasa, 06 November 2018 | 12:10 WIB

Di Atas KRI 592 Banjarmasin, Keluarga Korban Lion Air Berdoa

Di Atas KRI 592 Banjarmasin, Keluarga Korban Lion Air Berdoa

News | Selasa, 06 November 2018 | 12:03 WIB

Terkini

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

Siap Jadi Ketum FKPPI, Titiek Soeharto: Putra-Putri Purnawirawan Harus Dukung Program Prabowo

News | Rabu, 04 November 2026 | 23:56 WIB

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Menang AMI Awards 2026, Hindia Angkat 3 Jari: Kami Dedikasikan untuk Teman-teman yang Sulit Bernapas

Entertainment | Rabu, 04 November 2026 | 23:23 WIB

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Menteri Riefky Mabar Bareng Anak SD di Bojonggede, Game Sambal Siap Mendunia

Jabar | Rabu, 04 November 2026 | 22:37 WIB

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Warisan Bukan Sekadar Harta, Habib Jafar Ingatkan Pentingnya Menjaga Masa Depan Keturunan

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 22:16 WIB

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

HP Disadap Eks Kapolri, Prabowo Ternyata Tahu dari Sosok Ini

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:15 WIB

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

TNI AL Benarkan Pengerahan Pasukan ke Jakarta, Jumlah Personel Dirahasiakan

News | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Pentingnya Kesehatan Mata Pemain Sepak Bola: Tak Hanya Diukur dari Ketajaman Penglihatan

Health | Rabu, 04 November 2026 | 22:05 WIB

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

Berani Lawan Trump, Inilah Sosok Abdul El-Sayed yang Cetak Rekor Politik AS

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Mi Goreng dan Makanan Pedas Jadi Favorit Gen Z, Ini Tren Kuliner yang Menarik Dicoba

Lifestyle | Rabu, 04 November 2026 | 21:43 WIB

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

Gerindra Minta Kasus Dugaan Penyadapan Prabowo Diusut Tanpa Intervensi

News | Rabu, 04 November 2026 | 21:32 WIB

×