Politik Genderuwo, Pesan Jokowi Biar Rakyat Tak Ditakut-takuti

Jum'at, 09 November 2018 | 21:56 WIB
Politik Genderuwo, Pesan Jokowi Biar Rakyat Tak Ditakut-takuti
Presiden Joko Widodo mengenakan helm sebelum ANTARA FOTO/Wahyu Putro Amenjajal motor listrik buatan dalam negeri 'Gesits' seusai melakukan audiensi dengan pihak-pihak yang terkait produksi di halaman tengah Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (7/11/2018). Audiensi tersebut membahas persiapan produksi massal sepeda motor listrik Gesits. [ANTARA FOTO/Wahyu Putro A].

Suara.com - Juru Bicara Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden Joko Widodo dan calon wakil presiden Ma'ruf Amin, Arya Sinulingga menilai pernyataan Presiden Joko Widodo soal politik genderuwo merupakan cara Jokowi mengingatkan masyarakat agar tak takut dengan upaya pihak tertentu yang terus berusaha menebar ketakutan.

Menurut Arya, politik genderuwo adalah bahasa lain dari firehose of falsehood, yakni sebuah istilah asing yang belum tentu awam bagi masyarakat. Karenanya, Jokowi menggunakan kata politik genderuwo.

"Bahwa rakyat jangan mau ditakut-takuti. Ini seperti, ada orang yang menakut-nakuti, jangan lewat jalan itu karena ada genderuwo di sana. Pak Jokowi datang dan bilang jangan takut. Karena memang tak ketakutan itu, tak ada apa-apa di sana sebenarnya. Jadi jangan mau ditakut-takuti, mereka tak bicara fakta, hanya bluffing," ujar Arya, Jumat (9/11/2018) malam.

Tak hanya itu, pernyataan Jokowi kata Arya untuk mengingatkan semua pihak yang suka menggunakan politik genderuwo. Menurutnya, wujud politik genderuwo yakni suka menghantui, menakut-nakuti, membuat seakan-akan ada situasi mengerikan.

Hal tersebut, kata Arya berbeda dengan politik yang suka membawa kedamaian dan membangun optimisme.

"Politik genderuwo itu juga suka mengada-adakan sesuatu yang sebenarnya tidak ada. Sebagai contoh, berusaha membangun kepanikan dan kebencian lewat omongan bahwa harga barang-barang naik," ucap dia.

Ia mencontohkan terkait ada pernyataan yang menyebut bahwa Indonesia di ambang kehancuran, kemudian pernyataan 90 persen rakyat Indonesia miskin. Karenanya, ia menilai pernyataan tersebut membangun ketakutan dan kecemasan soal masa depan Indonesia yang tak baik.

Namun berdasarkan fakta, kata Arya harga barang-barang sama sekali tidak naik. Indonesia pun sama sekali tak diambang kehancuran dan tak pula ada 90 persen masyarakat Indonesia berada dalam kemiskinan.

"Apa ada 90 persen masyarakat miskin? Padahal kemacetan ada di mana-mana karena mobil bertambah. Bukan hanya di Jakarta, tapi juga kota di daerah. Lihat Lombok. Warga di sana bisa recovery dengan cepat. Aktivitas ekonomi sudah jalan lagi. Kalau miskin, kan tak mungkin bisa. Tak ada yang meminta-minta, jadi tak miskin," tutur Arya.

Baca Juga: Menumpuk Skutik 125 cc, Ini Kata Yamaha

Arya menuturkan, meski kondisi sebenarnya sudah jelas-jelas berbeda, para politisi terus melakukan kebohongan untuk mengambil hati masyarakat.

"Itulah politik genderuwo. Genderuwo itu adalah hantu. Mereka berusaha menakut-nakuti. Yang tidak ada, berusaha diada-adakan," kata Arya.

Karena itu, Arya berharap kampanye dilakukan dengan menyampaikan gagasan-gagasan atau visi misi bukanlah menakut-nakuti. Hal tersebut agar masyarakat berpikir memilih pemimpin yang membawa kebaikan hidup bersama di masa mendatang.

"Jadi jangan ketakutan dibangun, supaya rakyat takut. Saya katakan, kalau yang bikin takut itu kan sebenarnya genderuwo," tandasnya .

Sebelumnya, Presiden Jokowi melontarkan pernyataan yakni politik genderuwo saat berpidato di acara pembagian sertifikat tanah untuk masyarakat di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jumat (9/11/2018).

Dalam pidatonya, Jokowi menyindir politikus yang kerap melakukan propaganda yang membuat ketakutan dan kekhawatiran di masyarakat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI