Angka Kelulusan CPNS 2018 Rendah, DPR: Perlu Ada Evaluasi

Agung Sandy Lesmana | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Selasa, 13 November 2018 | 19:47 WIB
Angka Kelulusan CPNS 2018 Rendah, DPR: Perlu Ada Evaluasi
Peserta mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) berbasis Computer Assisted Test (CAT) untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di kantor Wali Kota Jakarta Timur, Jumat (26/10). [ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto]

Suara.com - Anggota Komisi II DPR Yandri Susanto mengaku prihatin mendengar rendahnya angka kelulusan rendahnya angka peserta yang lolos dalam seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS 2018. Menurutnya perlu diadakan evaluasi untuk mengetahui penyebab rendahnya angka kelulusan itu.

Yandri mengatakan bahwa rendahnya jumlah peserta yang lolos tes CPNS tahap pertama menjadi catatan Komisi II. Tentunya hal tersebut menjadi dasar atas adanya evaluasi cara seleksi CPNS 2018.

"Ya tentu kita prihatin dan perlu dilakukan evaluasi dalam hal cara seleksi CPNS," kata Yandri kepada Suara.com, Selasa (13/11/2018).

Yang menjadi fokus evaluasi tentunya seputar teknis tes CPNS tahap Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), seperti daftar pertanyaan yang diberikan kepada peserta. Menurutnya hal tersebut harus dicermati baik-baik oleh penyelenggara CPNS dalam hal ini Kemenpan-RB.

Yandri menyebut penyelenggaraan CPNS tidak menghabiskan biaya yang sedikit. Melihat kecilnya tingkat kelulusan peserta CPNS, dia pun menyayangkan apabila negara menghamburkan anggaran untuk hasil yang tidak diinginkan.

"Perlu dilihat secara jeli karena dari semua proses rekrutmen dari awal sampai akhir pasti ada uang negara yang dikeluarkan dan kalau hasilnya tidak sesuai dengan harapan tentu sangat kita sayangkan," pungkasnya.

Untuk diketahui, Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi mengungkapkan, angka kelulusan Calon Pegawai Negeri Sipil alias CPNS 2018 berada di bawah 10 persen. Serapan kelulusan yang rendah ini mengakibatkan banyak formasi CPNS yang tak terisi.

Deputi SDM Aparatur pada Kemenpan-RB Setiawan Wangsaatmadja mengatakan, baru 60 persen data atau 1,7 juta pelamar yang telah masuk ke Kemenpan-RB. Dari data itu diperoleh nilai persentase hanya 10 persen pelamar yang lolos Seleksi Kompetensi Dasar (SKD).

"Sekarang baru masuk 60 persen. Jadi kami segera antisipasi karena kelulusan masih di bawah 10 persen," kata Setiawan saat ditemui di Kantor Kemenpan-RB, Jakarta Pusat, Senin (12/11/2018).

Setiawan menjelaskan, dalam SKD ada tiga komponen tes yang meliputi Tes Karakteristik Pribadi, Intelegensia Umum, dan Wawasan Kebangsaan. Mayoritas para pelamar tidak memenuhi ketiga tes itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pimpinan DPR: Wajar Tes CPNS Sulit, Negara Butuh Pegawai Terbaik

Pimpinan DPR: Wajar Tes CPNS Sulit, Negara Butuh Pegawai Terbaik

News | Selasa, 13 November 2018 | 17:06 WIB

Komisi VIII DPR Dukung Pemerintah Buat Kartu Nikah

Komisi VIII DPR Dukung Pemerintah Buat Kartu Nikah

DPR | Selasa, 13 November 2018 | 15:59 WIB

Kembar Lamia - Tania: Tekad Bawa Merpati Bali Juara Srikandi Cup

Kembar Lamia - Tania: Tekad Bawa Merpati Bali Juara Srikandi Cup

Sport | Selasa, 13 November 2018 | 12:00 WIB

Pembentukan JFPL dan JFAPL Didorong Dukung Kinerja Dewan

Pembentukan JFPL dan JFAPL Didorong Dukung Kinerja Dewan

DPR | Selasa, 13 November 2018 | 09:23 WIB

Fadli Zon: Arsul Sani Percikan Air ke Muka Sendiri

Fadli Zon: Arsul Sani Percikan Air ke Muka Sendiri

News | Senin, 12 November 2018 | 14:08 WIB

Terkini

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

Polemik Status Tahanan Rumah Gus Yaqut, Tersangka Korupsi Dapat Perlakuan Istimewa dari KPK?

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 23:03 WIB

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

Seskab Ungkap Detik-detik Prabowo Ingin Lihat Warga di Bantaran Rel: Dadakan Ingin Menyamar

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:31 WIB

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

Tanpa Lencana Presiden, Prabowo Santai Sapa Warga di Bantaran Rel Senen, Janjikan Hunian Layak

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 22:27 WIB

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

Eks Pejabat Keamanan AS: Eropa Hati-hati, Rudal Iran Bisa Capai Paris

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:43 WIB

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

Serangan Iran ke Israel Berlanjut: Puluhan Warga Jadi Korban, Sirene Terus Meraung

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:14 WIB

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

Iran: Ada Negara Arab yang Mau Bantu AS Kuasai Pulau Kharg

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:12 WIB

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

Belajar dari Perang ASIsrael vs Iran, Indonesia Harus Perkuat 'Character Building' dan Perang Siber

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 21:00 WIB

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

Remaja 20 Tahun Gugat Meta dan Youtube Gegara Kecanduan Sosmed, Dapat Ganti Rugi Rp90 M

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:59 WIB

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

Senator AS Curigai Trump di Kasus Trader Misterius yang Raup Rp800 M dalam 15 Menit

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:46 WIB

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

Geger! Niat Cari Kepiting, Nelayan di Jambi Malah Temukan Kerangka Manusia Setinggi 155 Sentimeter

News | Kamis, 26 Maret 2026 | 20:43 WIB