Bupati Remigo Ditangkap KPK, Begini Reaksi Partai Demokrat

Senin, 19 November 2018 | 11:53 WIB
Bupati Remigo Ditangkap KPK, Begini Reaksi Partai Demokrat
Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto. (Suara.com/Ria Rizki)

Suara.com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat, Agus Hermanto prihatin atas tertangkapnya Bupati Pakpak Bharat, Sumatera Utara, Remigo Yolanda Berutu oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Namun, ia meyakini tertangkapnnya Remigo selaku kader partai tidak akan mempengaruhi elektabilitas Partai Demokrat di Pemilu 2019.

Diketahui, Bupati Remigo yang merupakan Ketua DPC Partai Demokrat tertangkap dalam operasi tangkap tangan atau OTT KPK bersama lima orang lainnya pada Minggu (18/11/2018) dini hari kemarin. Remigo diduga menerima suap ratusan juta dalam beberapa tahap terkait proyek di Dinas PUPR Pakpak Bharat.

"Jadi kita tentunya juga ikut prihatin ya, karena salah satu kader kami (Partai Demokrat) terkena OTT," kata Hermanto di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senin (19/11/2018).

Menurut Hermanto, di dalam Partai Demokrat telah menerapkan pakta integritas. Di mana setiap kader yang tersandung kasus, khususnya korupsi harus berinisiatif untuk mengundurkan diri.

Sementara, soal pengaruh terhadap elektabilitas partai, menurut Agus, apabila ada kader yang tertangkap KPK, Partai Demokrat memastikan bisa mengatasi dampak dari hal tersebut.

"Dampak sudah dipersiapkan oleh Partai Demokrat dan kami yakini bahwa itu tidak akan ganggu elektoral kita," ujar dia.

Terkini, KPK langsung menahan Bupati Pakpak Bharat Remigo Yolanda Berutu, setelah resmi ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan suap proyek di Dinas PUPR di lingkungan Pemkab Pakpak Bharat.

Remigo ditahan di rumah tahanan Cabang Kavling-4, Jakarta Selatan. Sedangkan dua tersangka lainnya yakni Plt Kadis PUPR Pakpak Bharat, David Anderson Karosekali dan pihak swasta bernama Hendriko Sembiring ditahan di rumah tahanan berbeda.

David Anderson dititipkan di rumah tahanan Pomdam Jaya Guntur. Sementara Hendriko di Rumah Tahanan K4 belakang Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Baca Juga: Jokowi Tak Bisa Tolong Baiq Nuril Pasca Putusan MA

‎"KPK menahan ketiganya selama 20 hari ke depan untuk masa penahanan pertamanya dimulai sejak hari ini," kata Kepala Bagian dan Pemberitaan dan Publikasi KPK, Yuyuk Andriati, di gedung KPK, Senin (19/11/2018).

Atas perbuatannya, Remigo Yolando Berutu dan dua tersangka lainnya disangkakan pasal 12 huruf a atau pasal 12 huruf b atau pasal 11 Undang Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah ke dalam Undang Undang Nomor 20 Tahun 2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 65 ayat (1) KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI