Prabowo - Sandiaga Terima Kunjungan Silaturahmi dari Keturunan Pendiri NU

Ade Indra Kusuma, Ria Rizki Nirmala Sari

Kamis, 29 November 2018 | 06:27 WIB
Prabowo - Sandiaga Terima Kunjungan Silaturahmi dari Keturunan Pendiri NU
Prabowo – Sandiaga menerima kunjungan silahturahmi dari keturunan pendiri NU [Ria/Suara.com]

Suara.com - Capres – Cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto – Sandiaga Uno menerima kunjungan silaturahmi dari sejumlah zuriah atau keturunan pendiri Nahdlatul Ulama (NU) di kediaman Prabowo, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Rabu (28/11/2019) malam.

Pertemuan kedua belah pihak itu diisi dengan bertukar pikiran terkait dengan dukungannya di Pilpres 2019.

Sandiaga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada sejumlah ulama zuriah pendiri NU yang meluangkan waktunya untuk bersilaturahmi ke kediaman Prabowo.  Pasalnya, sebelum mereka berkunjung, Sandiaga dan Prabowo sempat mengunjungi ketiga pesantren, yakni Pesantren Tebuireng, Pesantren Tambak Beras dan Pesantren Denanyar, Jombang, Jawa Timur.

“Kami sangat terhormat mendapat kunjungan balasan karena pada hari santri nasional saya dan pak Prabowo mengunjungi tiga pesantren besar ini untuk bersilaturahmi dan napak tilas pada hari santri nasional menapak tilas resolusi jihad yang pada saat itu kami diterima dgn sangat baik,” kata Sandiaga di kediaman Prabowo.

Salah satu cucu dari pendiri NU, Hasyim Ashari, Irfan Yusuf Hasyim atau Gus Irfan mengungkapkan pada pertemuannya dengan Prabowo, Prabowo sempat menceritakan kalau NU menjadi salah satu pejuang dari lahirnya Indonesia. Gus Irfan sangat mengapresiasi dengan apa yang disampaikan Prabowo.

“Pak Prabowo tadi menjelaskan latar belakang menjadikan ini jauh lebih baik kami dari keluarga dari NU juga sangat terhormat karena beliau mengatakan bahwa Indonesia ini lahir sebagian besar juga karena perjuangan para ulama NU sehingga kehadiran kami di sini semacam mengulang perjuangan para pendahulu,” kata Gus Irfan.

Selain itu adapun zuriah atau keturunan pendiri NU yang mewakili Pesantren Tebuireng, KH Hasyim Karim atau Gus Aying mengaku bangga melihat Prabowo menjadi pembicara utama di The World 2019 Gala Diner yang diselenggarakan The Economist di Singapura, Selasa (27/11/2018).

Melalui forum itu, Prabowo menjelaskan program ekonomi yang ia usung kepada para CEO perusahaan besar di dunia.

"Seorang pemimpin harus jelas dan bisa meyakinkan saat berbicara di forum internasional. Masyarakat saya harap bisa melihat dan menilai siapa sesungguhnya yang punya kualitas kepemimpinan," ucap Kiyai Hasyim.

baca juga

Kiyai Hasyim meyakini, mengembalikan kejayaan bangsa Indonesia tidaklah mudah. Banyak problem yang kini tengah dihadapi bangsa ini. Namun, ia meyakini duet Prabowo-Sandi punya solusi.

"Melihat Prabowo dengan ketegasannya, dengan Pak Sandi dengan humble dan bisa sesuaikan diri dengan milenial, ini pasangan serasi. Kita harus objektif, kita bisa kritik Prabowo-Sandi bila salah. Tapi kalau ada kelebihan harus kita apresiasi," ucap Kiyai Hasyim.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sandiaga Uno: Reuni Akbar 212 Tak Hanya Untungkan Saya dan Prabowo

Sandiaga Uno: Reuni Akbar 212 Tak Hanya Untungkan Saya dan Prabowo

News | Kamis, 29 November 2018 | 03:00 WIB

Kubu Prabowo Kritik Presiden Jokowi Tak Atur Ojek Online

Kubu Prabowo Kritik Presiden Jokowi Tak Atur Ojek Online

News | Kamis, 29 November 2018 | 02:00 WIB

Naniek S Deyang Diperiksa, Polisi: Hanya Pertegas soal Foto Ratna Sarumpaet

Naniek S Deyang Diperiksa, Polisi: Hanya Pertegas soal Foto Ratna Sarumpaet

News | Kamis, 29 November 2018 | 00:00 WIB

Terkini

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

Pelibatan Taruna di Sekolah Rakyat Tuai Kritik, Dinilai Tak Tepat untuk Bentuk Karakter Siswa

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:49 WIB

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

Jelang MPLS 2026/2027, Gus Ipul Beri Pembekalan kepada 191 Sekolah Rakyat

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:34 WIB

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

Prabowo dan Narendra Modi Sambangi Candi Prambanan, PM India Dijadwalkan Beribadah

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 10:12 WIB

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

Menteri Imipas Buka Suara soal Usulan Napi Penerima Amnesti Wajib Ikut Komcad

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:46 WIB

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

Demo Pendukung MBG Digelar Hari Ini, 1.686 Personel Gabungan Turun Mengamankan

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:39 WIB

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

KPK Jangan Melempem! Usut Tuntas Skandal Amplop Menhut Raja Juli di Kasus Suap Hutan Kuansing

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:33 WIB

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

DPRD DKI Nilai Tarif Transjakarta Naik Jadi Rp 5.000 Masih Wajar, Ini Alasannya

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 09:08 WIB

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

KPK Doakan Gus Yaqut Cepat Sembuh agar Proses Hukum Kasus Korupsi Haji Segera Rampung

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:39 WIB

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

Momen Akrab Gibran, Puan, Muzani, dan Sultan di Parlemen, Ternyata Bahas Soal Ini

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!

News | Selasa, 07 Juli 2026 | 22:45 WIB

×