Rekam Penangkapan Rakyat, Dokter Muda Papua Disiksa 10 Polisi

Reza Gunadha

Selasa, 04 Desember 2018 | 14:00 WIB
Rekam Penangkapan Rakyat, Dokter Muda Papua Disiksa 10 Polisi
Sebanyak 10 anggota kepolisian menganiaya sejumlah pemuda Papua pada hari Sabtu (1/12) akhir pekan lalu sekitar pukul 11.20 WIT. [Tabloid Jubi]

Suara.com - Sebanyak 10 anggota kepolisian menganiaya sejumlah pemuda Papua pada hari Sabtu (1/12) akhir pekan lalu sekitar pukul 11.20 WIT.

Aksi penganiayaan itu diawali dengan tindakan perampasan telepon seluler, sehingga berujung pada kekerasan 10 personel Polda Papu dan Polsek Abepura terhadap Benyamin Lagowan (27), Hendrikus Madai (27) dan Laorens Kerebea (24).

Benyamin Lagowan, dokter muda yang dianiaya itu menyampaikan kepada Tabloid Jubi, kejadian kekerasan dan penganiayaan itu bermula dari adanya penangkapan dan penyiksaan oleh aparat keamanan Indonesia terhadap rakyat Papua.

Padahal, warga Papua tersebut hendak menggelar doa bersama bertempat di kantor MRP Papua, memperingati hari besar bangsa Papua yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2018.

Saat itu sekitar pukul 11.15 WIT, Benyamin Lagowan bersama bayinya yang baru berusia 8 bulan dan istrinya Marselina Matuan hendak menuju Jayapura utara.

Namun, karena ada penangkapan terhadap rakyat Papua dan sedang dibawa ke halaman Mapolsek Abepura, maka Benyamin Lagowan bersama anak serta istri berniat menyaksikan proses penyekapan itu dari arah lingkaran Abepura. Persisnya dekat pinggir kios/ruko sebelah kantor distrik Abepura ke arah Polsek Abepura.

“Saat saya mengeluarkan ponsel dan berusaha memotret massa aksi yang ditahan, tiba-tiba datang dua anggota polisi yang saya duga adalah anggota Brimob. Saya tidak ingat namanya, langsung menarik ponsel dari arah belakang,” tuturnya,

Melihat sikap polisi yang kasar, Benyamin berusaha mengelak dan bertanya, ‘kenapa?’ Tetapi satu dari kedua Brimob itu langsung berteriak “ ko melawan?”.

”Dia mengatakan itu sambil menendang bagian paha kanan saya, lalu, yang satunya memukul bahu saya menggunakan popor senjata,” ungkap Benyamin.

baca juga

Tidak lama, lanjut Benyamin, muncul sejumlah polisi lain dari arah jalan dan mengeroyok Benyamin tanpa sedikit pun memberikan waktu untuk berbicara.

Sementara itu, ada satu anggota Brimob berteriak "yang itu lagi", sambil menunjuk Laorens yang kebetulan sempat berbicara dengan Benyamin Lagowan sebelum mengambil gambar. Laorens telah ada di situ lebih dahulu dan sama sekali tidak memotret.

“Walaupun demikian, beberapa anggota Brimob langsung memukul Laorens berkali-kali dan secara bertubi-tubi, sehingga mengakibatkan luka terbuka yang serius di kepala belakang dekat telinga kanan dan mengeluarkan darah,” jelas Benyamin.

“Anggota Brimob itu juga menendang, dan memukul dengan popor senjata ke arah wajah, kepala dan hidung Laorens berkali-kali hingga menyebabkan hidungnya berdarah-darah selama di Polsek, bahkan setelah di Polres Jayapura.”

Benyamin Lagowan sempat berusaha untuk lari menghindari pengeroyokan aparat yang berjumlah sekitar 2 orang, dengan berlari ke arah Kamkey.

Namun, tiba-tiba salah satu anggota Brimob mengeluarkan tembakan ke atas sehingga ia berhenti berlari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menteri PUPR Klaim Lokasi Proyek Garapan Istaka Karya Aman, Nyatanya?

Menteri PUPR Klaim Lokasi Proyek Garapan Istaka Karya Aman, Nyatanya?

Bisnis | Selasa, 04 Desember 2018 | 13:23 WIB

Menteri PUPR Ajak Panglima TNI Terbang ke Papua Tinjau Lokasi Penembakan

Menteri PUPR Ajak Panglima TNI Terbang ke Papua Tinjau Lokasi Penembakan

News | Selasa, 04 Desember 2018 | 13:00 WIB

Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM

Puluhan Pekerja Tewas Dibunuh, Pengerjaan Jalan Trans Papua Tersisa 154 KM

Bisnis | Selasa, 04 Desember 2018 | 11:49 WIB

Terkini

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

Gibran 'Blusukan' di Tengah Krisis: Ubah Citra Politik, Ambil Celah yang Luput dari Prabowo?

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:31 WIB

×